Dubes Kim tegaskan donasi vaksin dari AS diberikan tanpa syarat
Elshinta
Jumat, 17 September 2021 - 12:39 WIB |
Dubes Kim tegaskan donasi vaksin dari AS diberikan tanpa syarat
Tangkapan layar Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Y Kim saat menyampaikan pernyataan pers secara virtual tentang kedatangan vaksin Pfizer pada Jumat (17/9/2021). (ANTARA/Yashinta Difa)

Elshinta.com - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y Kim menegaskan bahwa vaksin COVID-19 yang disumbangkan pemerintahnya kepada Indonesia, diberikan tanpa syarat.

Hal tersebut ia sampaikan saat mengumumkan donasi total 4,7 juta vaksin Pfizer untuk Indonesia, yang merupakan tambahan dari 8 juta dosis vaksin Moderna yang baru-baru ini disumbangkan AS kepada Indonesia. Kedua jenis vaksin tersebut disumbangkan melalui mekanisme berbagi dosis vaksin (dose sharing) di bawah Fasilitas COVAX.

“Amerika Serikat membagikan vaksin ini tanpa syarat dan tanpa pamrih, karena akses global yang adil ke vaksin yang aman dan efektif sangat penting untuk mengakhiri pandemi,” kata Kim dalam pernyataan pers secara virtual pada Jumat.

Mewakili pemerintah AS, Dubes Kim menegaskan bahwa cara terbaik untuk mengakhiri pandemi adalah dengan meningkatkan cakupan vaksinasi global.
 

Untuk itu, AS berkomitmen untuk memenuhi respons vaksin COVID-19 global, termasuk melalui kerja sama dengan Indonesia.

“Kami bangga bekerja sama dengan Indonesia untuk mengakhiri pandemi ini dan membangun dunia yang lebih baik,” ujar Kim.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kerja sama dengan Indonesia dalam penanganan COVID-19 tidak hanya terbatas pada donasi vaksin, tetapi AS juga mendukung terwujudnya klinik vaksinasi keliling, membangun rantai bersama yang kuat untuk distribusi vaksin, melatih petugas kesehatan, meningkatkan pengujian, serta mendorong lebih banyak orang untuk divaksin.

AS juga telah menyediakan 1.000 ventilator yang saat ini digunakan di lebih dari 600 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menegaskan bahwa upaya pemerintah untuk mengamankan kebutuhan vaksin nasional akan terus diperkuat.

Retno menuturkan, berbagai terobosan akan terus dilakukan dan Indonesia siap bekerja sama dengan negara dan pihak mana pun untuk mengamankan pasokan vaksin nasional dalam jangka pendek dan mengembangkan produksi vaksin lokal untuk jangka panjang.

Saat ini, Menlu Retno sedang berada di AS untuk melakukan kunjungan kerja ke Los Angeles dan Houston, guna bertemu dengan sejumlah perusahaan pengembang vaksin dan teknologi vaksin.

“Kunjungan ini adalah tindak lanjut kunjungan saya Agustus lalu ke Washington DC, di mana AS dan Indonesia siap bekerja sama untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional,” kata Retno.

“Berbagai penjajakan kerja sama ini juga bertujuan untuk membangun kemandirian industri kesehatan Indonesia,” ujar dia, menambahkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Temui Verstegen, Bahlil siap kawal investasi pala di Fakfak
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 09:30 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan CEO...
RI, Turki sepakati koridor perjalanan untuk pulihkan ekonomi
Jumat, 15 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Pemerintah Indonesia dan Turki telah mencapai kesepakatan tentang koridor perjalanan yang akan memud...
Belasan jaksa AS surati Facebook tentang disinformasi vaksin
Jumat, 15 Oktober 2021 - 10:38 WIB
Jaksa agung di 14 negara bagian AS mengirim surat ke kepala eksekutif Facebook Inc Mark Zuckerberg u...
Topan Kompasu di China selatan, banjir di utara renggut tiga nyawa
Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:12 WIB
Topan Kompasu menerjang wilayah China selatan, sementara banjir telah menewaskan 15 orang di wilayah...
Presiden Bank Dunia soroti pembalikan tragis pembangunan saat pandemi
Kamis, 14 Oktober 2021 - 08:39 WIB
Presiden Grup Bank Dunia David Malpass mengatakan pada Rabu (13/10/2021) bahwa pandemi COVID-19 mend...
FDA: Moderna tak penuhi semua kriteria vaksin `booster` COVID
Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:11 WIB
Ilmuwan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada Selasa (12/10) mengatakan bahwa Moderna belum ...
Panama setujui booster Pfizer bagi kelompok berisiko tinggi
Rabu, 13 Oktober 2021 - 14:28 WIB
Panama menyetujui vaksin COVID-19 booster (penguat) Pfizer untuk kelompok orang berisiko tinggi, s...
 Dubes Heri Akhmadi resmikan PKBM ketiga di Jepang
Selasa, 12 Oktober 2021 - 21:55 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi meresmikan Pusat Kegiatan Belajar...
Saham Hong Kong ditutup lebih rendah terseret raksasa teknologi
Selasa, 12 Oktober 2021 - 18:58 WIB
Saham-saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (12/10), terseret oleh saham tek...
Investor cari mata uang aman, dolar menguat dan melonjak terhadap yen
Selasa, 12 Oktober 2021 - 09:03 WIB
Dolar menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena lonjakan harga energi mendorong...
Live Streaming Radio Network