Polri imbau masyarakat tak terprovokasi penista agama Muhammad Kece
Elshinta
Senin, 23 Agustus 2021 - 16:45 WIB |
Polri imbau masyarakat tak terprovokasi penista agama Muhammad Kece
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Pol Rusdi Hartono menyampaikan keterangan pers di Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/8/2021). ANTARA/Laily Rahmawaty

Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengimbau masyarakat tidak terprovokasi atas unggahan Youtuber Muhammad Kece yang mengandung unsur penistaan agama, dan mempercayai Polri akan menuntaskan perkara tersebut.

"Dalam kesempatan ini kepada masyarakat, Polri mengimbau agar tetap tenang dengan adanya peristiwa ini," kata Rusdi dalam konferensi pers, di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin.

Brigjen Rudi meminta masyarakat untuk menghindari tindakan-tindak kontraproduktif yang dapat menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan di masyarakat.

"Apalagi pada saat ini negeri kita masih dilanda pandemi COVID-19, tetap tenang, tidak melakukan tindakan-tindakan kontraproduktif," kata Rusdi.

Terkait video viral tersebut, kata Rusdi lagi, Bareskrim Polri telah menerima satu laporan masyarakat pada Sabtu (21/8), dengan nomor register Laporan Polisi No.500/VII/SPKT/Bareskrim Polri.

Selain di Bareskrim, Polri juga menerima tiga laporan terkait kasus serupa di jajaran wilayah Polri.

"Dengan munculnya laporan tersebut, tentunya penyidik Polri telah melakukan langkah-langkah, mengambil tindakan kepolisian dengan mengumpulkan barang bukti yang relevan dengan peristiwa terjadi," kata Rusdi.

Dengan mengumpulkan barang bukti yang relevan ini, kata Rusdi, penyidik akan membuat rekonstruksi hukum dari pada peristiwa yang terjadi.

"Untuk itu, yakini bahwa Polri akan menuntaskan peristiwa ini secara profesional," ujar Rusdi.

Viral di media sosial seorang YouTuber Muhammad Kece mengunggah konten yang mengandung unsur penistaan terhadap agama Islam, seperti mengubah pengucapan salam.

Tak hanya dalam ucapan salam, Muhammad Kece juga mengubah beberapa kalimat dalam ajaran Islam yang menyebut nama Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, Kece juga mengatakan Muhammad bin Abdullah dikelilingi setan dan pendusta, dan banyak pernyataannya yang mengandung unsur penistaan agama.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi periksa kelengkapan kendaraan-kartu vaksin di Lintas Sumatera
Kamis, 28 Oktober 2021 - 18:25 WIB
Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman bersama Dinas Perhubungan Pasaman memeriksa kelengkapan kendaraa...
BNNP Kepri musnahkan 9.806 butir ekstasi
Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:49 WIB
Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) memusnahkan barang bukti narkotika jen...
Polresta Surakarta serahkan SPDP dan SP2HP keluarga korban Gilang
Kamis, 28 Oktober 2021 - 15:47 WIB
Polres Kota Surakarta menyerahkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dan surat pemberi...
Polisi jadwalkan pemeriksaan Rachel Vennya pekan depan
Kamis, 28 Oktober 2021 - 14:51 WIB
Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan selebgram Rachel Vennya pekan depan terkait duga...
Polisi temukan selongsong peluru di Pospol Aceh usai ditembak OTK
Kamis, 28 Oktober 2021 - 14:18 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy membenarkan polisi menemukan selongsong peluru d...
KPK amankan dokumen kasus gratifikasi dan TPPU Puput Tantriana Sari
Kamis, 28 Oktober 2021 - 13:06 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan alat elektronik dari penggeledahan bebera...
Kejaksaan segera tetapkan tersangka kasus korupsi Terminal Bunut Hilir
Kamis, 28 Oktober 2021 - 12:53 WIB
Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, segera menetapkan tersangka terkait kasus dugaan ti...
Pos Polisi Panton Reue Aceh Barat diberondong senjata api
Kamis, 28 Oktober 2021 - 12:42 WIB
Sebuah Pos Polisi di Kecamatan Panton Reue, Kabupaten Aceh Barat, Kamis diberondong senjata api oleh...
KPK dalami pengaturan proyek oleh adik mantan Bupati Lampung Utara
Kamis, 28 Oktober 2021 - 12:19 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami berbagai proyek pekerjaan di Pemkab Lampung Utara yang ...
Kesadaran nelayan Jepara lengkapi diri dengan `life jacket` meningkat
Kamis, 28 Oktober 2021 - 11:56 WIB
Kesatuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah, mencatat kesadar...