Kemendag angkat rempah andaliman lebih dikenal dunia
Elshinta
Rabu, 04 Agustus 2021 - 18:20 WIB |
Kemendag angkat rempah andaliman lebih dikenal dunia
Petani memetik buah andaliman di kawasan perkebunan Desa PS Lumban Julu, Kabupaten toba, Sumatera Utara (ANTARA FOTO)

Elshinta.com - Kemendag mengangkat andaliman, salah satu jenis rempah asal Sumatera Utara, yang dikembangkan sebagai rempah berkualitas yang berpotensi menjadi komoditas unggulan ekspor nasional.

“Andaliman merupakan salah satu rempah-rempah Indonesia yang memiliki potensi ekspor yang sangat besar. Untuk itu, diperlukan pengembangan produk agar sesuai dengan permintaan pasar internasional,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi lewat keterangannya di Jakarta, Rabu.

Didi menegaskan, rempah-rempah Indonesia yang bernilai tambah dapat meningkatkan daya saing di pasar ekspor.

Sementara itu, Plt Direktur Pengembangan Produk Ekspor Marolop Nainggolan menyampaikan, andaliman harus memiliki nilai jual dan nilai tambah serta keunikan yang menjadikan identitas merek produk agar dapat bersaing dengan produk rempah-rempah lainnya.

Untuk itu, diperlukan pengolahan yang tepat sesuai dengan permintaan pasar internasional.

"Selain itu, dibutuhkan pengetahuan produk yang mendalam untuk pengembangan komoditas andaliman ini, termasuk aspek program jangka pendek dan jangka panjang, strategi pemasaran yang tepat, persyaratan yang dibutuhkan untuk pasar ekspor, serta sertifikasi produk yang diperlukan untuk menembus pasar ekspor,” ujar Marolop dalam seminar web dengan tema “Pengembangan Produk Andaliman Untuk Ekspor” pada Jumat (30/7).

Andaliman tidak boleh hanya dikenal masyarakat Batak Toba saja, tetapi harus menyasar pasar yang lebih luas.

“Melalui webinar ini, masyarakat dan para pelaku usaha lebih mengenal andaliman sebagai salah satu rempah-rempah potensial Indonesia. Webinar ini diharapkan dapat memberikan hasil berupa penjajakan kesepakatan bisnis (bussiness matching) yang menjadi target agenda dalam kegiatan ini,“ ungkapnya.

Webinar diikuti oleh 122 peserta yang berasal dari kementerian lembaga terkait, Dinas yang membidangi perdagangan di Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumatra Utara, perwakilan perdagangan di luar negeri, akademisi, diaspora, serta pembudidaya dan pelaku bisnis dan ekspor Andaliman.

Hadir sebagai narasumber yaitu Ketua Asosiasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Provinsi Sumatera Utara sekaligus eksportir kopi dan rempah, Ujiana Sianturi; serta Kepala Strategic Business Unit Sertifikasi & Eco Framework (SBU SERCO) PT Sucofindo Persero Nurbeta Kurniawan.

Ujiana memaparkan strategi pengembangan produk andaliman dalam jangka pendek dan jangka panjang. Selain itu, memaparkan faktor yang mempengaruhi pengembangan produk, strategi pemasaran tujuan ekspor, serta persyaratan ekspor yang terdiri dari mutu produk, dokumen ekspor, kuantitas produk, harga, serta nilai tambah suatu produk.

“Untuk mengembalikan kejayaan andaliman dan membuat branding andaliman mendunia maka harus didukung semua pemangku kepentingan terkait, baik itu oleh pemerintah, petani, eksportir, forwarder, dan trader,“ ungkap Ujiana.

Sementara itu, Nurbeta Kurniawan memaparkan regulasi dan standar keamanan pangan dalam menembus pasar internasional.

Dalam paparannya disampaikan standar yang harus dipenuhi yang terdiri dari Good Manufacturing Practice (GMP), Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000, Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dan Organik, persyaratan keamanan pangan untuk pasar global, kriteria mutu pangan, dan jaminan mutu.

Dalam penerapan sistem mutu, hal-hal yang harus dipenuhi mencakup teknis mutu, uji laboratorium, dan inspeksi.

“Dalam penerapan mutu terdapat tantangan internal dan eksternal yang harus diatasi agar proses berjalan secara maksimal. Untuk menjawab tantangan tersebut, perlu digalakkan program pendampingan dan kolaborasi dengan UMKM melalui bimbingan teknis kepada untuk membangun kompetisi tersebut,“ jelas Beta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kementerian diminta tindak lanjuti pertemuan Presiden dengan peternak
Kamis, 23 September 2021 - 13:39 WIB
Kalangan peternak unggas meminta lembaga terkait yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Perdaganga...
Rupiah Kamis pagi menguat 3 poin
Kamis, 23 September 2021 - 09:59 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat 3 poin
IHSG Kamis dibuka menguat 9,38 poin
Kamis, 23 September 2021 - 09:48 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat 9,38 poin
Indef: Kebijakan RPIM akan sasar perbankan yang berfokus ke UMKM
Rabu, 22 September 2021 - 22:30 WIB
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan kebijakan Rasi...
Atasi sejumlah masalah, peternak uggas perkuat konsolidasi
Rabu, 22 September 2021 - 19:14 WIB
Sekjen (Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara) PPUN Kadma Widjaya menyebut pihaknya bersama perwakil...
Peternak ayam petelur di Malang terpaksa lakukan afkir dini
Rabu, 22 September 2021 - 16:32 WIB
Peternak ayam petelur di wilayah Malang, Jawa Timur, terpaksa harus melakukan afkir dini untuk ayam ...
Dikawal Jamintel dan Bareskrim, Proyek Olefin TPPI dinilai sesuai prosedur 
Rabu, 22 September 2021 - 13:58 WIB
Seluruh proses tender proyek Revamping Aromatic dan New Olefin PT Trans Pasific Petrochemical Indota...
Rupiah Rabu pagi melemah 2 poin
Rabu, 22 September 2021 - 09:52 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah 2 poin
IHSG Rabu dibuka melemah 0,45 poin
Rabu, 22 September 2021 - 09:29 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu dibuka melemah 0,45 poin
Menteri Investasi sebut kepercayaan dunia terhadap Indonesia membaik
Selasa, 21 September 2021 - 21:01 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut kepercaya...
Live Streaming Radio Network