APBD Perubahan TA 2021 Kota Depok dirancang sekira Rp3,3 triliun
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 18:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
APBD Perubahan TA 2021 Kota Depok dirancang sekira Rp3,3 triliun
Sumber foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintahan Kota Depok laksanakan Rapat Paripurna  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2021 di Gedung DPRD Kota Depok.

Dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Jumat (24/9), dalam rancangan APBDP TA 2021, terdapat beberapa pos anggaran perubahan antara lain yakni, pos anggaran pendapatan daerah. Di sini  diusulkan sekira Rp3,3 triliun. Hal ini terdapat kenaikan sebesar Rp339,13 miliar dari pendapatan APBD tahun anggaran 2021 atau naik 11,37 persen.

Wali Kota Depok Mohammad Idris, menyampaikan. Raperda tentang APBD Perubahan TA 2021 ini dalam   rapat paripurna DPRD Kota Depok secara virtual demi penerapan Protokol Kesehatan ketat, Selasa (21/09/21). Hanya jumlah sedikit saja yang hadir di ruang paripurna yaitu, pimpinan dewan dan Wali Kota Depok, sedikit wartawan dan sebagian pegawai melancarkan rapat. 

Kemudian, pada pos anggaran belanja daerah diusulkan menjadi sekira Rp 3,77 triliun. Ini, mengalami kenaikan 5,86 persen dari anggaran APBD awal 2021. 

Selain itu, ada  anggaran pembiayaan yang defisit sekira sebesar Rp 457,13 miliar. Hal ini hendak ditutup melalui penerimaan pembiayaan sebesar Rp457,13 miliar yang berasal dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yaitu selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto tahun berkenaan.

Mohammad Idris mengungkapkan, Raperda APBDP TA 2021 disusun dengan berpedoman Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (permendagri) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun 2021 Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD 2021 yang disepakati. Dan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan tahun 2021.

“Mengacu pada ketentuan tersebut dan hasil evaluasi pada semester pertama, maka perlu dilakukan penyesuaian terhadap perubahan pendapatan daerah dan perubahan alokasi belanja daerah,” bilang Idris.

Mohammad Idris melanjutkan penjelasannya, "Anggaran pada Perubahan APBD tahun anggaran 2021 ini secara umum tetap dimanfaatkan untuk membiayai prioritas pembangunan daerah tahun 2021. Diantaranya, adalah peningkatan sarana dan prasarana transportasi, pemenuhan sanitasi dasar, penurunan kualitas dan kuantitas air tanah, serta implementasi dan pengendalian tata ruang," ungkap Idris. 

Selanjutnya, Idris kasikan ulasan, tentang implementasi dan ketahanan ekonomi, penurunan angka pengangguran, percepatan penurunan stunting, peningkatan peran keluarga dalam pembangunan karakter bangsa, penanganan lansia, anak terlantar dan disabilitas, kualitas sumberdaya manusia, transparansi, dan akuntabilitas, serta tata kelola pemerintahan atau smart government.

Mohammad Idris mengingatkan para legislator untuk mencermati Raperda APBD Perubahan TA 2021 ini sehingga, selanjutnya dapat dilakukan pembahasan oleh Badan Anggaran DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan perangkat daerah Kota Depok.

Perubahan APBD ini barap Idris dapat memenuhi pemenuhan pembangunan dalam mewujudkan Kota Depok yang Maju, Berbudaya, dan Sejahtera.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satu tersangka begal handphone di Cipayung masih kritis
Jumat, 22 Oktober 2021 - 22:40 WIB
Satu dari dua tersangka terduga pembegal telepon seluler (telepon seluler) di Cipayung, Jakarta Tim...
Polda Metro: Warna mobil Rachel Vennya tidak sesuai data
Jumat, 22 Oktober 2021 - 22:10 WIB
Polda Metro Jaya mengungkapkan warna mobil Toyota Vellfire B-139-RFS yang digunakan Selebgram Rachel...
Pemkot Jaksel maksimalkan vaksinasi massal di Puskesmas
Jumat, 22 Oktober 2021 - 21:55 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan (Jaksel) memaksimalkan program vaksinasi massal di setiap ...
DKI buka 32 titik wisata Pulau Seribu kapasitas 5.725 orang
Jumat, 22 Oktober 2021 - 21:40 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka 32 titik wisata di Kepulauan Seribu dengan kapasitas per har...
Wakil Ketua KPID DKI calonkan diri jadi Presidium KAHMI Jaya
Jumat, 22 Oktober 2021 - 21:25 WIB
Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Rizky Wahyuni mencalonkan diri me...
Polda Metro-Dishub DKI bahas penambahan ganjil genap
Jumat, 22 Oktober 2021 - 20:11 WIB
Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta membahas kemungkinan penambaha...
Pembangunan JIS bawa misi kesejahteraan bagi warga Jakarta
Jumat, 22 Oktober 2021 - 19:47 WIB
Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) membawa misi kesejahteraan bagi seluruh warga DKI Ja...
Polisi cek keaslian plat RFS di mobil Rachel Vennya
Jumat, 22 Oktober 2021 - 18:35 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya siap memeriksa keaslian plat nomor B-139-RFS yang terpasang ...
Pejabat DKI bergiliran promosikan produk UMK Jakpreneur
Jumat, 22 Oktober 2021 - 18:23 WIB
Para kepala dinas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara bergiliran mempromosikan produk usaha mikr...
Pemkot Jakbar pastikan fasilitas prokes di taman sudah siap
Jumat, 22 Oktober 2021 - 17:11 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan fasilitas protokol kesehatan di enam taman kota di Jakarta ...