Hyundai Staria hadir di Indonesia, bagaimana nasib H-1?
Elshinta
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 13:58 WIB |
Hyundai Staria hadir di Indonesia, bagaimana nasib H-1?
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyatakan kehadiran Staria di Indonesia tidak akan berpengaruh terhadap keberadaan H-1 yang telah terlebih dulu mengaspal.

Direktur Pemasaran HMID Erwin Djajadiputra mengatakan Hyundai Staria dan H-1 dirancang menggunakan platform yang berbeda.

"Jadi memang Hyundai Staria ini adalah dua platform yang berbeda dengan Hyundai H-1," kata Erwin dalam jumpa media secara virtual, Sabtu (21/8).


Erwin memastikan kedua produk andalan Hyundai tersebut akan tetap dipasarkan secara bersamaan. Staria, kata dia, akan menyasar market konsumen yang menginginkan MPV Premium.

Chief Operating Officer HMID Makmur menambahkan bahwa Staria adalah MPV premium yang dilengkapi fitur-fitur canggih, termasuk fitur keamanan dan keselamatan mumpuni.

"Kita menempatkan Staria ini sebagai MPV premium kami, dilengkapi dengan fitur-fitur yang sangat lengkap. Jadi ini didesain untuk orang-orang yang mempunyai mindset Larger Than Life," kata Makmur.

Staria hadir dengan dua jenis pilihan konfigurasi tempat duduk, yakni Staria Signature 7 (tujuh tempat duduk) dan Staria Signature 9 (sembilan tempat duduk).

Makmur mengatakan dua pilihan tersebut disediakan untuk memenuhi kebutuhan profesional dan pelaku bisnis, serta untuk keluarga yang ingin merasakan petualangan baru.

"Ke depannya, kami berharap Staria dapat memberikan arti baru bagi mobilitas keluarga Indonesia serta para profesional dan pebisnis," ucap Makmur.

Di pasar, Staria dijual di kisaran harga Rp888 juta hingga Rp1,02 miliar. Sementara H-1 dibanderol di kisaran Rp506 juta sampai Rp621 juta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Deretan mobil baru yang diperkirakan akan meluncur di GIIAS 2021
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:33 WIB
Ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 akan diselenggarakan ...
Bamsoet: WorldSBK pacu Mandalika jadi pusat kegiatan otomotif nasional
Rabu, 20 Oktober 2021 - 10:56 WIB
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet berharap gelaran...
Ini bahaya merokok di dalam mobil
Minggu, 26 September 2021 - 14:56 WIB
Salah satu kebiasaan buruk yang dilakukan pemilik mobil adalah merokok di dalam kabin, padahal kegia...
Genesis GV60 bakal dilengkapi pengenalan wajah untuk buka tutup pintu
Minggu, 26 September 2021 - 10:15 WIB
Merek mewah Hyundai, Genesis, akan meluncurkan teknologi `Face Connect` buatan sendiri, yang memungk...
Kiat merawat mobil dari rumah
Minggu, 26 September 2021 - 09:56 WIB
Sama seperti tubuh, mobil pun butuh untuk dirawat secara berkala agar performanya tetap baik dan ny...
Pemerintah perpanjang PPnBM 100 persen demi pemulihan ekonomi
Sabtu, 18 September 2021 - 21:56 WIB
Pemerintah resmi memperpanjang masa diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk ken...
Sepeda motor listrik diprediksi cepat berkembang di Indonesia
Kamis, 26 Agustus 2021 - 16:48 WIB
Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI), Riyanto menila...
Hyundai Staria hadir di Indonesia, bagaimana nasib H-1?
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 13:58 WIB
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyatakan kehadiran Staria di Indonesia tidak akan berpengaruh t...
Renault-Geely bermitra untuk rebut pasar mobil hybrid Asia
Selasa, 10 Agustus 2021 - 10:22 WIB
Produsen otomotif Prancis Renault Group bermitra dengan pabrikan China Geely Holding Group untuk men...
Ford, GM, Stellantis minta dukungan AS jual mobil listrik
Minggu, 08 Agustus 2021 - 10:35 WIB
Tiga pabrikan mobil besar, Ford bersama GM dan Stellantis, mengeluarkan pernyataan bersama meminta d...