Pfizer Indonesia luncurkan program Pfizer Biotech Fellowship
Elshinta
Selasa, 10 Agustus 2021 - 14:37 WIB |
Pfizer Indonesia luncurkan program Pfizer Biotech Fellowship
Tangkapan layar Direktur Kebijakan dan Hubungan Masyarakat Pfizer Indonesia Bambang Chriswanto dalam media briefing `Peluncuran Pfizer Biotech Fellowship` secara daring di Jakarta, Selasa (10/8/2021). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Elshinta.com - Pfizer Indonesia akan meluncurkan sebuah program bernama Pfizer Biotech Fellowship untuk meningkatkan sumber daya manusia di Indonesia yang berkualitas khususnya di bidang bioteknologi kesehatan.

“Pfizer meyakini bahwa pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan faktor pertama dan utama bila mana kita berbicara tentang bio teknologi kesehatan,” kata Direktur Kebijakan dan Hubungan Masyarakat Pfizer Indonesia Bambang Chriswanto dalam media briefing “Peluncuran Pfizer Biotech Fellowship” secara daring di Jakarta, Selasa.

Bambang mengatakan tujuan diadakannya program tersebut adalah untuk mendorong putra putri Indonesia agar terus memperdalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta membangkitkan daya inovasi dan kreasi salah satunya melalui riset dan teknologi di bidang bioteknologi.

“Selain meningkatkan daya saing bangsa, kesiapan sumber daya manusia dalam demokrasi bioteknologi kesehatan itu dapat membantu mengurangi beban negara dan masyarakat maupun risiko penyakit menular atau tidak menular,” kata dia menjelaskan tujuan dari diadakannya program tersebut.
 

Dalam program tersebut, akan diadakan sejumlah acara seperti kegiatan Mentoring dan Bootcamp, pemberian beasiswa strata-1 (S1) dan strata-2 (S2), Capacity Building, dan diskusi bersama komunitas peneliti global dan nasional.

“Mahasiswa S1 dan S2 yang lulus seleksi, dapat berbagi pengetahuan dengan periset internasional. Salah satunya adalah dari Multi Resource Clinical Trial and Center of Rhythm and Women's Hospital and Harvard,” ujar dia.

Direktur Eksekutif Tenggara Strategics Riyadi Suparno mengatakan sudah 11 universitas di Indonesia yang telah bergabung dalam program Pfizer Biotech Fellowship.

“Tujuan utama dari program ini adalah untuk berkontribusi ke sektor bioteknologi Indonesia khususnya bioteknologi kesehatan. Saat ini ada 11 universitas yang punya program bioteknologi kesehatan baik S1 maupun S2 dan semuanya ikut berpartisipasi dalam program ini,” kata dia.

Sebelas universitas yang dimaksud antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjajaran, Universitas Andalas, Universitas Surabaya dan Universitas Atma Jaya.

Lebih lanjut Riyadi menjelaskan, program ini akan dibagi menjadi tiga kategori untuk setiap jenjang pendidikan universitas, yakni Undergraduate Program untuk pendidikan S1, Graduate Educated Grants untuk pendidikan S2, dan Training of Trainers untuk para dosen serta peneliti.

“Programnya sendiri kita sudah mulai dari bulan Juli kemarin, yaitu kita sudah menerima submittion atau partisipasi dari para peserta baik S1 atau S2, juga nominasi untuk para dosen dan peneliti untuk ikut program ini,” kata dia sambil menjelaskan saat ini sudah mulai menerima pendaftaran peserta.

Riyadi mengungkapkan program tersebut secara resmi diluncurkan pada tanggal 12 Agustus 2021 dan dilanjutkan dengan seminar virtual dengan judul “Penguatan SDM Bioteknologi Kesehatan Resiliensi Sistem Kesehatan Nasioanal”, yang akan dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Prof. Ir. Nizam selaku Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi.

“Nanti tanggal 12 Agustus hari Kamis, kita ada grand launching yang akan dihadiri oleh Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan --yang nanti akan diwakilkan--, tapi Pak Budi Sadikin akan hadir,” kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kader masjid Langkat terima orientasi stunting
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:46 WIB
Sebagai upaya percepatan, pencegahan dan penurunan stunting berbasis masjid, melalui komunikasi anta...
Terus lawan Covid-19, Pemkot Depok gelar semarak Germas Goes to School
Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:10 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Goes to School unt...
Tiingkatkan kesehatan tulang dengan senam dan jaga asupan nutrisi
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:59 WIB
Banyak cara untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan tulang; mulai dari edukasi asupan nutrisi h...
Tanaman herba ini bisa bantu terapi pasien COVID-19
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:23 WIB
Tanaman hias Gardenia jasminoides (kacapiring) hingga adas ternyata memiliki kemampuan untuk meng...
Proses osteoporosis bisa terjadi di usia 30 tahun
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:11 WIB
Proses osteoporosis bisa menyerang siapa saja bahkan di usia muda dan produktif seperti 30 tahun-an ...
Mengenal kanker kepala dan leher
Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:45 WIB
Kanker kepala dan leher yang bersifat ganas, dampaknya dapat mengubah bentuk wajah secara fisik baik...
Tindakan bedah minimal invasif untuk koreksi kelainan bentuk tulang
Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:30 WIB
Tindakan limb lengthening & reconstruction yang tergolong metode pembedahan minimal invasif bisa m...
Kejar vaksinasi untuk terlindung dari COVID-19
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:20 WIB
Pandemi COVID-19 belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, namun salah satu cara agar terlindung da...
Strategi unik Inggris bantu warganya berhenti merokok
Senin, 18 Oktober 2021 - 08:59 WIB
Pemerintah Inggris menggunakan pendekatan berbeda untuk mengurangi angka perokok antara lain dengan ...
Tiga vaksin COVID-19 ini tak perlu `booster` hingga 8 bulan
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Tiga vaksin COVID-19 yakni Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson masih menunjukkan tanda respons imu...