BP Batam siapkan aplikasi IBOSS untuk permudah perizinan
Elshinta
Jumat, 17 September 2021 - 22:45 WIB |
BP Batam siapkan aplikasi IBOSS untuk permudah perizinan
Kegiatan di pelabuhan di Batam. (ANTARA/ HO-BP Batam)

Elshinta.com - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam melakukan penyempurnaan pelayanan berbasis elektronik berupa penyiapan aplikasi Indonesia Batam Online Single Submission (IBOSS) untuk mempermudah proses perizinan usaha.
​​​​
Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Harlas Buana menyatakan persiapan sistem daring itu telah sampai pada tahap finalisasi, dan dapat dimanfaatkan pelaku usaha pada akhir September 2021.

"Sejak saat itu (pengesahan PP 41 tahun 2021) kita siapkan semua sistem aplikasinya dengan matang, nanti semua akan terintegrasi dengan IBOSS. Persetujuan bisa di mana saja, kapan saja, maka semua akan semakin mudah dan cepat," kata Harlas dalam keterangan BP Batam, Jumat.

PP nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan KPBPB mengamanatkan BP Batam dengan kewenangan yang lebih luas dalam hal perizinan, sehingga kendala birokrasi perizinan di kawasan dapat ditangani lebih cepat.

Dari 67 perizinan berusaha yang menjadi kewenangan BP Batam, satu di antaranya yaitu bidang kepelabuhanan.

Setelah mendapat pelimpahan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) pada 14 Agustus 2021, pelayanan perizinan sektor transportasi bidang kepelabuhanan telah dilayani oleh BP Batam, melalui Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Ia mengatakan, selama proses peralihan perizinan kepelabuhanan dari 14 Agustus 2021 (pelimpahan dari KSOP) hingga saat IBOSS siap digunakan pada 27 September 2021, maka BP Batam tetap melakukan pelayanan perizinan kepelabuhanan secara manual.

"Jangan sampai ada kekosongan pelayanan ke masyarakat, kita tidak mau investasi atau kegiatan berusaha terhambat, sehingga kita laksanakan secara manual, namun tetap memprioritaskan pelayanan yang excellent," kata Harlas.

Meski selama masa transisi pelayanan dilakukan secara manual, ia memastikan penyelesaian dokumen bisa lebih cepat dari biasanya. Selama ini dengan cara tersebut, pelaku usaha merasa puas.

"Bahkan yang biasa selesai sampai dua hari, ini jadi dua atau satu jam selesai. Ditunggu di Mal Pelayanan publik sambil minum kopi selesai, dan ternyata banyak. Terdapat 1300-an lebih dokumen dalam sebulan, mereka selesai semua, tentu dengan persyaratan yang lengkap," kata dia.

Sebelumnya, Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyatakan pemberlakuan PP nomor 41 Tahun 2021 memberikan keistimewaan pada KPBPB setempat, karena regulasi itu melimpahkan perizinan dari kementerian/ lembaga yang berurusan di Batam kepada regulator daerah.

PP itu merupakan kebijakan strategis pengelolaan KPBPB Batam, Bintan, dan Karimun dalam meningkatkan ekosistem investasi demi pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing kawasan.

Terdapat 67 jenis perizinan berusaha yang menjadi kewenangan BP Batam yang terdiri dari delapan sektor yaitu transportasi bidang kepelabuhanan, kesehatan, perdagangan, perizinan berusaha sektor perindustrian, sumber daya air, limbah, dan lingkungan, kehutanan, energi dan sumber daya mineral, dan sektor kelautan dan perikanan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IHSG Rabu dibuka menguat 6,43 poin
Rabu, 27 Oktober 2021 - 11:44 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu dibuka menguat 6,43 poin
Rupiah dibuka melemah 10 poin ke Rp14.162 per dolar AS pada Rabu pagi
Rabu, 27 Oktober 2021 - 11:32 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi dibuka melemah 10 ...
Airlangga: Program BSU akan diperluas sasar 8,78 juta pekerja
Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:48 WIB
Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) diperluas dengan target penerimaannya sebanyak 8.783.350 pekerja ...
Zaman makin maju, Fatar Yani tekankan perusahaan migas upgrade teknologi
Selasa, 26 Oktober 2021 - 17:46 WIB
Menjadi yang nomor 3 di Indonesia, Kalimantan tak sepatutnya berbangga diri karena sumur-sumur minya...
 Wabup Fauzi Yusuf minta Badan Wakaf Indonesia selamatkan harta agama
Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:36 WIB
Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf meminta Badan Wakaf untuk menyelamatkan harta agama, yakni berup...
OJK resmi luncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:37 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan sebagai ped...
BAZNAS dorong pemanfaatan digitalisasi zakat secara optimal
Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:57 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi Lemb...
Rupiah Selasa pagi melemah 2 poin
Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:12 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah 2 poin
Relawan nilai harga tes PCR terlalu mahal dan bebani masyarakat
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:56 WIB
Pemerintah menerapkan kewajiban tes PCR sebagai syarat penerbangan. Kebijakan tersebut menyebabkan h...
IHSG Selasa dibuka menguat 14,36 poin
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:49 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka menguat 14,36 poin