Pengamat dorong penguatan penerbangan perintis
Elshinta
Jumat, 30 Juli 2021 - 16:47 WIB |
Pengamat dorong penguatan penerbangan perintis
Sejumlah pesawat perintis yang melayani rute penerbangan ke wilayah pedalaman Papua parkir di apron sisi selatan Bandara Timika. (ANTARA/Evarianus Supar)

Elshinta.com - Pengamat penerbangan Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mendorong penguatan penerbangan perintis sebagai upaya pengembangan jejaring perhubungan udara di Indonesia.

"Berulang kali saya mengatakan bahwa kita membutuhkan flag carrier, kita membutuhkan penerbangan perintis, kita membutuhkan penerbangan carter, kita membutuhkan penerbangan kargo. Itu semuanya dalam bingkai jejaring perhubungan udara untuk archipelagic island," ujar Chappy dalam webinar, Jumat.

Menurut dia, terdapat kesalahan arah dalam upaya mengembangkan jejaring perhubungan udara di Indonesia.

Sejak awal, kata dia, jejaring perhubungan udara dikembangkan dengan menggunakan pesawat besar sekelas Boeing 737, padahal infrastruktur dan kesiapan SDM belum bisa mengikuti dengan baik.

Hal itu membuat pesawat besar kerap mengalami insiden saat mendarat maupun lepas landas di bandara yang memiliki infrastruktur terbatas.

"Itu sebabnya banyak pemaksaan-pemaksaan dengan infrastruktur yang terbatas itu dengan menggunakan pesawat sekelas 737, kita sering mendengar hampir tiap hari beberapa tahun yang lalu itu keluar landasan," kata Chappy.

Dia berpandangan Indonesia harus semakin memperkuat penerbangan perintis. Selain sudah memadai dari segi infrastruktur, pesawat perintis juga cocok untuk negara kepulauan seperti Indonesia.

"Penerbangan-penerbangan yang dimulai dari kelas penerbangan perintis ini yang akan bisa mengembangkan negara ini sebagai negara kepulauan untuk menjadi lebih maju lagi," ujar Chairman Indonesia Center for Air Power Studies itu.

Lebih lanjut Chappy menambahkan bahwa masukan yang diberikan dalam membangun jejaring perhubungan udara merupakan wujud perhatian komprehensif terhadap industri penerbangan.

Dia mengatakan bahwa jejaring perhubungan udara bagi sebuah negara kepulauan seperti Indonesia merupakan satu hal yang perlu menjadi perhatian utama.

"Kita memang seharusnya memulai dari sebuah starting line dengan komitmen, dengan melihat potensi yang kita miliki sehingga benar-benar kita bisa berkonsentrasi atau fokus kepada apa yang kita inginkan," ucap dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kadis Budpar Sumut apresiasi audiensi DKSU
Senin, 18 Oktober 2021 - 22:13 WIB
Kadis Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Provinsi Sumut Zumry Sultony didampingi Kabid Budaya Elida ...
  Wali Kota Magelang ingatkan PNS agar jaga amanah
Senin, 18 Oktober 2021 - 20:57 WIB
Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz berpesan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pe...
Menkes: Varian obat baru beri harapan menuju endemi
Senin, 18 Oktober 2021 - 20:10 WIB
 Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengemukakan varian obat antivirus baru yang sedang dikem...
Aktif pantau situasi wilayah, Babinsa terus melaksanakan pendataan Covid-19
Senin, 18 Oktober 2021 - 18:14 WIB
Babinsa Koramil 03/Dwt Kodim 0103/Aceh Utara, Serka Boby Bersama rekannya melakukan pendampingan kep...
Pemprov Kepri minta Bandara Hang Nadim Batam siapkan alat TCM
Senin, 18 Oktober 2021 - 17:48 WIB
Pemperintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta Bandara Hang Nadim Batam segera menyiapkan alat ...
Warga Kota Lhokseumawe ikut vaksin Covid-19 di Polres Lhokseumawe
Senin, 18 Oktober 2021 - 16:36 WIB
Sejumlah warga dari berbagai wilayah di Kota Lhokseumawe memanfaatkan kesempatan di akhir pekan untu...
Mentan minta badan karantina kawal ekspor dan lebih kreatif
Senin, 18 Oktober 2021 - 13:59 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo minta jajaran Badan Karantina Pertanian (Barantan) untuk terus...
Pengamat: Penggunaan APBN bisa jadi solusi penyelesaian kereta cepat
Senin, 18 Oktober 2021 - 13:11 WIB
Pengamat BUMN Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto menilai keputusan pemerintah menggunakan APBN ...
Penyeberangan Nunukan-Tawau, Malaysia segera dibuka
Senin, 18 Oktober 2021 - 12:35 WIB
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menanggapi informasi akan dibukanya kembali penyeberangan Nunuka...
Dinkes Surabaya terapkan tiga strategi cegah kekerdilan
Senin, 18 Oktober 2021 - 10:08 WIB
Dinas Kesehatan Kota Surabaya menerapkan tiga strategi untuk mencegah anak terlahir dengan masalah k...
Live Streaming Radio Network