Densus 88 tangkap dua terduga teroris di Bekasi kagetkan warga
Elshinta
Jumat, 10 September 2021 - 15:07 WIB |
Densus 88 tangkap dua terduga teroris di Bekasi kagetkan warga
Kondisi sekitar rumah terduga teroris, usai penangkapan oleh Densus 88 Antiteror Polri, Jumat (10/9/2021). ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Elshinta.com - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan terhadap dua terduga teroris di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat.

"Warga pada geger, kami terkejut pagi-pagi sudah kedatangan polisi bersenjatakan lengkap, dari Densus 88," kata Pengurus RW 05 Kelurahan Harapan Jaya Tohroni.

Dia mengatakan terduga teroris pertama diamankan di dekat rumahnya, Jalan Duwet, RT 01 RW 05, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Sedangkan terduga teroris kedua ditangkap di Jalan Bangau XI, Kelurahan Harapan Jaya.

Warga sempat menanyakan kedatangan petugas, namun setelah mereka menunjukkan identitas Densus 88 baru warga mengizinkan melakukan penggeledahan.

Di lokasi, petugas mengamankan sebuah spanduk dan sebuah kotak, namun dirinya tidak tahu persis apa tulisan atau gambar yang ada di spanduk tersebut.

"Saya hanya melihat spanduk, lainnya ada kotak kecil, saya tidak tahu itu apa karena itu ada di depan saya lewat," ujarnya pula.

Tohroni mengaku terduga teroris yang diamankan petugas, sudah tinggal lebih dari 30 tahun di Bekasi dan memiliki kebiasaan yang positif serta selalu bersosialisasi dengan masyarakat.

"Dalam kegiatan keagamaan, dia aktif bahkan sering menjadi imam masjid," katanya pula.

Sedangkan terduga teroris kedua diketahui sudah tinggal di Bekasi sejak kecil, hanya saja saat ini bekerja di wilayah Jakarta Timur.

"Tidak ada yang aneh dengan aktivitasnya. Makanya saya kaget banget," kata Ketua RT 03 Kelurahan Harapan Jaya Haris Fadilah (55).

Haris menyebut terduga teroris itu aktif di lingkungannya dan menjabat sebagai seksi olahraga di RT 03. Beberapa barang yang diamankan oleh petugas dari terduga kedua ini meliputi dompet, spanduk, uang tunai, dan juga majalah.

"Dokumen seperti dompetnya dia, handphone, uang Rp22 juta duit yayasan dia untuk anak yatim, serta majalah-majalah," katanya.

Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri diketahui melakukan penangkapan terhadap terduga teroris. Mereka ditangkap pada Jumat. Ada tiga terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di kawasan Bekasi Utara, Jawa Barat, dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK beri penguatan integritas kepada jajaran Kemenkes
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:37 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, menyelenggarakan program Penguatan Antikorupsi Penyeleng...
Brigadir SL diduga penyebar video Kapolres Nunukan pukul anggota
Selasa, 26 Oktober 2021 - 09:24 WIB
Kasus video viral Kapolres Nunukan AKBP SA diduga memukul anggotanya telah ditelusuri dan diperiksa ...
Luhut ungkap modus pelanggaran PeduliLindungi
Senin, 25 Oktober 2021 - 23:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Bins...
Polda Kalsel ungkap peredaran narkoba berbentuk prangko
Senin, 25 Oktober 2021 - 23:15 WIB
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengungkap peredaran narkoba berbentuk prangko y...
Kanwil Kumham DIY pamerkan seratusan karya kerajinan warga binaan
Senin, 25 Oktober 2021 - 21:01 WIB
Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kumham) Daerah Istimewa Yogyakarta memamerkan ser...
Azis klaim hanya beri pinjaman Rp210 juta ke bekas penyidik KPK
Senin, 25 Oktober 2021 - 18:34 WIB
Mantan Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin mengklaim hanya memberikan pinjaman...
KPK panggil istri Dodi Reza Alex Noerdin
Senin, 25 Oktober 2021 - 14:55 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (25/10), memanggil Erini Mutia Yufada yang merupakan istri...
LPSK minta korban kekerasan seksual berani bersuara
Senin, 25 Oktober 2021 - 11:49 WIB
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Antonius PS Wibowo meminta agar korban keke...
KPK geledah kamar tahanan Andi Putra terkait unggahan di Facebook
Senin, 25 Oktober 2021 - 08:15 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kamar tahanan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Ria...
KPK dalami berbagai proyek yang dilaksanakan Pemkab Banjarnegara
Senin, 25 Oktober 2021 - 07:45 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami berbagai proyek yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabup...