Tiga tahun diburu, Ade Ohoiwutun narapidana korupsi Rp3 miliar Kota Tual ditangkap
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 15:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Tiga tahun diburu, Ade Ohoiwutun narapidana korupsi Rp3 miliar Kota Tual ditangkap
Sumber foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com -  Usai sudah rasa bebas Ade Ohoiwutun (51) dalam pelariannya. Mantan Bendahara Pengeluaran pada Sekretariat Kota Tual, Maluku ini `diringkus` Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Negeri Kota, Jawa Barat. 

Dilaporkan Kontributor Elshinta Hendrik Raseukiy, Jumat (24/9), Ade Ohoiwutun ditangkap di rumah persembunyiannya di Jalan Tanjakan Saung Tenda No. 98, Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (22/9) sekira pukul 15.20 WIB. Demikian penjelasan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Depok Andi Rio Rahmat. 

Ade Ohoiwutun, pensiunan ASN Kota Tual, beralamat di Jalan Citra Hutan Jati Damar, Kecamatan Dullah Selatan, RT 002, RW 04, Kota Tual, Maluku sudah sekitar tiga tahun jadi buruan Kejari Kota Tual. 

"Ketika dipanggil oleh Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual, Terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut. Oleh karenanya kemudian yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan akhirnya berhasil diamankan ketika pencarian diintensifkan bekerjasama dengan Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung dan Tabur Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok berhasil mengamankan Buronan," ungkap Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Depok Andi Rio Rahmat. 

Ade Ohoiwutun bersama dengan Mantan Sekretaris Dewan (DPRD), Muna Kabalmay, selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) adalah Narapidana tindak pidana korupsi dana  pengadaan makan-minum DPRD Kota Tual Tahun Anggaran 2010.

Muna dan Ade mengkorupsi dana sebesar sekira  Rp.3.145.781.708,57 (tiga milyar seratus empat puluh lima juta tujuh ratus delapan puluh satu ribu tujuh ratus delapan rupiah lima puluh tujuh sen). 

Sebelumnya, tindak korupsi dua aparatur sipil negeri (ASN) ini--setelah beberapa waktu dalam penanganan hukum-Kejaksaan Tinggi Maluku di Kota Ambon menangkap Muna Kabalmay. Demikian dikatakan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tual, Theis Rahanra kepada wartawan di Kota Ambon Kamis (13/8/2015).

Setelah proses hukum yang panjang sedari di Kejaksaan dan Pengadilan, akhirnya Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor Nomor: 834 K/Pid.Sus/2017 tanggal 20 Februari 2018, Terpidana ADE OHOIWUTUN terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi Pengadaan Makan Minum DPRD Tahun Anggaran 2010. 

Putusan MA  adalah, narapidana  dijatuhi pidana penjara selama 6 (enam) tahun dan denda Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah). Dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan 6 (enam) bulan. 

Serta selanjutnya, pada Ade Ohoiwutun pidana tambahan berupa, membayar uang pengganti sebesar Rp. 787.000.000 (tujuh ratus delapan puluh tujuh juta rupiah). Jika uang pengganti tidak dibayar paling lama 1 (satu) bulan setelah putusan maka, harta bendanya beslah oleh jaksa dan dilelang. Dan, apabila tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti maka, Ade Ohoiwutun dipidana penjara selama 3 (tiga) tahun sebagai gantinya.

Selanjutnya, sebut Kasi Intel Kejari Depok Andi Rio Rahmat, narapidana dititip di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Kemudian, hendak diberangkatkan ke Tual pada Kamis 23 September 2021 dengan menggunakan pesawat untuk dilaksanakan eksekusi. 

Kejaksaan Republik Indonesia menghimbau kepada seluruh DPO) untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satu tersangka begal handphone di Cipayung masih kritis
Jumat, 22 Oktober 2021 - 22:40 WIB
Satu dari dua tersangka terduga pembegal telepon seluler (telepon seluler) di Cipayung, Jakarta Tim...
Polda Metro: Warna mobil Rachel Vennya tidak sesuai data
Jumat, 22 Oktober 2021 - 22:10 WIB
Polda Metro Jaya mengungkapkan warna mobil Toyota Vellfire B-139-RFS yang digunakan Selebgram Rachel...
Pemkot Jaksel maksimalkan vaksinasi massal di Puskesmas
Jumat, 22 Oktober 2021 - 21:55 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan (Jaksel) memaksimalkan program vaksinasi massal di setiap ...
DKI buka 32 titik wisata Pulau Seribu kapasitas 5.725 orang
Jumat, 22 Oktober 2021 - 21:40 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka 32 titik wisata di Kepulauan Seribu dengan kapasitas per har...
Wakil Ketua KPID DKI calonkan diri jadi Presidium KAHMI Jaya
Jumat, 22 Oktober 2021 - 21:25 WIB
Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Rizky Wahyuni mencalonkan diri me...
Polda Metro-Dishub DKI bahas penambahan ganjil genap
Jumat, 22 Oktober 2021 - 20:11 WIB
Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta membahas kemungkinan penambaha...
Pembangunan JIS bawa misi kesejahteraan bagi warga Jakarta
Jumat, 22 Oktober 2021 - 19:47 WIB
Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) membawa misi kesejahteraan bagi seluruh warga DKI Ja...
Polisi cek keaslian plat RFS di mobil Rachel Vennya
Jumat, 22 Oktober 2021 - 18:35 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya siap memeriksa keaslian plat nomor B-139-RFS yang terpasang ...
Pejabat DKI bergiliran promosikan produk UMK Jakpreneur
Jumat, 22 Oktober 2021 - 18:23 WIB
Para kepala dinas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara bergiliran mempromosikan produk usaha mikr...
Pemkot Jakbar pastikan fasilitas prokes di taman sudah siap
Jumat, 22 Oktober 2021 - 17:11 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan fasilitas protokol kesehatan di enam taman kota di Jakarta ...