Kulminasi akhir program SMAN 1 Kintamani libatkan guru dan orang tua siswa 
Elshinta
Sabtu, 18 September 2021 - 15:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Kulminasi akhir program SMAN 1 Kintamani libatkan guru dan orang tua siswa 
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Pendidikan adalah hal yang penting untuk kemajuan suatu bangsa, melalui pendidikan suatu bangsa melahirkan generasi penerus yang berkualitas. Dalam prosesnya, tentu saja hal ini tidak hanya menjadi tangung jawab pemerintah semata, namun seluruh pihak memiliki peran dalam mewujudkan gerenari muda calon penerus bangsa. 

Salah satu upaya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, Putera Sampoerna Foundation – School Development Outreach (PSF-SDO) didukung penuh oleh Usaha Tegas, Sdn. Bhd dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali menunjuk SMAN 1 Kintamani dalam mengimplementasi Lighthouse School Program (LSP) yang kini telah menginjak tahun terakhirnya.

Dalam rangka menandai pencapaian kegiatan dan akhir dari implementasi program Lighthouse School, SMAN 1 Kintamani menyelenggarakan Kulminasi yang didalamnya terdapat dua kegiatan inti yaitu Diseminasi Guru dan Seminar Orang Tua. 

Materi seminar orang tua berfokus pada penguatan pendampingan orang tua dimasa PJJ serta diharapkan dapat memotivasi orang tua siswa untuk mendukung langkah putra putrinya ke jenjang Pendidikan Universitas yang akan dibawakan dengan judul “Sadhu Wirasa sebagai Upaya untuk Menjaga Motivasi Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid-19”.

Tidak tanggung-tanggung, SMAN 1 Kintamani menyiarakan acara talkshow Orang Tua melalui Bali TV secara langsung sehingga dapat dinikmati oleh lebih banyak orang.

Berkaitan dengan tema seminar orang tua, kegiatan diseminasi guru mengangkat tema “Pembelajaran Jarak Jauh Interaktif Berbasis Pelantar Digital Edukatif Diseminator” serta “Pembuatan dan Pemanfaatan LKPD Live Worksheet dalam Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19” yang akan dibawakan langsung oleh guru-guru SMAN 1 Kintamani yaitu Ni Nengah Miniawati, S.Pd., I Wayan Edi Setyawan, S.Pd, I Gusti Ayu Srijati, S.Sn., dan Ni Luh Putu Soniyani, S.Pd.

“Kegiatan-kegiatan ini merupakan pencapaian dari apa yang telah kami lakukan melalui Lighthouse School Program dengan berbagi pengalaman dan praktik baik kepada guru-guru, siswa, hingga orang tua siswa yang berada di Bali dan sekitarnya. Semua keberhasilan ini tentu didukung oleh Putera Sampoerna Foundation” kata I Ketut Ada, Kepala Sekolah SMAN 1 Kintamani, Bangli seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Sabtu (18/9). 

Lighthouse School merupakan suatu program peningkatan kualitas sekolah secara holistik dan intensif untuk mewujudkan sistem manajemen sekolah yang akuntabel, didukung oleh guru-guru berkualitas, terutama pada bidang STEM & Bahasa Inggris dengan menerapkan praktek terbaik pembelajaran internasional.

Program ini bertujuan untuk membentuk sekolah model yang efektif dalam menciptakan lulusan yang berkualitas, yang mencapai/ melampaui Standar Nasional Pendidikan sehingga dapat menjadi referensi bagi sekolah lainnya. 

Dengan diimplementasikannya Lighthouse School Program diharapkan mampu mempercepat pemerataan peningkatan kualitas pendidikan yang nantinya dapat menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh untuk mewujudkan cita-cita bangsa dalam dunia internasional.

Tentang Putera Sampoerna Foundation-School Development Outrecah (PSF-SDO).

Putera Sampoerna Foundation-School Development Outreach (PSF-SDO) Berdiri pada tahun 2005, Putera Samperna Foundation menginisiasi School Development Outreach sebagai respons terhadap kebutuhan layanan pendidikan berkualitas di Indonesia.

Putera Sampoerna Foundation- School Development Outreach (PSF-SDO) memiliki misi meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan kapasitas pendidik dan mutu sekolah demi mewujudkan lulusan berkualitas yang dapat bersaing secara global.

Misi ini tertuang dalam tiga flagship program PSF-SDO, yaitu Lighthouse School Program (LSP) , pengembangan sekolah berkualitas melalui pendekatan yang holistic dan komprehensif; Pusat Belajar Guru (Teachers Learning Centre-TLC).

Ini merupakan sebuah pengembangan sistem pelatihan guru berkelanjutan melalui pembekalan calon guru terpilih sebagai Master Teacher & Pengelola TLC untuk mempercepat peningkatan kualitas guru di kabupaten/ provinsi dan Guru Binar, sebuah platform pengembangan karir guru melalui pelatihan daring dan beragama pengembangan profesi lainnya.

Melalui platform ini para guru akan mendapatkan akses pelatihan daring bersertifikat hingga 128 jam pelajaran (JP) yang berkualitas dan disesuaikan dengan kebutuhan serta fase belajar setiap pengguna.  

Sebagai sebuah organisasi yang terdepan dalam pendidikan, PSF-SDO berkolaborasi dengan berbagai mitra nasional ataupun internasional dalam merancang dan menjalankan beragam inovasi.

Hingga saat ini, PSF-SDO melalui program-programnya, telah menjangkau ke lebih dari  33,661 tenaga pengajar, kepala sekolah, pengawas dan pengelola sekolah, 416.109 siswa dan 109,560 orang tua. 

PSF-SDO terlibat dalam peningkatan kualitas pendidikan di 152 sekolah dan madrasah dan menginisiasi 9 Pusat Belajar Guru di berbagai lokasi di Indonesia. PSF-SDO, melalui Guru Binar, juga telah menjangkau hingga 27.000 guru sebagai pengguna aktif pelantar pengembangan karir guru.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Pasca kasus klaster sekolah, PTM SDN Gendongan 1 Salatiga dilanjutkan
Senin, 18 Oktober 2021 - 18:46 WIB
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SD Negeri Gendongan 1 Salatiga, Jawa Tengah, Senin (18/10) kembali ...
Disdikbud Aceh Utara akan maksimalkan sarana dan prasana sekolah secara bertahap
Senin, 18 Oktober 2021 - 18:37 WIB
Terkait kekurangan sarana dan prasarana juga tenaga pengajar di SDN 3 Kecamatan Langkahan, Kabupaten...
 Respon pandemi COVID-19, mahasiswa Undip lakukan KKN tematik
Senin, 18 Oktober 2021 - 15:35 WIB
Dalam upaya ikut mengatasi pandemi COVID-19, Universitas Diponegoro Semarang bekerjasama dengan UNIC...
Pemeriksaan 1.073 sampel tak temukan siswa positif corona di Tangerang
Senin, 18 Oktober 2021 - 06:30 WIB
Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten, telah melakukan pemeriksaan sampel usap pada 11- 15 Oktober ...
 Tingkatkan semangat generasi muda menuntut ilmu, Yonif RK 751/VJS bagikan tas dan alat tulis
Minggu, 17 Oktober 2021 - 20:35 WIB
Menciptakan generasi muda yang bersemangat dan berprestasi harus dimulai dari usia dini, seperti ya...
 SDN 03 Langkahan Aceh Utara butuh perhatian pemerintah
Minggu, 17 Oktober 2021 - 18:13 WIB
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Langkahan merupakan sekolah ketiga pertama yang ada di Kecamatan Langka...
Sekolah di Surabaya diminta terapkan aplikasi PeduliLindungi
Minggu, 17 Oktober 2021 - 15:41 WIB
Dinas Kesehatan Kota Surabaya meminta semua sekolah di Kota Pahlawan, Jatim, menerapkan aplikasi Ped...
 Percepat pembelajaran tatap muka, satgas di Pramuka dibentuk
Minggu, 17 Oktober 2021 - 12:25 WIB
Dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat agar aktif mendorong perluasan vaksinasi demi mensukseskan...
Puluhan sekolah terpencil di Parigi Moutong perlu dukungan pusat
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:01 WIB
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan, kurang lebih 60 sekolah di wilayah ...
Pemkot Palu wajibkan murid divaksin sebagai syarat ikut PTM
Rabu, 13 Oktober 2021 - 19:43 WIB
Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah mewajibkan murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Me...
Live Streaming Radio Network