Masih perlu memanasi mesin mobil keluaran terkini?
Elshinta
Jumat, 10 September 2021 - 08:53 WIB |
Masih perlu memanasi mesin mobil keluaran terkini?
.Masih perlu memanasi mesin mobil keluaran terkini? Ilustrasi (ANTARA/HO - MMKSI)

Elshinta.com - Salah satu kebiasaan pemilik mobil adalah memanaskan mesin kendaraan sesaat sebelum digunakan, hal itu bermanfaat untuk menjaga kondisi aki tetap terisi dan menjamin sirkulasi oli telah merata di dalam mesin. 

Namun, untuk mobil terkini dengan electronic control unit (ECU) dan teknologi oil pump yang lebih baik, memanaskan mobil sudah tidak perlu dilakukan.

Pereli Indonesia dan duta merek Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Rifat Sungkar mengatakan mobil zaman sekarang sudah berkemampuan menaikkan sirkulasi oli dalam waktu singkat.

"Jika dahulu memanaskan mobil untuk memastikan sirkulasi oli. Mobil modern sudah mampu melakukannya dalam waktu singkat," kata Rifat kepada wartawan secara daring, Kamis (9/9) petang.

Faktor lain yang membuat mobil kekinian tidak perlu dipanaskan adalah, mesin-mesin mobil saat ini sudah menggunakan oli yang encer, sehingga tidak butuh waktu lama untuk melumasi seluruh bagian dalam mesin.

"Untuk zaman sekarang, pelumas sudah encer. Sekarang sudah dibikin sempurna dan efisien, ramah lingkungan. Semuanya sekarang harus cepat. Sekarang tidak perlu untuk menunggu lama karena pelumas yang ada sudah menyesuaikan," tambah Rifat.

Kendati tidak perlu dipanaskan, ada beberapa jenis mobil yang memerlukan perlakuan khusus, misalnya mendinginkan mesin sebelum dimatikan pada mesin turbo.

"Kecuali mobil turbo, bukan ketika kita berangkat, tapi setelah selesai bekerja," kata dia.

"Jadi setelah selesai, cooling down dahulu kemudian mesinnya dihentikan. Kenapa? Karena panas pada mesin turbo luar biasa, kalau langsung dimatikan mesinnya bisa mempengaruhi usia komponen," tutup Rifat.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Basmi pinjol dengan hukum dan perlindungan data pribadi
Senin, 25 Oktober 2021 - 09:23 WIB
“Butuh dana cepat?, proses mudah?, bunga rendah?, dan minat?” begitulah empat pertanyaan singka...
Studi: 60 persen UKM Indonesia alami pencurian informasi
Minggu, 24 Oktober 2021 - 11:35 WIB
Studi baru dari Cisco menunjukkan bahwa sebanyak 60 persen pelaku UKM di Indonesia mengalami pencuri...
OPPO Watch dilengkapi sensor ukur irama detak jantung
Minggu, 24 Oktober 2021 - 11:11 WIB
Jam tangan pintar (smartwatch) OPPO Watch dilengkapi dengan sensor untuk mengukur irama detak jantun...
Cara membedakan pinjol legal dan ilegal
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 09:45 WIB
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) meminta masyarakat berhati-hati dan bisa mengena...
Karya pelukis kontemporer Indonesia dipamerkan di Paris
Jumat, 22 Oktober 2021 - 15:59 WIB
Karya pelukis kontemporer Indonesia Ronnie Jiang dipamerkan dalam Pameran Déstructuralisme Figurati...
Survei: Ada penurunan kualitas kehidupan pekerja saat pandemi
Senin, 18 Oktober 2021 - 12:10 WIB
Survei dari JobStreet pada Oktober 2020 di Indonesia menunjukkan sebanyak 86 persen pekerja di selur...
Kisah mereka yang terjebak dan dijebak pinjaman online ilegal
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 06:15 WIB
Jerat perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal terhadap sejumlah masyarakat di Tanah Air telah sam...
Ilmuwan simulasikan kehidupan di Mars di Kawah Ramon Israel
Selasa, 12 Oktober 2021 - 11:42 WIB
Sejumlah ilmuwan mensimulasikan perjalanan mereka ke planet Mars di Kawah Ramon yang terletak di gur...
Enam negara dipertimbangkan masuk ke Indonesia jelang pembukaan Bandara I Gusti Ngurah Rai
Senin, 11 Oktober 2021 - 18:15 WIB
 Ada enam negara yang dipertimbangkan untuk masuk ke Indonesia jelang pembukaan Bandara Internasion...
Hari Kesehatan Mental jadi momentum tingkatkan akses kesehatan jiwa
Minggu, 10 Oktober 2021 - 11:31 WIB
Psikolog klinis lulusan Universitas Gadjah Mada, Zahrah Nabila, M.Psi, mengatakan Hari Kesehatan Men...