Musim kemarau, 2800 hektar sawah di Undaan Kudus ditanami kacang hijau
Elshinta
Jumat, 17 September 2021 - 21:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Musim kemarau, 2800 hektar sawah di Undaan Kudus ditanami kacang hijau
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Pada musim kemarau kali ini ada kabar yang mengembirakan bagi para petani di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sebab harga kacang hijau cukup bagus. Dimana, ada 2.800 hektare sawah di wilayah ini ditanami kacang hijau.

Bupati Kudus Hartopo saat panen raya kacang ijo di Larikrejo, Undaan menyampaikan jika lahan yang panen di Desa Larikrejo seluas 200 Hektar dengah harga per kilo gram sebesar Rp. 17 ribu. "Dengan harga saat ini Rp.17 ribu per kilogram, ini menjadi berkah tersendiri bagi petani. Semoga bisa menjadi role model pertanian bagi daerah lain," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (17/9).

Pemkab melalui Dinas Pertanian dan Pangan akan memfasilitasi kebutuhan petani. Sebagaimana yang sudah dipanen saat ini merupakan benih bantuan dari pemerintah.

Ketua Gapoktan yang hadir pun berkesempatan berdialog untuk mengoptimalkan hasil pertanianya. Salah satu gapoktan menyampaikan usulan mengenai irigasi permanen. Gapoktan berharap pemkab bisa memenuhi harapan mereka. Agar ada semacam 'garansi' bagi tanamannya.

"Kita semua tahu kondisi ini ada di tengah pandemi. Semoga tahun depan bisa kita wujudkan harapan ini," ujar bupati.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Airlangga: Program BSU akan diperluas sasar 8,78 juta pekerja
Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:48 WIB
Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) diperluas dengan target penerimaannya sebanyak 8.783.350 pekerja ...
Zaman makin maju, Fatar Yani tekankan perusahaan migas upgrade teknologi
Selasa, 26 Oktober 2021 - 17:46 WIB
Menjadi yang nomor 3 di Indonesia, Kalimantan tak sepatutnya berbangga diri karena sumur-sumur minya...
 Wabup Fauzi Yusuf minta Badan Wakaf Indonesia selamatkan harta agama
Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:36 WIB
Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf meminta Badan Wakaf untuk menyelamatkan harta agama, yakni berup...
OJK resmi luncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan
Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:37 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan sebagai ped...
BAZNAS dorong pemanfaatan digitalisasi zakat secara optimal
Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:57 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi Lemb...
Rupiah Selasa pagi melemah 2 poin
Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:12 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah 2 poin
Relawan nilai harga tes PCR terlalu mahal dan bebani masyarakat
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:56 WIB
Pemerintah menerapkan kewajiban tes PCR sebagai syarat penerbangan. Kebijakan tersebut menyebabkan h...
IHSG Selasa dibuka menguat 14,36 poin
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:49 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka menguat 14,36 poin
Sri Mulyani sebut realisasi PEN capai 58,3 persen
Senin, 25 Oktober 2021 - 15:56 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) telah t...
BI: Digitalisasi kunci kembangkan ekonomi Islam
Senin, 25 Oktober 2021 - 15:26 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan digitalisasi menjadi salah satu kunci untuk mengemb...