BMKG: Gempa Agam akibat subduksi Lempeng Indo-Australia
Elshinta
Minggu, 12 September 2021 - 19:38 WIB |
BMKG: Gempa Agam akibat subduksi Lempeng Indo-Australia
Gempa. Foto: Ilustrasi/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis kejadian gempa bumi bermagnitudo 5,2 di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Minggu pukul 16.02 WIB.

Gempa yang terjadi di laut berjarak 42 kilometer arah Barat Daya Kota Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter serta kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Australia," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno.

Keterangan tersebut dituliskan Bambang Setiyo Prayitno dalam rilis pers BMKG yang diterima di Padang, Minggu (12/9), setelah gempa bumi.

Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,2 itu terjadi sekitar pukul 16.02 WIB dan mengagetkan warga setempat.

Bambang menerangkan dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik mendatar (Oblique thrust fault).

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa dengan kedalaman 57 kilometer tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Guncangan gempa tidak hanya dirasakan di daerah Agam, melainkan juga warga di Bukittinggi, Payakumbuh, Solok Selatan, Padang, Padangpanjang, hingga Muko-Muko Bengkulu.

"Saya awalnya sedang berada di rumah, tiba-tiba terasa getaran sehingga langsung lari ke luar rumah," kata salah seorang warga Tunggul Hitam, Kota Padang Yunita (32).

Menurut pantauan BMKG, hingga pukul 16.30 WIB belum ada aktivitas gempa susulan usai gempa pertama.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasca gempa Semarang, Polda Jateng siapkan dapur umum
Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:24 WIB
Tiga wilayah yang  terimplikasi gempa bumi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tidak menimbulkan ker...
 26 Oktober 2010: Sang juru kunci Merapi meninggal dunia
Selasa, 26 Oktober 2021 - 06:26 WIB
Letusan Gunung Merapi meninggalkan banyak cerita. Gunung yang berada di Sleman, Magelang, Boyolali, ...
Polresta Samarinda lakukan patroli kemanusiaan di wilayah banjir
Senin, 25 Oktober 2021 - 15:47 WIB
Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, terus melakukan patroli kemanusiaan untuk membantu warga masya...
 Gempa Salatiga nihil kerusakan
Minggu, 24 Oktober 2021 - 21:23 WIB
Gempa bumi yang terjadi di wilayah Salatiga, Jawa tengah, Sabtu (23/10) tidak menimbulkan  kerusaka...
Gubernur Jateng minta warga pegunungan siaga gempa pergerakan sesar
Minggu, 24 Oktober 2021 - 19:47 WIB
Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowp meminta warga di daerah pegunungan untuk siaga terkait dengan ad...
Puluhan rumah warga di Ogan Ilir rusak diterjang puting beliung
Minggu, 24 Oktober 2021 - 19:22 WIB
 Puluhan rumah warga di lima desa di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan mengalami rusak parah da...
 BPBD Karawang prediksi banjir awal tahun, pakar manajemen bencana ingatkan cuaca ekstrem
Minggu, 24 Oktober 2021 - 15:46 WIB
Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karawan...
Polisi berlakukan buka tutup jalur Medan-Berastagi akibat longsor
Minggu, 24 Oktober 2021 - 12:55 WIB
Petugas kepolisian memberlakukan sistem buka tutup lalu lintas Medan-Berastagi dan sebaliknya, akib...
Gempa magnitudo 5.4 terjadi di barat laut Enggano, Bengkulu
Minggu, 24 Oktober 2021 - 09:15 WIB
Gempa bumi dengan Magnitudo 5.4 terjadi di barat laut Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, pada Minggu ...
Polisi tutup sementara akses jalan Medan-Berastagi akibat longsor
Minggu, 24 Oktober 2021 - 08:30 WIB
Polisi menutup sementara akses jalan Medan-Berastagi akibat tertutup longsor di tikungan PDAM Tirta...