Kejati Kalbar tangkap koruptor masuk DPO selama delapan tahun
Elshinta
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 12:03 WIB |
Kejati Kalbar tangkap koruptor masuk DPO selama delapan tahun
Ilustrasi - Penangkapan (Antara News)

Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menangkap Heronimus Tiro, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama 8 tahun atas kasus tindak pidana korupsi pengadaan sarana prasarana pembelajaran dan laboratorium komputer pada Akademi Keuangan dan Perbankan Graha Artha Khatulistiwa (AKUB-GAK) Tahun 2010.

"Terpidana Heronimud Tiro sempat melarikan diri selama delapan tahun, sejak divonis kasasi delapan tahun lalu. Terakhir dia ditangkap di Kabupaten Sambas dan sempat menjabat sebagai HRD di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Sambas," kata Kasi Penkum Kejati Kalbar Pantja Edy Setiawan dalam keterangan tertulisnya di Pontianak, Sabtu.

Dia menjelaskan, dalam kasus itu, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Pontianak, kemudian dua orang telah menjalani putusan hukuman, sementara Heronimus Tiro sendiri mengajukan kasasi di Mahkamah Agung.

"Tetapi setelah putusan vonis satu tahun penjara, denda Rp75 juta dan uang pengganti Rp32 juta, terpidana justru tidak menghadiri panggilan dan melarikan diri, sehingga dimasukkan ke dalam DPO," katanya.

Menurut dia, Heronimus Tiro merupakan terpidana perkara tindak pidana korupsi pengadaan sarana prasarana pembelajaran, dan laboratorium komputer pada Akademi Keuangan dan Perbankan Graha Artha Khatulistiwa (AKUB-GAK) tahun 2010 lalu, dan uang yang dikorupsinya sebesar Rp75 juta yang bersumber dari Dana Hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

"Terpidana ditangkap, Jumat (27/8), dan bekerja sebagai karyawan pada salah satu perusahaan sawit di Kabupaten Sambas," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kejati Kalbar Masyhudi menegaskan selama delapan bulan ini, pihaknya telah menangkap sebanyak delapan orang DPO yang masuk dalam prioritas Kejati Kalbar atau hingga saat ini masih tersisa 14 DPO lagi yang terus diselidiki keberadaannya.

"Saya tegaskan, bahwa tidak ada tempat yang aman, dan nyaman bagi pelaku kejahatan maupun DPO, sehingga sebaiknya menyerahkan diri saja untuk diproses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar miliki kepastian hukum," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polresta Mataram tangkap terduga pengedar sabu
Kamis, 21 Oktober 2021 - 22:59 WIB
Tim Satresnarkoba Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat, menangkap seorang terduga pengedar sabu asa...
Polisi tahan tiga terduga penjarah kapal karam
Kamis, 21 Oktober 2021 - 00:01 WIB
Kepolisian Sektor Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menahan tiga pria yang diduga telah m...
Petugas berhasil bekuk dua pembobol konter HP
Rabu, 29 September 2021 - 20:57 WIB
Dua orang pelaku pembobolan toko handphone di Dusun Mendungan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoha...
Polres Dumai tangkap oknum guru tawarkan investasi bodong
Senin, 27 September 2021 - 23:45 WIB
Aparat Kepolisian Resor Kota Dumai, Provinsi Riau, menangkap seorang oknum guru honorer inisial Ha k...
Polisi tangkap pria di Medan bunuh kekasih dengan air keras
Senin, 27 September 2021 - 14:17 WIB
Kepolisian menangkap seorang pria warga Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, berinis...
Polisi tangkap pelaku pembakar mimbar Masjid Raya Makassar
Sabtu, 25 September 2021 - 21:31 WIB
Tim Jatanras Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan berhasil menangkap pelaku berinisial KB (27) yan...
Polda Jateng bekuk komplotan pembobol brankas 13 minimarket 
Sabtu, 25 September 2021 - 16:37 WIB
Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Jateng membekuk komplotan spesialis pembobol brankas mini...
KKP amankan empat pelaku pelanggaran bom Ikan di Perairan Selayar
Minggu, 19 September 2021 - 23:01 WIB
Aparat Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) Kementerian ...
Polda Kaltim amankan 7 pemeras nahkoda kapal
Jumat, 17 September 2021 - 15:06 WIB
Sebuah Kapal pengangkut kayu yang berlayar dari Kutai Barat menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan m...
Polda Metro tangkap dua WNA terlibat `skimming` ATM
Rabu, 15 September 2021 - 19:03 WIB
Petugas Polda Metro Jaya menangkap dua warga negara asing (WNA) berinisial VK berkebangsaan Rusia da...