Kejati Jatim tahan satu lagi tersangka kasus kredit fiktif Bank Jatim
Elshinta
Kamis, 16 September 2021 - 23:39 WIB |
Kejati Jatim tahan satu lagi tersangka kasus kredit fiktif Bank Jatim
Tersangka CF mengenakan baju tahanan digiring menuju Rutan Kelas 1 Kejati Jatim di Surabaya, Kamis (16/9). ANTARA Jatim/HO-Penkum Kejati Jatim

Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menahan satu lagi tersangka berinisial CF, perkara kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Kepanjen, Kabupaten Malang yang diperkirakan merugikan negara sekitar Rp22 miliar.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Riono Budi Santoso di Surabaya, Kamis petang mengatakan tersangka dalam perkara tersebut berperan sebagai debitur yang diduga membobol Bank Jatim.

"Tersangka sekitar pukul 17.05 WIB sore tadi langsung kami tahan, setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan sekitar lima jam di hadapan penyidik Kejati Jatim," katanya kepada wartawan.

Tersangka CF ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Kejati Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, selama 20 hari ke depan.

Menurut Riono, penahanan dilakukan untuk mempercepat penyelesaian perkara. "Berdasarkan syarat objektif dan subjektif telah memenuhi syarat untuk ditahan," ujarnya.

Dalam kredit kasus fiktif ini, Kejati Jatim sebelumnya telah melakukan penahanan terhadap empat orang tersangka, yang terdiri dari dua pegawai Bank Jatim Cabang Kepanjen, serta dua orang debitur, yang saat ini masing-masing perkaranya telah memasuki persidangan.

Perkara korupsi itu berawal dari proses realisasi kredit yang dikucurkan Bank Jatim Cabang Kepanjen senilai Rp100 miliar kepada 10 kelompok debitur pada kurun waktu 2017 hingga September 2019. Tercatat masing-masing kelompok debitur berjumlah tiga hingga 24 anggota.

Penyidik Kejati menilai para tersangka saling bekerja sama untuk merealisasikan kredit itu, meski proses pengajuannya tidak ada satupun yang memenuhi ketentuan.

Riono menjelaskan, modusnya dengan meminjam nama-nama orang lain untuk menerima kredit sehingga seolah-olah persyaratan kredit yang diajukan debitur semuanya telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

"Oleh karena proses pengajuan yang tidak layak, akibatnya kredit yang telah dikucurkan tidak terbayar dan angsurannya dinyatakan macet," tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Oknum aparatur desa diduga terlibat jual beli tanah HPL di Trawangan
Jumat, 22 Oktober 2021 - 15:35 WIB
Pihak kejaksaan melihat adanya oknum aparatur desa yang diduga terlibat dalam proses jual beli tanah...
Polresta Banyumas sita seratusan botol minuman beralkohol
Jumat, 22 Oktober 2021 - 15:00 WIB
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas menyita seratusan botol minuman beralkohol dari berbagai m...
Polres Tanjungpinang mulai selidiki pinjaman online ilegal
Jumat, 22 Oktober 2021 - 13:59 WIB
Kepala Polres Tanjungpinang, AKBP Fernando, mengaku sudah menginstruksikan jajarannya untuk menyeli...
Polrestabes Palembang kembali tangkap penyelundup benih lobster
Jumat, 22 Oktober 2021 - 13:48 WIB
Tim Unit Pidana Khusus Satreskrim Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (21/10) malam kemba...
Sekda Tanjungbalai Yusmada segera disidang kasus suap lelang jabatan
Jumat, 22 Oktober 2021 - 11:59 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang bukti dan tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) ...
Kemenkumham bantu mediasi penggunaan lagu `Aku Papua` tanpa izin
Jumat, 22 Oktober 2021 - 11:47 WIB
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intele...
Seorang pria pembawa 100 batang detonator di NTT terancam hukuman mati
Jumat, 22 Oktober 2021 - 09:38 WIB
Seorang pria berinisial N di Kabupaten Sikka yang ditangkap oleh Direktorat Polisi Perairan dan Udar...
Rachel Vennya dicecar 35 pertanyaan oleh penyidik kepolisian
Jumat, 22 Oktober 2021 - 06:15 WIB
Selebgram Rachel Vennya dicecar 35 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait tindakannya kab...
Polri tangkap 45 tersangka sindikasi pinjol ilegal
Kamis, 21 Oktober 2021 - 23:23 WIB
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Direktorat) Bareskrik Polri beserta Polda jajaran menangkap...
Polres Rohul tangkap Kades lakukan pungli Rp20 juta
Kamis, 21 Oktober 2021 - 22:47 WIB
Tim Unit III Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse dan Kriminal (Tipidkor Satreskrim) Polres Rohul me...