Polisi sudah dapatkan titik terang pembunuhan ibu-anak di Subang
Elshinta
Senin, 23 Agustus 2021 - 17:15 WIB |
Polisi sudah dapatkan titik terang pembunuhan ibu-anak di Subang
Lokasi peristiwa pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat. ANTARA/elshinta.com

Elshinta.com - Kepala Polres Subang, AKBP Sumarni, mengatakan para penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Subang telah menemukan titik terang atas kasus pembunuhan ibu dan anak yang ditemukan tewas di bagasi mobil mewah.

"Sejauh ini 20 orang saksi sudah diperiksa, sudah ada titik terang," kata Sumarni, saat dihubungi dari Bandung, Jawa Barat, Senin.

Saat ini, menurut dia, para penyidik sedang menganalisa bukti-bukti yang telah diamankan dan memperdalam keterangan dari sejumlah saksi yang telah diperiksa. "Dan juga alat bukti lainnya. Kami juga masih menunggu hasil laboratorium forensik," kata dia.

Adapun polisi menyita sejumlah barang bukti mulai dari alat cucian kayu, pisau, karpet yang terdapat bercak darah, dan sejumlah sidik jari di lokasi kejadian. Menurut Sumarni, korban berinisial TH (55) ditemukan tewas dengan luka di bagian kepala diduga akibat benda tumpul. Kemudian korban berinisial AM (23) mengalami luka di bagian mata.

Temuan peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu pagi (18/8). Dua korban pembunuhan itu ditemukan tidak bernyawa di bagasi sebuah mobil mewah di rumahnya yang berada di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.

Awalnya dua sosok ibu dan anak yang tak bernyawa itu ditemukan oleh sang suami. Saat itu sang suami terkejut dengan kondisi rumah yang sudah berantakan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AFPI dukung langkah Polri tindak tegas pinjol ilegal
Minggu, 17 Oktober 2021 - 11:45 WIB
Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi mengapresiasi dan mendu...
Ketum PWI tegaskan wartawan tidak tunduk pada UU Ketenagakerjaan
Minggu, 17 Oktober 2021 - 10:15 WIB
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (Ketum PWI) Atal S. Depari menegaskan bahwa wartawan tidak t...
Dewan Pers harap MK tolak uji materi UU Pers
Minggu, 17 Oktober 2021 - 09:30 WIB
Dewan Pers berharap agar Mahkamah Konstitusi (MK) menolak pengajuan uji materi atau judicial review...
KPK amankan Rp1,7 miliar terkait OTT Bupati Musi Banyuasin
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 23:30 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang sekitar Rp1,7 miliar terkait operasi tangkap tan...
KPK tetapkan Bupati Musi Banyuasin tersangka
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 23:01 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) ber...
Polisi ungkap kasus pembuangan bayi di Kabupaten Malang
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 20:15 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Malang berhasil mengungkap pelaku pembuangan seorang bayi berjenis kelamin...
Bupati Tangerang jemput mahasiswa korban kekerasan oknum polisi
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:30 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjemp...
KPK menangkap Bupati Musi Banyuasin di Jakarta
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:25 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel)...
Bupati Musi Banyuasin yang ditangkap KPK miliki kekayaan Rp38,4 miliar
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 13:30 WIB
Bupati Musi Banyuasin di Sumatera Selatan, Dodi Reza Alex Noerdin, yang ditangkap KPK terkait ka...
Kemenag: Kegiatan susur sungai tewaskan 11 siswa MTs harus dievaluasi
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 11:15 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Islam pada Kementerian Agama M Ali Ramdhani menegaskan kegiatan susur s...
Live Streaming Radio Network