Kominfo bahas tata kelola data digital dengan OECD
Elshinta
Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:30 WIB |
Kominfo bahas tata kelola data digital dengan OECD
Logo Kominfo (Kominfo.go.id)

Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika bertemu secara virtual dengan delegasi Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), membahas tata kelola data digital.

"Indonesia terbuka untuk kerja sama yang saling memperkuat dengan OECD. Kami menyambut baik dukungan OECD terhadap Presidensi Indonesia untuk melakukan pembahasan mengenai Cross-border Data Flow and Data Free Flow with Trust," kata Sekretaris Jenderal Kominfo, Mira Tayyiba, dalam keterangan pers, dikutip Kamis.

Dalam pertemuan itu, Mira menjelaskan mengenai perhatian Indonesia istilah 'lawfulness, fairness, and transparency' yang merujuk pada General Data Protection Regulation (GDPR) Uni Eropa. “Dapat dipahami bahwa ketiga prinsip tersebut berkorelasi dan tidak dapat dipertukarkan,” ujarnya.

Prinsip-prinsip 'lawfulness' dan 'fairness' juga tercermin dalam Resolusi Majelis Umum PBB yang diadopsi 45/95 tanggal 14 Desember 1990 tentang Guidelines for the Regulation of Computerized Personal Data Files.

“Indonesia juga ingin tahun depan mengajukan prinsip 'reciprocity', yang menunjukkan perlunya tolok ukur kebutuhan perlindungan data sebagai salah satu basis aliran data lintas batas,” jelas dia.

Dalam pertemuan tersebut, Mira juga memaparkan empat isu prioritas Indonesia dalam Kepresidenan G20 di tahun 2022 yaitu konektivitas dan pemulihan pasca pandemi, keterampilan juga literasi digital, pertukaran data antarnegara serta peningkatan satuan tugas ekonomi digital menjadi kelompok kerja ekonomi digital.

“Dalam isu Konektivitas dan Pemulihan Pasca Covid-19, Indonesia mengharapkan pengarusutamaan masalah konektivitas manusia dan perluasan Liga Inovasi Digital G20 ke Jaringan Inovasi Digital G20,” jelasnya.

Adapun mengenai Isu Keterampilan Digital dan Literasi Digital, Sekjen Mira menyatakan Indonesia menargetkan akan dapat terwujud Toolkit G20 tentang Keterampilan Digital dan Pengukuran Literasi Digital.

“Untuk Cross-border Data Flow dan Data Free Flow with Trust, Indonesia memiliki perhatian pada divergensi pemahaman terhadap istilah 'trust' pada cross border data flow, serta pembahasan lebih lanjut mengenai prinsip lawlfulnessfairnesstransparency, dan reciprocity,” kata dia.

Isu keempat berkaitan dengan peningkatan Digital Economy Task Force menjadi Digital Economy Working Group.

“Isu itu telah direfleksikan dalam deklarasi tahun ini dan akan diadopsi oleh Pertemuan Menteri Digital G20 besok. Indonesia akan menjadi ketua pertama dari Working Group tersebut," kata Mira.

Kominfo mengapresiasi OECD yang telah mendukung pengembangan ekonomi digital di kerangka G20 sejak Kepresidenan Tiongkok pada tahun 2016. OECD juga menyampaikan dukungan penuh DEWG untuk menjadi muara bagi pembahasan isu ekonomi digital yang bersifat lintas sektoral di working group lain, seperti ketenagakerjaan dan pendidikan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KA Ranggajati beroperasi kembali setiap akhir pekan
Kamis, 23 September 2021 - 15:00 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasionalkan kembali perjalanan Kereta Api (KA) Ranggajati r...
Sri Mulyani sebut 129,48 juta dosis vaksin COVID-19 telah disuntikkan
Kamis, 23 September 2021 - 11:33 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan sebanyak 129,48 juta dosis vaksin COVID-19 telah ...
BMKG: Mayoritas wilayah Indonesia cerah berawan
Kamis, 23 September 2021 - 09:25 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Indones...
Presiden Jokowi dorong penguatan sistem ketahanan kesehatan dunia
Kamis, 23 September 2021 - 08:45 WIB
Presiden RI Joko Widodo mendorong penguatan arsitektur sistem ketahanan kesehatan dunia, baik di neg...
Suku Moi di kampung Segun-Sorong menolak investor sawit
Kamis, 23 September 2021 - 08:30 WIB
Masyarakat adat suku Moi di kampung Segun Distrik Segun kabupaten Sorong Papua Barat, berkomitmen un...
TNI AL vaksinasi masyarakat Sorong di KRI dr Soeharso 990
Kamis, 23 September 2021 - 06:15 WIB
TNI Angkatan Laut melakukan \\\"Serbuan Vaksinasi\\\" bagi masyarakat maritim di Kota Sorong, Papua ...
Polisi syariat jaring puluhan warga berbusana ketat di Aceh Barat
Kamis, 23 September 2021 - 06:01 WIB
Petugas polisi syariat Wilayatul Hisbah menjaring puluhan pengguna jalan karena kedapatan berbusana ...
Reisa: Vaksinasi COVID-19 syarat penting transisi pandemi jadi endemi
Rabu, 22 September 2021 - 23:30 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto As...
Pemkot Palangka Raya serahkan bantuan perahu untuk 21 nelayan
Rabu, 22 September 2021 - 23:01 WIB
Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah menyerahkan bantuan perahu untuk 21 n...
Gibran akan tutup sekolah jika muncul klaster COVID-19
Rabu, 22 September 2021 - 21:15 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memastikan akan langsung menutup sekolah jika muncul klas...
Live Streaming Radio Network