Riset Malaysia: Sinovac sangat efektif lindungi dari sakit parah
Elshinta
Sabtu, 25 September 2021 - 09:01 WIB |
Riset Malaysia: Sinovac sangat efektif lindungi dari sakit parah
Vaksin Sinovac (ANTARA/Muhammad Adimaja)

Elshinta.com - Vaksin COVID-19 buatan Sinovac sangat efektif melindungi manusia agar tidak sakit parah, menurut hasil riset yang dilakukan pemerintah Malaysia.

Namun menurut penelitian itu, vaksin buatan Pfizer/BioNTech serta AstraZeneca memperlihatkan tingkat perlindungan yang lebih baik.

Data terbaru tersebut meningkatkan posisi Sinovac, perusahaan farmasi China yang keampuhan vaksin buatannya menjadi sorotan.

Sinovac disorot setelah sejumlah petugas layanan kesehatan di Indonesia dan Thailand dilaporkan tertular virus corona walaupun mereka sudah disuntik vaksin tersebut.

Riset tersebut menemukan bahwa 0,011 persen dari sekitar 7,2 juta orang yang disuntik vaksin Sinovac memerlukan perawatan di unit pelayanan intensif (ICU) rumah sakit karena infeksi COVID-19, kata beberapa pejabat kesehatan kepada wartawan, Kamis (23/9).

Sebaliknya, jumlah penerima suntikan dosis Pfizer/BioNTech serta AstraZeneca yang dirawat di ICU karena infeksi COVID-19 masing-masing sebesar 0,002 persen dan 0,001 persen.

Penelitian dilaksanakan oleh Institute for Clinical Research bersama sebuah gugus tugas nasional penanganan COVID-19.

Kalaiarasu Peariasamy, direktur Institute for Clinical Research, mengatakan bahwa vaksinasi --dengan vaksin buatan perusahaan farmasi manapun-- telah mengurangi risiko orang dirawat di ICU sebesar 83 persen.

Selain itu, ujarnya, vaksinasi juga menurunkan risiko kematian sebesar 88 persen.

Persentase itu ditemukan pada penelitian lebih kecil dengan melibatkan 1,26 juta orang.

Sementara pada orang-orang yang sudah divaksin dengan dosis penuh, persentase mereka yang dirawat di ICU adalah 0,0066 persen, kata
Peariasamy.

Tingkat kematian pada orang-orang yang sudah divaksinasi penuh juga rendah, yaitu 0,01 persen. Sebagian besar dari kalangan itu adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun atau yang memiliki penyakit bawaan.

Malaysia telah memvaksinasi secara penuh 58,7 persen dari 32 juta penduduknya dan memberikan sedikitnya satu dosis vaksin COVID-19 pada 68,8 persen penduduk.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Singapura periksa lonjakan kasus COVID yang tidak biasa
Kamis, 28 Oktober 2021 - 13:17 WIB
Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan sedang memeriksa `lonjakan yang tidak biasa` pada infeksi...
Platform investasi baru Temasek bidik perusahaan lokal dan menengah
Rabu, 27 Oktober 2021 - 08:11 WIB
Perusahaan investasi milik pemerintah Singapura, Temasek Holdings telah menyiapkan sarana investasi...
KTT ASEAN dimulai tanpa kehadiran Myanmar
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:57 WIB
Konferensi tingkat tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara mulai berlangsung pada Selas...
Malaysia amankan kompleks Petronas di Sudan pascakudeta militer
Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:58 WIB
Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan akan melindungi kompleks Petronas di Sudan menyusul ter...
Akademisi: ASEAN tak undang junta Myanmar intervensi positif
Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:10 WIB
Keputusan ASEAN yang tidak mengundang junta militer Myanmar merupakan intervensi yang positif sepanj...
Kemlu RI pulangkan 13 ABK yang tertahan di Vietnam sejak 2020
Minggu, 24 Oktober 2021 - 23:51 WIB
Kementerian Luar Negeri, melalui Kedutaan Besar RI di Hanoi, telah memulangkan 13 warga Indonesia an...
Myanmar janji lebih kooperatif soal rencana perdamaian ASEAN
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:55 WIB
 Junta militer Myanmar pada Minggu berjanji akan bertindak kooperatif `sebisa mungkin` dalam melak...
Pejabat PBB khawatir dengan kekerasan militer di Myanmar
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 11:01 WIB
Pejabat PBB pada Jumat (22/10) mengaku khawatir dengan peningkatan kekerasan militer terhadap warga ...
Indonesia-Malaysia khawatirkan potensi perlombaan senjata di kawasan
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:47 WIB
Indonesia dan Malaysia berbagi kekhawatiran yang sama atas meningkatnya rivalitas kekuatan besar dan...
Karantina tujuh hari di Malaysia untuk semua warga negara
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:05 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menegaskan pengurangan karantina dari 14 hari menjadi tujuh har...