RI dalami potensi kerja sama ekonomi dengan Amerika Latin, Karibia
Elshinta
Senin, 20 September 2021 - 17:28 WIB |
RI dalami potensi kerja sama ekonomi dengan Amerika Latin, Karibia
Tangkapan layar konferensi pers secara virtual tentang penyelenggaraan Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INA-LAC Business Forum) pada Senin (20/9/2021). (ANTARA/Yashinta Difa)

Elshinta.com - Indonesia terus mendalami potensi kerja sama ekonomi dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia melalui penyelenggaraan Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INA-LAC Business Forum).

Diselenggarakan untuk ketiga kalinya pada 14-15 Oktober 2021, forum tersebut bertujuan meningkatkan hubungan ekonomi di tengah situasi global yang dinamis, termasuk di tengah tantangan pandemi COVID-19.

“Sebagai negara ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia  memiliki potensi yang sangat signifikan untuk bisa memanfaatkan perekonomian di Amerika Latin dan Karibia,” ujar Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri I Gede Ngurah Swajaya dalam konferensi pers secara virtual, Senin.

Ia menjelaskan, potensi kawasan Amerika Latin dengan PDB mencapai 4,8 triliun dolar AS (sekitar Rp68.397 triliun) dan PDB Indonesia yang tercatat lebih dari 1 triliun dolar AS (sekitar Rp14.251 triliun), harus dimanfaatkan secara optimal lewat berbagai inisiatif diplomasi ekonomi yang proaktif.

“Sebenarnya kita lihat (ada tantangan) jarak geografis, tetapi dari nilai perdagangan yang tercatat selama ini, bahkan di tengah COVID-19, kita melihat peningkatan ekspor Indonesia,” ujar Ngurah.

Di tengah pandemi, total perdagangan Indonesia dan kawasan Amerika Latin serta Karibia pada 2020 meningkat menjadi 8,25 miliar dolar AS (sekitar Rp117,6 triliun) dari 7,75 miliar dolar AS (sekitar Rp110,4 triliun) pada 2019.

Demikian pula pada semester pertama 2021, total perdagangan Indonesia dan kawasan tersebut mencapai 4,91 miliar dolar AS (hampir Rp70 triliun), atau meningkat 13,83 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Tiga negara yang mencatat nilai perdagangan tertinggi dengan Indonesia yaitu Brazil, Argentina, dan Meksiko.

Pada 2020, nilai ekspor Indonesia ke Amerika Latin dan Karibia senilai 3,16 mililar dolar AS (sekitar Rp45 triliun) sementara nilai impornya 5,1 miliar dolar AS (sekitar Rp72,7 triliun).

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Amerika Latin dan Karibia adalah minyak nabati, kendaraan, elektronik, karet, dan alas kaki. Sedangkan komoditas impor utama Indonesia adalah pakan ternak, sereal, gula, kapas, dan cokelat. 

Mengingat pandemi COVID-19 yang masih membatasi pergerakan lintas negara, INA-LAC 2021 akan diselenggarakan secara gabungan melalui pertemuan secara tatap muka dan virtual.

Meskipun dilakukan dengan metode kombinasitingkat partisipasi para peserta justru meningkat dibandingkan dengan penyelenggaraan hanya secara tatap muka.

Pada 2019, INA-LAC diikuti 120 peserta dari 18 negara Amerika Latin dan Karibia serta 150 peserta dari Indonesia, dengan total kesepakatan bisnis yang berhasil dicapai sebesar 33,12 juta dolar AS (sekitar Rp463,68 miliar).

Sementara tahun lalu, total 533 peserta yang terdiri dari 490 kehadiran virtual dan 63 kehadiran fisik, berpartisipasi dalam forum bisnis tersebut. INA-LAC 2020 mencatat total kesepakatan bisnis senilai 85,38 juta dolar AS (sekitar Rp1,2 triliun).

Tahun ini, sekitar 350 perusahaan Indonesia dan 150 perusahaan dari Amerika Latin dan Karibia telah mendaftarkan partisipasinya dalam INA-LAC.

Para peserta dapat saling berinteraksi melalui platform digital ina-access.com, yang khusus disiapkan untuk pameran perdagangan, investasi, dan pariwisata secara virtual.

“INA-LAC merupakan salah satu flagship events (kegiatan unggulan—red) kita. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita bisa menunjukkan bahwa diplomasi ekonomi pemerintah Indonesia, khususnya Kemlu, tetap kita lakukan secara proaktif,” tutur Ngurah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Huang: pendidikan tinggi di China mulai kompetitif
Jumat, 22 Oktober 2021 - 13:12 WIB
Direktur ChineseRd Indonesia, Ceacillia Huang, mengatakan pendidikan tinggi di China kini mulai komp...
Ratu Elizabeth pulang ke rumah setelah dirawat di RS
Jumat, 22 Oktober 2021 - 11:23 WIB
Ratu Inggris Elizabeth (95 tahun) sempat menginap selama satu malam di rumah sakit untuk menjalani `...
Dubes RI serahkan surat kepercayaan kepada Presiden Makedonia Utara
Jumat, 22 Oktober 2021 - 10:46 WIB
Duta Besar RI Iwan Bogananta menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Makedonia Utara Stevo Pen...
AS ke Korea Utara: saatnya untuk pembicaraan berkelanjutan, substantif
Kamis, 21 Oktober 2021 - 13:47 WIB
Amerika Serikat telah menawarkan untuk bertemu Korea Utara tanpa prasyarat dan menjelaskan bahwa Was...
Korsel siap luncurkan roket luar angkasa pertama buatan dalam negeri
Kamis, 21 Oktober 2021 - 11:50 WIB
Korea Selatan siap melakukan uji peluncuran pertama roket buatan dalam negeri ke luar angkasa pada K...
Rusia desak bantuan internasional untuk Afghanistan
Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:18 WIB
Rusia pada Rabu (20/10) menyerukan mobilisasi bantuan internasional untuk mendukung Afghanistan saat...
Ratu Elizabeth diminta istirahat oleh dokter
Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:07 WIB
Ratu Elizabeth dari kerajaan Inggris memutuskan untuk beristirahat selama beberapa hari atas saran d...
WHO masih memproses vaksin Sputnik V Rusia
Kamis, 21 Oktober 2021 - 09:40 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan masih meninjau penggunaan darurat untuk vaksin COVID-19 ...
 Indonesia tawarkan 3 proyek investasi sektor energi terbarukan kepada Jepang
Rabu, 20 Oktober 2021 - 14:24 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia ...
Serangan di Norwegia gunakan senjata tikam, bukan busur panah
Selasa, 19 Oktober 2021 - 09:40 WIB
Lima orang yang tewas di sebuah kota kecil di Norwegia pekan lalu semuanya ditikam dan bukan ditemba...