Sekolah di Rembang mulai terapkan pembelajaran tatap muka
Elshinta
Selasa, 24 Agustus 2021 - 19:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Sekolah di Rembang mulai terapkan pembelajaran tatap muka
Sumber foto: A Muhtarom/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat meskipun vaksinasi untuk siswa belum dilaksanakan.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Mardi mengatakan dilaksanakannya PTM lantaran saat ini Rembang berada di PPKM Level 3 yang membolehkan digelarnya pembelajaran tatap muka maksimal 50 persen dari kapasitas.

"Kita kan level 3 PPKM, jadi sudah diperbolehkan pembelajaran tatap muka maksimal 50 persen dari kapasitas," terangnya.

Terkait vaksinasi bagi pelajar, Mardi mengatakan di Kabupaten Rembang belum bisa diterapkan lantaran persediaan vaksin bagi anak-anak usia 7 sampai 12 tahun dari pemerintah pusat belum sampai ke Rembang.

Disebutkannya, vaksinasi untuk siswa bukan merupakan persyaratan wajib meskipun sangat dianjurkan.

"Di pedomannya bahwa vaksinasi untuk siswa itu bukan merupakan persyaratan, memang di situ kalau bisa anak divaksinasi. Tetapi vaksinasi itu kita tergantung juga persediaan vaksin. Persediaan vaksin dari pusat ini kan belum menyentuh ke anak-anak usia 7 sampai 12 tahun. Di Rembang, ini kan belum ada vaksin untuk anak-anak usia 7 sampai 12 tahun. Nanti jika ada, anak-anak divaksin kan malah lebih bagus," imbuhnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, A Muhtarom, Selasa (24/8).

Mardi menegaskan untuk kegiatan PTM tidak hanya dilakukan oleh jenjang sekolah SD maupun SMP, namun juga dilaksanakan di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Mardi menerangkan, dari hasil monitoring pelaksanaan PTM di sejumlah sekolahan yang dilakukan, penerapan protokol kesehatan  sudah berjalan dengan baik sesuai regulasi dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa pandemi.

Sementara itu, salah satu wali murid, Khanifatul Fitriyah asal Kecamatan Lasem mengaku merasa lega anaknya bisa melakukan PTM. Alasannya, sang anak bisa belajar langsung di sekolah dan bisa bertemu dengan teman dan gurunya. Menurutnya,  belajar daring cukup menyulitkan bagi orang tua.

"Alhamdulillah lega anak bisa masuk sekolah lagi. Pembelajaran bisa lebih efektif daripada daring yang kurang maksimal," ungkapnya.

Meski demikian, Khanifatul mengaku masih was-was akan potensi penularan Covid-19 di sekolah. Menurutnya, perlu antisipasi ekstra dari pihak sekolah terkait penerapakan protokol kesehatan utamanya bagi para pedagang di luar sekolah yang berjualan di lingkungan sekolah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
17 ribuan murid di Lumajang terima beasiswa, Komisi X DPR RI: Dua kali lipat dari sebelumnya
Senin, 25 Oktober 2021 - 09:56 WIB
Mendorong semangat belajar di masa pandemi Covid-19, sekitar 17 ribu KIP atau PIP digelontorkan DPR ...
Peringati Hari Santri Nasional, siswa SMP Mutual dihibur dongeng 
Minggu, 24 Oktober 2021 - 17:34 WIB
Ratusan siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Jawa Tengah mengikuti kegiatan p...
Universitas Pancasila wujudkan MBKM budidaya kebun tanaman obat
Minggu, 24 Oktober 2021 - 15:11 WIB
 Universitas Pancasila mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka  dengan melakukan budidaya di lah...
 Masih PPKM Level 3, UMK wisuda gunakan sistem drive thru
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 21:36 WIB
Sebanyak 823 mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) Jawa Tengah diwisuda, 10 wisudawan diantaranya ...
UNJ gelar sarasehan bahas polemik tentang statuta baru pemberian gelar kehormatan
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 20:10 WIB
Beberapa hari ini tidak sedikit pemberitaan mengenai perubahan Statuta Universitas Negeri Jakarta un...
Wali Kota Bandung minta santri sukseskan program vaksinasi Covid-19
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 17:56 WIB
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta kepada para santri agar lebih mencintai bangsa dan Tan...
 Budidaya melon dengan sistem irigasi tetes berbasis tehnologi 
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 15:37 WIB
Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur mengembangkan sistem pertanian presisi berdasarkan I...
Evaluasi 2 Tahun Jokowi-Ma`ruf, BEMNUS kritik beberapa kementerian
Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:57 WIB
Koordinator Pusat Aliansi Badan Eksekutif Nusantara (BEMNUS) Eko Pratama ikut memberikan kritikan di...
Gaungkan Indonesia Emas 2045, PMN gelar `Kemah Kebangsaan`
Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:46 WIB
Pergerakan Mahasiswa Nasional (PMN) yang terdiri dari ratusan mahasiswa dari berbagai universitas me...
Boyolali mulai uji coba pembelajaran tatap muka di tingkat PAUD dan TK
Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:59 WIB
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali di Provinsi Jawa Tengah mulai melaksanakan uji co...