Kesadaran masyarakat tangani sampah di Malut minim
Elshinta
Sabtu, 04 September 2021 - 17:01 WIB |
Kesadaran masyarakat tangani sampah di Malut minim
Sejumlah sampah di TPA terlihat tidak terurus (Abdul Fatah)

Elshinta.com - Sejumlah kabupaten/kota di Maluku Utara (Malut) mengeluhkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama pemerintah, terutama dalam penanganan sampah untuk menjadikan wilayah menjadi bersih.

Di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) misalnya, menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halut, Samud Taha dihubungi dari Ternate, Sabtu menyatakan, sampah menjadi persoalan yang serius guna menjaga wajah kota Tobelo tetap bersih.

Akan tetapi, terlihat di sejumlah titik di antaranya Desa Rawajaya, Desa Wosia dan jalan Desa WKO nampak pemandangan tumpukan sampah yang berserakan.

Dia mengatakan, sampah yang berserakan tersebut sudah menjadi titik larangan pembuangan sampah untuk warga sekitar. Hanya saja warga masih membuang sampah di lokasi yang dimaksud.

"Kami dulu sudah pernah berkoordinasi dengan Satpol PP, dan telah melakukan penempatan petugas Satpol di area tersebut selama sebulan agar masyarakat tidak lagi buang sampah di situ. Namun setelah itu, mereka masih tetap buang sampah di titik yang dilarang," ujarnya.

Oleh karena itu, pihak DLH sudah berupaya keras dengan melakukan pengangkutan sampah serta menjaga kebersihan kota, hanya saja yang menjadi persoalan adalah minimnya kesadaran masyarakat atas kebersihan itu sendiri.

"Ada 110 tukang sapu, ada juga 30 tenaga pengangkut sampah dengan 7 mobil truk sampah yang beroperasi setiap hari. Ini sudah cukup untuk membersihkan kota, Namun masyarakat sering membuang sampah pada tempat yang dilarang dan sudah tidak menjadi rute pengangkutan sampah," ujarnya.

Sebab, sudah ada titik-titik tempat sampah yang sudah di sediakan, namun masyarakat yang sengaja membuang sampah sembarangan dan kami mohon perhatian masyarakat agar menjaga kebersihan bersama.

Selain itu, DLH berharap Pemerintah desa juga turut andil dengan memberikan teguran keras kepada warganya ketika kedapatan membuang sampah sembarangan."

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Malut berharap agar bank sampah menjadi percontohan pengelolaan dalam menjaga lingkungan bersih dan bernilai ekonomis.

Kadis DLH Malut, Fachruddin Tukuboya ketika dikonfirmasi berharap program bank sampah di Ternate dapat diduplikasi ke daerah-daerah yang lain termasuk di Kabupaten Halut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Memahami pentingnya keamanan digital
Kamis, 28 Oktober 2021 - 19:49 WIB
Jenius dari PT Bank BTPN Tbk mengajak masyarakat memahami pentingnya keamanan digital lewat program ...
Hari Sumpah Pemuda, momen generasi muda tingkatkan kecerdasan karakter
Kamis, 28 Oktober 2021 - 16:43 WIB
Koordinator Bidang Penyebaran Penguatan Karakter, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekn...
Kisah 3 pemuda Indonesia yang bawa produk lokal mendunia
Kamis, 28 Oktober 2021 - 09:34 WIB
Semangat #SumpahPemuda masa kini bisa dimaknai dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan mem...
Bupati Sindrap resmikan komunitas sepeda motor listrik
Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:40 WIB
Bupati Sidrap, Sulawesi Selatan, Dolla Mando meresmikan terbentuknya komunitas pengguna sepeda mot...
Basmi pinjol dengan hukum dan perlindungan data pribadi
Senin, 25 Oktober 2021 - 09:23 WIB
“Butuh dana cepat?, proses mudah?, bunga rendah?, dan minat?” begitulah empat pertanyaan singka...
Studi: 60 persen UKM Indonesia alami pencurian informasi
Minggu, 24 Oktober 2021 - 11:35 WIB
Studi baru dari Cisco menunjukkan bahwa sebanyak 60 persen pelaku UKM di Indonesia mengalami pencuri...
OPPO Watch dilengkapi sensor ukur irama detak jantung
Minggu, 24 Oktober 2021 - 11:11 WIB
Jam tangan pintar (smartwatch) OPPO Watch dilengkapi dengan sensor untuk mengukur irama detak jantun...
Cara membedakan pinjol legal dan ilegal
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 09:45 WIB
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) meminta masyarakat berhati-hati dan bisa mengena...
Karya pelukis kontemporer Indonesia dipamerkan di Paris
Jumat, 22 Oktober 2021 - 15:59 WIB
Karya pelukis kontemporer Indonesia Ronnie Jiang dipamerkan dalam Pameran Déstructuralisme Figurati...
Survei: Ada penurunan kualitas kehidupan pekerja saat pandemi
Senin, 18 Oktober 2021 - 12:10 WIB
Survei dari JobStreet pada Oktober 2020 di Indonesia menunjukkan sebanyak 86 persen pekerja di selur...