Atasi sejumlah masalah, peternak uggas perkuat konsolidasi
Elshinta
Rabu, 22 September 2021 - 19:14 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Atasi sejumlah masalah, peternak uggas perkuat konsolidasi
Ilustrasi. Foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Sekjen (Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara) PPUN Kadma Widjaya menyebut pihaknya bersama perwakilan peternak bertemu Presiden menyampaikan kondisi para peternak pada minggu lalu.

Pada pertemuan tersebut, pihaknya menyampaikan sejumlah masalah yang terus-menerus dihadapi peternak, antara lain, persaingan yang tidak sehat antara peternak unggas mandiri dan perusahaan konglomerasi, oversupply ayam hidup yang menyebabkan harga jual selalu di bawah harga pokok produksi (HPP), serta harga pakan dan Day Old Chick (DOC) yang tinggi. 

Namun setelah pertemuan di Istana Negara, dia mengklaim pihaknya belum bertemu dengan Kementerian Pertanian. “Ternyata masalah yang kami alami di tiga tahun terakhir ini tidak sampai di telinga presiden. Kami menduga apa yang dikerjakan dan yang dilaporkan kepada presiden itu berbeda," kata dia dalam keterangannya, Rabu (22/9).

"Contohnya kebutuhan jagung sekitar 13 juta ton. Kementan klaim ada surplus 2 juta ton. Kalau memang surplus, seharusnya harga (jagung) turun. Tetapi faktanya harga jagung mahal,” ungkap Kadma. 

Maka dari itu, lanjut Kadma, pihaknya bersama perwakilan peternak unggas mandiri se-Jawa melakukan konsolidasi dengan membentuk tim kecil guna menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi, pada Selasa (21/9). 

Tim kecil yang dibentuk sebagai upaya meneruskan perintah presiden yang meminta Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Sosial dan Kepolisian RI untuk menjalankan tugas masing-masing, sesuai dengan masalah yang dialami peternak unggas mandiri.

“Kami akan menagih janji Pak Jokowi. Sesuai arahan presiden, untuk masalah oversupply dan HPP yang tinggi, kami akan kejar Kementan dan Kemendag. Untuk bantuan kepada peternak mandiri, terutama di masa pandemi, kami kejar Kemensos. Untuk masalah harga jagung yang melonjak tinggi, kami kejar Kapolri untuk segera membentuk tim investigasi,” papar Kadma seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi.

Senada dengan Kadma, peternak mandiri asal Sukabumi, Budiyanto berharap pemerintah serius menangani persoalan yang dihadapi peternak mandiri. Diakuinya, selama tiga tahun terakhir peternak unggas mandiri terus merugi. Sehingga banyak yang bangkrut dan meninggalkan hutang yang besar.

Ketua Umum Gopan Heri Darmawan mengatakan, konsolidasi yang dilakukan bersama seluruh peternak mandiri se-Jawa adalah untuk menyampaikan hasil pembicaraan  perwakilan peternak dengan presiden. “Semua usulan peternak broiler tidak ada satu pun yang ditolak presiden, ini sudah sangat bagus dan di luar dugaan kita,” pungkas Heri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IHSG Rabu dibuka menguat 6,43 poin
Rabu, 27 Oktober 2021 - 11:44 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu dibuka menguat 6,43 poin
Rupiah dibuka melemah 10 poin ke Rp14.162 per dolar AS pada Rabu pagi
Rabu, 27 Oktober 2021 - 11:32 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi dibuka melemah 10 ...
Airlangga: Program BSU akan diperluas sasar 8,78 juta pekerja
Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:48 WIB
Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) diperluas dengan target penerimaannya sebanyak 8.783.350 pekerja ...
Zaman makin maju, Fatar Yani tekankan perusahaan migas upgrade teknologi
Selasa, 26 Oktober 2021 - 17:46 WIB
Menjadi yang nomor 3 di Indonesia, Kalimantan tak sepatutnya berbangga diri karena sumur-sumur minya...
 Wabup Fauzi Yusuf minta Badan Wakaf Indonesia selamatkan harta agama
Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:36 WIB
Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf meminta Badan Wakaf untuk menyelamatkan harta agama, yakni berup...
OJK resmi luncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:37 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan sebagai ped...
BAZNAS dorong pemanfaatan digitalisasi zakat secara optimal
Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:57 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi Lemb...
Rupiah Selasa pagi melemah 2 poin
Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:12 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah 2 poin
Relawan nilai harga tes PCR terlalu mahal dan bebani masyarakat
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:56 WIB
Pemerintah menerapkan kewajiban tes PCR sebagai syarat penerbangan. Kebijakan tersebut menyebabkan h...
IHSG Selasa dibuka menguat 14,36 poin
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:49 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka menguat 14,36 poin