APBD Kalsel 2022, tetap fokus pada solusi dampak Covid-19
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 21:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 APBD Kalsel 2022, tetap fokus pada solusi dampak Covid-19
Sumber foto: Syahri Ruslan/elshinta.com.

Elshinta.com - Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),  H Sahbirin Noor menegaskan dampak pandemi 19 memberikan tekanan kuat  bagi upaya peningkatan perekonomian daerah.

Strategi untuk mengurangi dampak tersebut, terang  Gubernur Kalsel, perlu strategi penyusunan rancangan anggaran daerah yang lebih fokus.

"Seperti skema anggaran daerah 2022,  dirancang tetap memprioritaskan upaya percepatan penanggulangan covid dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," terang Paman Birin,-- sapaan akrabnya,-- usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalsel seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan, Jumat (24/9).

Pada Paripurna Penandatanganan Kesepakatan Bersama Kepala Daerah dengan DPRD Provinsi Kalsel tentang KUA(Kebijakan Umum Anggaran) PPAS (Prioritas dan Plafond Anggaran Sementara) APBD Pemprov Kalsel Tahun Anggaran 2022, Gubernur Kalsel mengharapkan penting koloborasi dalam upaya mewujudkan hal itu.

Menurut Paman Birin,  KUA dan PPAS ini menjadi dasar dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran SKPD dan Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja Pengelolaan Keuangan Daerah, sebelum diproses menjadi RAPBD Kalsel  2022.

Ia juga memberikan apresiasi atas kinerja DPRD Provinsi Kalsel yang telah membahas, memberikan saran dan koreksi demi penyempurnaan RKUA dan RPPAS APBD TA 2022, hingga akhirnya dapat disepakati pada hari ini. 

“Untuk mencapai kesepakatan bukanlah hal yang mudah, namun karena adanya saling pengertian dan kesadaran yang mendalam, kerja sama yang harmonis, serta keselarasan pandang antara pihak eksekutif dan legislatif, telah dapat dirumuskan secara adil dan bijaksana” ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, APBD merupakan salah satu instrumen penting kebijakan publik, sehingga penyusunannya harus memprioritaskan peningkatan pelayanan umum dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“APBD Tahun Anggaran 2022 diharapkan dapat memperbaiki kondisi daerah dalam menangani pandemi COVID-19, baik di sektor kesehatan, sosial, ekonomi maupun pendidikan” harapnya.

Di sisi lain, APBD TA 2022 juga diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan pembangunan daerah sesuai prioritas yang telah direncanakan.

Adapun pokok-pokok pikiran dari DPRD Provinsi Kalsel yang disampaikan oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kalsel, Hormansyah, ini terbagi menjadi 3.

Pertama, terakomodirnya aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui DPRD. 

Kedua, Pemerintah provinsi dapat meningkatkan kontribusi secara maksimal  kepada masyarakat, melalui berbagai program pelayanan yang bersifat wajib. Mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan masyarakat, ekonomi dan sektor lainnya.

Ketiga, infrastruktur pendidikan seperti akses jalan, bangunan sekolah juga harus menjadi prioritas bersama.

“Besar harapan DPRD, pokok-pokok pikiran ini dapat diakomodir dan dilaksanakan oleh eksekutif sebagai bagian integral pelaksanaan pemerintah dan pembangunan di Kalsel,” harap Ketua Fraksi PKB DPRD Kalsel ini.

Pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Kalsel ini selanjutnya secara utuh dan lengkap diserahkan secara langsung kepada Sahbirin Noor, selaku  Gubernur Kalsel. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PDIP gelar uji kelayakan pengisian Ketua DPRD Gorontalo Utara
Jumat, 22 Oktober 2021 - 23:25 WIB
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper t...
Wapres: Kemiskinan tidak selesai hanya dengan memberikan bansos
Jumat, 22 Oktober 2021 - 17:35 WIB
Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan kondisi kemiskinan ekstrem dan kemiskinan tidak akan sele...
Legislator minta pemerintah beri solusi kewajiban PCR perjalanan udara
Jumat, 22 Oktober 2021 - 16:34 WIB
Anggota DPR RI Mufti Anam meminta pemerintah untuk menghadirkan solusi bijak terkait kewajiban tes u...
Ma`ruf Amin: Santri berperan dalam penanggulangan COVID-19
Jumat, 22 Oktober 2021 - 15:12 WIB
Wakil Presiden, KH Ma`ruf Amin, mengatakan, para santri ikut berperan dalam penanggulangan pandemi ...
Anggota DPR: Penanganan COVID-19 sudah baik
Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:23 WIB
Anggota Komisi IX DPR Dewi Aryani sepakat bahwa penanganan COVID-19 yang telah dilakukan oleh pemeri...
Presiden Jokowi minta pemda di Kalsel percepat vaksinasi masyarakat
Kamis, 21 Oktober 2021 - 21:11 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) mempercepat v...
KRI Bima Suci singgahi Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
Kamis, 21 Oktober 2021 - 17:07 WIB
KRI Bima Suci yang tengah menjalani Latihan Praktik Pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) Taruna Akadem...
Wapres ziarah ke makam Pahlawan Nasional KHR. As`ad Syamsul Arifin
Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin berziarah dan melakukan doa bersama di makam Pahlawan Nasional KHR As...
PON XX Papua jadi momentum keberhasilan Jokowi-Ma`ruf
Kamis, 21 Oktober 2021 - 12:36 WIB
Bupati Puncak Willem Wandik mengakui, keberhasilan pelaksanaan PON XX di Papua merupakan salah satu ...
Anggota DPR tolak aturan wajib PCR penumpang pesawat
Kamis, 21 Oktober 2021 - 12:03 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfah menolak Instruksi Menteri Dalam (Inmendagri) Nomor ...