Julie Sutrisno: PMT di Desa Model tidak hanya ibu hamil
Elshinta
Rabu, 18 Agustus 2021 - 16:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Julie Sutrisno: PMT di Desa Model tidak hanya ibu hamil
Sumber foto: Yos Syukur/elshinta.com

Elshinta.com - Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Model yang ada di NTT tidak hanya pada ibu hamil, tetapi diberikan juga kepada seluruh anak PAUD, seluruh anak SD, seluruh ibu menyusui dan juga kepada seluruh Balita yang ada di Desa Model (Desmod) bentukan PKK Provinsi NTT.

Hal ini dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Julie Sutrisno Laiskodat saat ditemui di Ruang Rapat Dekranasda Provinsi NTT di Kupang.

Dijelaskannya, jika sekian lama yang berhak menerima PMT itu hanya ibu hamil dalam bentuk makanan siap saji yakni biskuit, maka semenjak menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, dirinya mengharuskan para penerima PMT diberikan makanan yang dimasak oleh ibu PKK yang ada di Desa Model tersebut. 

Selanjutnya, kata Julie, seluruh bahan makanan yang disiapkan datangnya juga dari desa tersebut, sehingga di tempat itu juga terjadi perputaran ekonomi yang sudah tentu dirasakan masyarakat desa itu sendiri.

"Kami datangkan ahli gizi untuk melatih ibu-ibu PKK. Makanan yang kami berikan juga adalah makanan dengan nilai gizi tinggi. Kacangnya terbaik, dagingnya terbaik, ikannya terbaik, kelornya terbaik, sayurnya juga yang terbaik. Dan seluruh bahan makanan itu datang dari tempat itu," ujar Julie seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta, Yos Syukur, Selasa (17/8).

Anggota Komisis IV DPR RI itu menambahkan, pihaknya juga membangun kolam ikan air tawar di desa yang tergolong sulit dalam mengonsumsi ikan. 

"Tentunya tidak semua Desa Model yang ada dapat mengonsumsi ikan. Oleh karena itu pada desa ini kami membangun kolam ikan, bibitnya juga kami berikan, sehingga masyarakat juga dapat mengonsumsi ikan yang nilai gizinya sangat tinggi," sambung Julie. 

Dikatakannya, program itu merupakan bentuk tindak lanjut dari apa yang telah digagas Gubernur NTT, dalam hal ini untuk mencegah angka stunting di daerah dan juga demi pemberdayaan masyarakat. "Gubernur yang punya ide, kami eksekutornya," ujar Bunda Paud itu. 

Politisi partai NasDem itu menjelaskan, saat ini terdapat 44 Desa Model yang tersebar di seluruh wilayah NTT. Salah satu tujuan dari pemberian PMT ini untuk mengatasi masalah stunting yang cukup tinggi di NTT. 

Pemberian PMT ini, lanjutnya,  merupakan salah satu dari 16 inovasi yang saat ini telah dijalankan Tim Penggerak PKK Provinsi.

"Desa Model itu dibentuk bukan karena stuntingnya tinggi, tetapi salah satu tujuannya adalah menurunkan serta mencegah agar ke depan tidak ada lagi kasus stunting baru. Oleh karenanya kami serius dalam pemberian PMT ini. Dan mimpi ini juga yang selalu digaungkan oleh Gubernur NTT saat ini," urainya. 

Sementara Sesti Lopo, yang anaknya juga penerima PMT, mengatakan dirinya sangat bersyukur dengan adanya program ini, karena setiap pagi mulai dari hari Senin sampai Sabtu, anaknya boleh menikmati makanan bergizi yang disajikan. 

"Menu yang diberikan itu berfariasi, adakalanya ayam, ada juga ikan dan telur. Sayurnya juga berfariasi. Kelor dan bayam yang dimasak sayur bening, yang masakpun ibu ibu dari PKK setempat yang telah dilatih oleh ahli gizi," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BKKBN siapkan anggaran untuk jasa pemasangan alat kontrasepsi KB
Kamis, 30 September 2021 - 16:25 WIB
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyiapkan anggaran untuk dinas kabupaten...
BKKBN menargetkan 70 persen ibu ikuti program KB pascapersalinan
Minggu, 26 September 2021 - 15:57 WIB
Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana ...
Pemda Matim gelar kegiatan rembuk stunting
Jumat, 17 September 2021 - 18:05 WIB
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Keseh...
Pendidikan kesehatan seksual reproduksi di keluarga pondasi pemenuhan HKSR
Senin, 06 September 2021 - 21:11 WIB
Hampir dua tahun, Indonesia masih terus berjuang mengakhiri pandemi Covid-19.
YKI harapkan wanita di Langkat ikut iva test 
Kamis, 19 Agustus 2021 - 16:13 WIB
Ketua Pengurus  Cabang Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Tiorita, m...
Julie Sutrisno: PMT di Desa Model tidak hanya ibu hamil
Rabu, 18 Agustus 2021 - 16:47 WIB
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Model yang ada di NTT tidak hanya pada ibu hamil, tetapi di...
Seluk beluk vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil
Minggu, 08 Agustus 2021 - 12:46 WIB
 Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) telah merekomendasikan pemberian vaksin COVID...
POGI: Ibu hamil jangan ragu vaksinasi COVID-19
Selasa, 03 Agustus 2021 - 18:23 WIB
 Sekretaris Jenderal Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Prof. DR. Dr. Budi Wiweko...
Kini sudah ada mesin Mammomat Revelation untuk deteksi kanker payudara
Minggu, 04 Juli 2021 - 09:36 WIB
Yayasan Kanker Indonesia (YKI) telah menginstalasi mesin mamografi terbaru, bernama Mammomat Revelat...
Dokter sarankan wanita hamil trimester awal hindari sauna
Selasa, 04 Mei 2021 - 15:05 WIB
Dokter spesialis kandungan dari RS Dr Soetomo Surabaya, dr Manggala Pasca Wardhana, SpOG(K), menyata...