Polres Sukabumi buru oknum pelajar pelaku penganiayaan
Elshinta
Minggu, 19 September 2021 - 09:27 WIB |
Polres Sukabumi buru oknum pelajar pelaku penganiayaan
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Polres Sukabumi, Jawa Barat, memburu oknum pelajar, pelaku penganiayaan terhadap seorang pelajar SMK di Bantargadung yang menyebabkan korban mengalami luka parah di bagian punggungnya akibat luka bacokan senjata tajam.

"Korban berinisial AS (19) salah satu pelajar SMK di Bantargadung diserang gerombolan oknum pelajar lainnya saat pulang dari rumah rekannya. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila kepada wartawan di Sukabumi.

Informasi yang dihimpun, pada Sabtu sekitar pukul 12.00 WIB korban bersama rekan-rekannya dari pulang sekolah tidak langsung pulang ke rumah tetapi bermain dulu di rumah rekannya di wilayah Kecamatan Bantargadung untuk ngeliwet atau masak dan makan bersama.

Karena hari sudah mulai sore AS bersama rekan-rekannya pun pulang ke rumah masing-masing, namun saat diperjalanan tiba-tiba dihadang segerombolan oknum pelajar dari sekolah lain yang sebagian dari mereka membawa berbagai jenis senjata tajam.

AS dan rekannya yang melihat gerombolan tersebut mencoba melarikan diri dan melawan semampunya, tapi karena kalah jumlah akhirnya korban pun terkepung dan mendapatkan serangan berupa bacokan di bagian punggungnya dari oknum pelajar lawannya.

Akibat bacokan senjata tajam itu, seragam pramuka yang dikenakan korban robek hingga menembus kulit punggunya. Melihat, AS terkena sabetan senjata tajam, rekan dan warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung memberikan bantuan dan membawanya ke RSUD Palabuhanratu.

Beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan, meskipun punggungnya harus terluka cukup parah dan mendapatkan cukup banyak jahitan. Mendapatkan informasi adanya tawuran yang menelan korban, personel Satreskrim Polres Sukabumi langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian tepatnya di Desa Bojonggaling, Kecamatan Palabuhanratu.

"Pelaku sedang kami buru dan petugas masih berada di lokasi untuk melakukan penyisiran dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pada kejadian ini ada dua pelajar yang menjadi korban sabetan senjata tajam, namun yang satunya lukanya tidak terlalu parah dan sudah mendapatkan pengobatan di Puskesmas Bantargadung," tambah Rizka.

Sementara, paman korban yang ditemui wartawan di RSUD Pabuhanratu Ruli Ruslandi mengatakan keponakannya tersebut mengalami luka di beberapa anggota tubuhnya seperti punggung, paha, dan sikut, tapi yang paling parah pada bagian punggung karena luka bacokan tembus hingga tulangnya.

Korban yang merupakan pelajar kelas XII warga Kampung Pameungpek, Desa/ Kecamatan Bantargadung, informasinya baru pulang dari ngeliwet di rumah rekannya tapi saat hendak pulang dihadang dan diserang gerombolan oknum pelajar dari sekolah lain. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengembangan kasus tambang ilegal, polisi tetapkan 2 tersangka pemilik senpi ilegal
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:46 WIB
Hasil pengembangan kasus pemblokiran jalan di Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang awal Okt...
 Angkut BBM bersubsidi tanpa izin, 2 warga Kota Banda Aceh diamankan
Senin, 25 Oktober 2021 - 10:44 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus berhasil mengamankan dua orang yang diduga mela...
Perampokan terjadi di Padang satu korban meninggal
Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:59 WIB
Kasus dugaan perampokan dilaporkan terjadi di sebuah rumah Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji...
 Polda Aceh bongkar praktik tambang ilegal galian C, 2 unit alat berat diamankan
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:24 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus kembali mengungkap dan membongkar praktik tamba...
 Kasus begal libatkan anak di Denpasar, orang tua minta maaf kepada korban
Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:24 WIB
Orang tua anak yang berkonflik dengan hukum telah melakukan musyawarah/perdamaian dengan korban di M...
 Polda Jateng bongkar sindikat pinjaman online yang berpusat di Yogya
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:58 WIB
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah membongkat sindikat pen...
Polres bekuk pelaku investasi bodong buron 3 bulan
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:34 WIB
Ayu Sekar Rini, 25 tahun, seorang ibu rumah tangga warga Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupate...
 Aset tersangka kasus arisan fiktif miliaran rupiah di Salatiga dilacak petugas
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:47 WIB
Jajaran Reskrim Polres Salatiga, Jawa Tengah melacak aset dari kedua tersangka kasus arisan fiktif, ...
Ganja 26 kilogram ditemukan di pinggir Pantai Karawang, tiga bandar diburu petugas
Kamis, 14 Oktober 2021 - 17:36 WIB
Bandar narkoba kelas atas asal Kabupaten Karawang jadi buruan polisi dan BNN (Badan Narkotika Nasion...
Polisi terima laporan kasus dugaan pelecehan terhadap anak enam tahun
Selasa, 12 Oktober 2021 - 20:35 WIB
 Polsek Kembangan Jakarta Barat menerima laporan kasus pelecehan seks atau perundungan terhadap ana...