IKM coklat khas Aceh berinovasi agar bertahan di tengah pandemi
Elshinta
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 06:47 WIB |
IKM coklat khas Aceh berinovasi agar bertahan di tengah pandemi
Ilustrasi - Salah satu outlet IKM Cilet cokelat di wilayah Ulee Lheue, Banda Aceh (ANTARA/HO)

Elshinta.com - Industri Kecil Menengah (IKM) coklat khas Aceh terus berinovasi agar tetap bertahan di tengah pandemi COVID-19, menciptakan produk dengan berpenghasilan cepat.

“Kami banyak berinovasi produk masa pandemi ini guna memiliki penghasilan cepat, dan alhamdulillah kami tetap bertahan di tengah COVID-19,” kata pelaku usaha Cilet Cokelat Didi Supriadi, di Banda Aceh, Jumat.

Inovasi pada produk yang dilakukan untuk menciptakan penghasilan cepat itu yakni membuat bubuk menjadi minuman siap saji, mengolah makanan khas Aceh menjadi cemilan seperti cokelat, serta berbagai hal lainnya.

"Cilet Cokelat ini juga bisa kita sediakan di swalayan-swalayan sebagian Aceh. Penjualan seluruh Indonesia melalui media online instagram dan whatsapp,” ujarnya.

Didi mengatakan, pada usaha Cilet Cokelat ini memiliki 30 jenis yang terdiri 28 cokelat batangan dengan berbagai varian rasa, cover budaya, tari, dan satu varian bubuk serta satu varian minuman.

Dirinya menyampaikan, Cilet Cokelat miliknya tersebut saat ini sudah memiliki tiga outlet resmi di Banda Aceh. Kemudian juga bisa didapatkan pada toko penjualan souvenir di ibu kota Provinsi Aceh itu.

Terkait omzet penjualan dari tiga outletnya, Didi tidak mau memberitahunya, baik tingkat pendapatan sebelum pandemi maupun saat virus corona menyerang Indonesia.

“Untuk sementara omzetnya (cilet cokelat) cukup,” kata Didi.

Cilet Cokelat ini berdiri di Banda Aceh sejak Desember 2014, usaha ini dikemas dengan konsep memperkenalkan Aceh lewat cover cokelat, memperlihatkan budaya, tarian, wisata, dan lain sebagainya.

Usaha Cilet Cokelat ini menjadi salah satu IKM binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh sejak 2016, saat program PENAS KTNA.

Dalam kesempatan ini, Didi juga menjelaskan bahwa selama menjadi salah satu IKM binaan Disperindag Aceh, jaringan perdagangannya semakin luas, bahkan sampai ke tingkat internasional.

"Banyak dilibatkan di berbagai pameran lokal, nasional maupun internasional, dan juga dilibatkan dalam berbagai pelatihan," demikian Didi.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mencetak talenta digital dimulai dari sekolah
Minggu, 28 November 2021 - 09:27 WIB
Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) tidak hanya fokus pada pengembangan usaha mikr...
OPD diminta berikan kontribusi di sektor UMKM untuk kendalikan inflasi
Jumat, 19 November 2021 - 17:45 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mendorong para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berk...
Kisah dua pahlawan masa kini, beri kesempatan kerja ratusan orang
Rabu, 10 November 2021 - 08:59 WIB
Pada peringatan Hari Pahlawan 10 November yang tahun ini kembali berlangsung di tengah pandemi COVID...
PPUMI canangkan gerakan `Sejuta Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM`
Jumat, 29 Oktober 2021 - 13:35 WIB
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang penting bagi perekonomian Indonesia. Den...
Bagi tips kepada pelaku UMKM, Bahlil: jangan minder!
Kamis, 28 Oktober 2021 - 18:37 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membagikan tips ke...
UMKM gula semut Rejang Lebong juara nasional
Minggu, 17 Oktober 2021 - 22:27 WIB
Produk gula semut Sari Aren Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, keluar sebagai juara pertama...
Program Active Selling dan upaya menolong UMKM bangkit dari pandemi
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:49 WIB
Kondisi ekonomi saat ini tidak bisa disamakan dengan krisis yang pernah terjadi pada satu atau dua d...
Kisah sukses UMKM warung setalah gabung platform digital
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:37 WIB
Dwi Subekti, seorang ibu dua anak yang tinggal di Jakarta Timur, pernah mengalami masa terpuruk saat...
Ekonom: Penghapusan pajak UMKM sudah tepat
Minggu, 17 Oktober 2021 - 09:01 WIB
Pengamat Ekonomi Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Sulawesi Tengah, Sofyan Bachmid menilai langkah pe...
Kota Probolinggo dorong UMKM kembangkan produk olahan mangga
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:45 WIB
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo mendorong usaha ...
InfodariAnda (IdA)