Tiap orang butuh 20 menit untuk `me time`
Elshinta
Jumat, 13 Agustus 2021 - 08:31 WIB |
Tiap orang butuh 20 menit untuk `me time`
Ilustrasi menyediakan waktu untuk diri sendiri (ANTARA/Shutterstock)

Elshinta.com - Setiap orang membutuhkan waktu bagi dirinya sendiri atau me time untuk menghilangkan stres dan mengisi kembali energi yang telah terbuang.

Mia Dharma, Certified Image Consultant & Professional Trainer mengatakan rasa lelah, jenuh dan stres adalah hal manusiawi yang tak dapat dihindari. Masalah ini tentu harus diatasi agar tidak berkepanjangan, caranya adalah mengontrol stres dengan menyediakan waktu untuk diri sendiri.

"Kalau jenuh ya istirahat, cari waktu 20 menit sehari untuk mencari hal-hal yang kita senangi atau sukai, ibarat seperti handphone perlu di charge. 20 menit bikin kita fresh lagi, mood jadi bagus dan lakukan lagi tanggung jawab sebagai ibu, istri dan wanita," ujar Mia dalam diskusi "Empowered Alpha Moms" pada Kamis (12/8).

Saat melepas stres banyak hal yang bisa dilakukan seperti minum kopi, nonton serial, memasak, belanja online, membaca atau hanya sekadar duduk tanpa melakukan apa-apa.

Mia mengatakan seseorang yang merasa bahagia akan menularkan energi positif bagi orang-orang di sekelilingnya, begitu juga sebaliknya. Oleh karenanya, penting untuk membuat diri sendiri nyaman sebelum menyenangkan orang lain.

"Apa yang dilakukan akan membawa dampak positif, jadi temukan hal-hal yang disukai, misalnya di rumah tetap dandan. Melakukan hal-hal yang kita senangi itu penting sebelum membuat orang lain happy, diri sendiri harus happy," kata Mia.

Lebih lanjut Mia mengatakan, setiap orang harus bisa mengatur energinya dengan seimbang untuk menjaga tingkat kewarasan. Meminta tolong orang lain dalam menghadapi masalah, juga merupakan cara untuk mengelola emosi.

"Kita harus mengakui bahwa kita butuh orang lain, jadi namanya wanita hebat, wanita kuat bukan berarti dia harus tampil sendiri tapi di satu sisi harus berani minta tolong. Itu buat support system dan pasti punya me time," ujar Mia.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kader masjid Langkat terima orientasi stunting
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:46 WIB
Sebagai upaya percepatan, pencegahan dan penurunan stunting berbasis masjid, melalui komunikasi anta...
Terus lawan Covid-19, Pemkot Depok gelar semarak Germas Goes to School
Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:10 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Goes to School unt...
Tiingkatkan kesehatan tulang dengan senam dan jaga asupan nutrisi
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:59 WIB
Banyak cara untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan tulang; mulai dari edukasi asupan nutrisi h...
Tanaman herba ini bisa bantu terapi pasien COVID-19
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:23 WIB
Tanaman hias Gardenia jasminoides (kacapiring) hingga adas ternyata memiliki kemampuan untuk meng...
Proses osteoporosis bisa terjadi di usia 30 tahun
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:11 WIB
Proses osteoporosis bisa menyerang siapa saja bahkan di usia muda dan produktif seperti 30 tahun-an ...
Mengenal kanker kepala dan leher
Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:45 WIB
Kanker kepala dan leher yang bersifat ganas, dampaknya dapat mengubah bentuk wajah secara fisik baik...
Tindakan bedah minimal invasif untuk koreksi kelainan bentuk tulang
Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:30 WIB
Tindakan limb lengthening & reconstruction yang tergolong metode pembedahan minimal invasif bisa m...
Kejar vaksinasi untuk terlindung dari COVID-19
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:20 WIB
Pandemi COVID-19 belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, namun salah satu cara agar terlindung da...
Strategi unik Inggris bantu warganya berhenti merokok
Senin, 18 Oktober 2021 - 08:59 WIB
Pemerintah Inggris menggunakan pendekatan berbeda untuk mengurangi angka perokok antara lain dengan ...
Tiga vaksin COVID-19 ini tak perlu `booster` hingga 8 bulan
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Tiga vaksin COVID-19 yakni Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson masih menunjukkan tanda respons imu...