Polda Bali ungkap kasus dugaan pemalsuan sertipikat akta tanah di Klungkung 
Elshinta
Jumat, 17 September 2021 - 14:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Polda Bali ungkap kasus dugaan pemalsuan sertipikat akta tanah di Klungkung 
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali berhasil mengungkap kasus perkara dugaan pemalsuan akta tanah dengan kerugian mencapai Rp832.950.000. Tersangka diketahui merupakan mantan kepala desa (kades) di Bali sejak 2006 hingga 2013.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Bali, Kombes Pol Ary Satriyan mengatakan, tersangka dalam kasus ini adalah I Ketut Tamtam. Yang bersangkutan diduga melakukan pemalsuan akta autentik tanah seluas total 55.520 meter persegi.

“Modusnya dengan menjual tanah milik orang lain yang sudah disertifikatkan menjadi atas nama tersangka, lalu dijual kepada korban dan bilang kalau tanah itu adalah miliknya dan bukan tanah bermasalah," kata Ary dalam keterangan pers di Kantor Mapolda Bali seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Jumat (17/9). 

Ia menjelaskan, tersangka dijerat pasal berlapis. Selain pemalsuan, juga penipuan dan penggelapan.

“Tersangka disangkakan Pasal 266 ayat 1 KUHP juncto Pasal 378 KUHP juncto Pasal 372 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana),” tegasnya.

Sementara itu korban yang dirugikan dalam kasus ini  adalah Ni Made Murniati asal Desa Sakti, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Saat ini sertifikat atas nama korban dalam proses pembatalan sesuai permohonan dari penggugat di Badab Pertanahan Nasional (BPN) di Kabupaten Klungkung. 

“Akibat penipuan yang dilakukan tersangka (I Ketut Tantam), maka korban (Ni Made Murniati) merasa mengalami kerugian Rp832 juta dan melaporkan kasusnya kepada polisi,” pungkas Ary Satrian.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengembangan kasus tambang ilegal, polisi tetapkan 2 tersangka pemilik senpi ilegal
Senin, 25 Oktober 2021 - 17:46 WIB
Hasil pengembangan kasus pemblokiran jalan di Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang awal Okt...
 Angkut BBM bersubsidi tanpa izin, 2 warga Kota Banda Aceh diamankan
Senin, 25 Oktober 2021 - 10:44 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus berhasil mengamankan dua orang yang diduga mela...
Perampokan terjadi di Padang satu korban meninggal
Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:59 WIB
Kasus dugaan perampokan dilaporkan terjadi di sebuah rumah Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji...
 Polda Aceh bongkar praktik tambang ilegal galian C, 2 unit alat berat diamankan
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:24 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Ditreskrimsus kembali mengungkap dan membongkar praktik tamba...
 Kasus begal libatkan anak di Denpasar, orang tua minta maaf kepada korban
Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:24 WIB
Orang tua anak yang berkonflik dengan hukum telah melakukan musyawarah/perdamaian dengan korban di M...
 Polda Jateng bongkar sindikat pinjaman online yang berpusat di Yogya
Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:58 WIB
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah membongkat sindikat pen...
Polres bekuk pelaku investasi bodong buron 3 bulan
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:34 WIB
Ayu Sekar Rini, 25 tahun, seorang ibu rumah tangga warga Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupate...
 Aset tersangka kasus arisan fiktif miliaran rupiah di Salatiga dilacak petugas
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:47 WIB
Jajaran Reskrim Polres Salatiga, Jawa Tengah melacak aset dari kedua tersangka kasus arisan fiktif, ...
Ganja 26 kilogram ditemukan di pinggir Pantai Karawang, tiga bandar diburu petugas
Kamis, 14 Oktober 2021 - 17:36 WIB
Bandar narkoba kelas atas asal Kabupaten Karawang jadi buruan polisi dan BNN (Badan Narkotika Nasion...
Polisi terima laporan kasus dugaan pelecehan terhadap anak enam tahun
Selasa, 12 Oktober 2021 - 20:35 WIB
 Polsek Kembangan Jakarta Barat menerima laporan kasus pelecehan seks atau perundungan terhadap ana...