Pemerintah berikan BSU untuk penerima upah Rp3,5 juta/bulan
Elshinta
Sabtu, 31 Juli 2021 - 15:37 WIB |
Pemerintah berikan BSU untuk penerima upah Rp3,5 juta/bulan
Menakertrans Ida Fauziah (tengah kiri) menerima secara simbolis data pekerja calo penerima Batuan Subsidi Upah (BSU) dari Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo (tengah kanan) di Jakarta, Jumat (30/7/2021). (ANTARA/Erafzon Saptiyulda AS/ho bpjamsostek)

Elshinta.com - Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2021 dengan salah satu syarat, yakni maksimal gaji pekerja penerima Rp3,5 juta per bulan dan jika upah minimum setempat lebih tinggi, maka mengacu pada upah minimum yang berlaku.

Sementara untuk masa kepesertaan aktif BPJAMSOSTEK ditentukan hingga bulan Juni 2021, demikian rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu (31/7).

Penyaluran dana BSU ini diberikan kepada pekerja terdampak di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 di seluruh Indonesia.

Rekening bank yang bisa menerima BSU ini hanya yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BTN. Besaran BSU tahun 2021 mencapai Rp500 ribu selama 2 bulan yang diberikan sekaligus atau total mencapai Rp 1 juta.

Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo menyatakan dipercayakannya lagi pihaknya untuk menyediakan data pekerja penerima BSU menunjukkan pentingnya data Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang valid.

Data kepesertaan BPJAMSOSTEK tersebut merupakan bank data pekerja terbesar di Indonesia.

Untuk itu Anggoro mengingatkan pemberi pekerja untuk tertib kepesertaan dan selalu menjaga validitas datanya. Para pekerja juga harus selalu memastikan telah mendapat perlindungan BPJAMSOSTEK.

"Dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, pekerja terlindungi dari risiko kerja, dan juga mendapatkan nilai tambah, seperti BSU. Pastikan kepesertaan tertib melalui aplikasi BPJSTKU dan cek di HRD masing-masing," kata Anggoro.

Untuk mempermudah penyaluran BSU, pekerja yang belum memiliki rekening Bank Himbara akan dibukakan rekening secara kolektif, dengan memenuhi beberapa kebutuhan data tertentu.

"Kantor Cabang kami akan berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk mengumpulkan secara kolektif 7 mandatory data untuk syarat pembukaan rekening Bank Himbara, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, tanggal lahir, alamat pemberi kerja, nama ibu kandung, nomor telepon selular dan alamat email. Mohon kerjasama pihak perusahaan agar proses ini dapat berjalan lancar," ujar Anggoro.

Penyerahan data BSU dilakukan secara bertahap kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

BPJAMSOSTEK, pada Jumat (30/7), menyerahkan 1 juta data peserta tahap pertama ke Kemnaker. "Kami harapkan proses penyampaian data dapat selesai pada Agustus 2021," ucap Anggoro.

Kantor cabang BPJAMSOSTEK seluruh Indonesia sebagai garda terdepan pengumpulan tersebut menyatakan siap melaksanakan tugas tersebut agar pekerja yang berhak menerima bantuan tersebut.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Mampang Ali Mugni T mengatakan sudah berkoordinasi dengan perusahaan peserta di wilayah kerjanya untuk penyediaan data pekerja yang dibutuhkan.

"Kami siap mengumpulkan data yang valid agar BSU tepat sasaran dan perusahaan diharapkan membantunya dengan mendaftarkan seluruh pekerjanya dan tertib iuran," ucap Ali.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wagub DKI sebut tidak ada lagi antrean pasien COVID-19 di rumah sakit
Minggu, 19 September 2021 - 20:45 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan saat ini tidak ada antrean pasien COVID-19 d...
Pemkot Jaksel ajak warga pilah sampah saat `World Cleanup Day`
Minggu, 19 September 2021 - 07:45 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengajak warga untuk menggalakkan aksi memilah sampah dari rumah pad...
Sejumlah wilayah di Jakarta diguyur hujan pada siang dan malam hari
Minggu, 19 September 2021 - 06:01 WIB
Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan di sejumlah wilayah DKI Jakarta di...
Wagub DKI: Satpol PP telusuri pelaku vandalisme instalasi seni sepatu
Minggu, 19 September 2021 - 00:01 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta sedang menelusuri pelaku vandalisme di...
Setu Babakan belum buka layanan untuk pengunjung
Sabtu, 18 September 2021 - 20:59 WIB
Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Jakarta Selatan, belum membuka layanan unt...
Kasus dugaan korupsi di Damkar Kota Depok masuk tahap penyidikan 
Sabtu, 18 September 2021 - 20:07 WIB
Dua dugaan tindak korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok masih terus berlanjut di Ke...
Vaksinasi Covid-19 sasar daerah pelosok di Kabupaten Tangerang
Sabtu, 18 September 2021 - 19:37 WIB
Berbagai cara dilakukan untuk menciptakan herd immunity dalam pencegahan penularan Covid-19. Seperti...
Polisi bongkar sindikat prostitusi online di Kabupaten Tangerang
Sabtu, 18 September 2021 - 18:34 WIB
Satuan Unit Reskrim Polsek Cisoka, Polresta Tangerang, Polda Banten membongkar sindikat prostitusi o...
Kajari: Kasus korupsi Disdik Kota Depok masuk tahap penuntutan 
Sabtu, 18 September 2021 - 17:36 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Depok Sri Kuncoro memastikan, kasus korupsi dengan kerugian n...
Pemkot Depok bantu uang warga miskin dengan Kartu Depok Sejahtera
Sabtu, 18 September 2021 - 17:15 WIB
Pemkot Depok meluncurkan dua jenis Kartu Depok Sejahtera (KDS) berupa kartu akses uang bantuan sosia...
Live Streaming Radio Network