Kemenkumham: Puluhan anak di Jateng putus sekolah saat jalani hukuman
Elshinta
Jumat, 30 Juli 2021 - 16:11 WIB |
Kemenkumham: Puluhan anak di Jateng putus sekolah saat jalani hukuman
Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng A. Yuspahruddin. ANTARA/elshinta.com

Elshinta.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Wilayah Jawa Tengah mencatat puluhan anak yang sedang menjalani hukuman pidana di provinsi ini terpaksa putus sekolah.

"Hingga Juli 2021, dari 240 anak yang menjalani proses hukum, terdapat 45 anak yang harus putus sekolah," kata Kepala Kemenkumham Wilayah Jawa Tengah Yuspahruddin saat membuka Webinar "Pendidikan Anak Berkonflik dengan Hukum, Haruskan Terhenti?" di Semarang, Jumat.

Dari jumlah sebanyak itu, penyebab terbesar anak berkonflik dengan hukum yang harus putus sekolah itu adalah mengundurkan diri.

Penyebab lainnya, lanjut dia, anak dikeluarkan dan diminta keluar oleh pihak sekolah.

Ia menjelaskan alasan anak berkonflik dengan hukum ini harus putus sekolah karena adanya stigma di tengah masyarakat untuk menghindari tercemarnya nama baik sekolah.

Padahal, lanjut dia, anak berkonflik dengan hukum ini juga merupakan korban.

"Anak perlu perhatian lebih. Anak tetap berhak untuk memperoleh pendidikan," katanya.

Ia menambahkan bahwa anak berkonflik dengan hukum ini juga harus mendapat penanganan yang bersifat humanis.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Peduli pendidikan generasi muda, Satgas TNI bagikan tas sekolah dan alat tulis
Minggu, 19 September 2021 - 15:35 WIB
Generasi muda diharapkan menjadi manusia berkualitas, mampu memimpin serta memelihara kesatuan dan p...
Pemkot Bandung hibahkan bus untuk Yayasan Daarut Tauhid
Minggu, 19 September 2021 - 11:55 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan hibah berupa bus kepada Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan ...
 Kulminasi akhir program SMAN 1 Kintamani libatkan guru dan orang tua siswa 
Sabtu, 18 September 2021 - 15:25 WIB
Pendidikan adalah hal yang penting untuk kemajuan suatu bangsa, melalui pendidikan suatu bangsa mela...
 UWG Malang gelar vaksinasi Covid-19 untuk warga
Sabtu, 18 September 2021 - 13:13 WIB
Universitas Widyagama (UWG) Malang menyelenggarakan vaksinasi. Kegiatan tersebut digelar hasil kerja...
Ahli ungkap latar belakang 87 persen mahasiswa salah jurusan
Kamis, 16 September 2021 - 22:03 WIB
Ahli observasi anak sekaligus penemu talents observation Andri Fajria ketika tampil dalam webinar ...
Bupati Zaki dampingi Wapres Ma`ruf Amin tinjau pelaksanaan PTM di Tangerang
Kamis, 16 September 2021 - 19:51 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin meninjau pelaksanaan pemb...
Sebanyak 128 anak Jambi kehilangan orang tua kandung akibat COVID-19
Kamis, 16 September 2021 - 12:32 WIB
Sebanyak 128 anak di Provinsi Jambi kini kehilangan orang tua kandungnya karena meninggal dunia akib...
Satuan pendidikan wajib PTM bila pendidik sudah 100 persen divaksin
Kamis, 16 September 2021 - 11:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengemuka...
 PTM disediakan tempat cuci tangan dan termogen banyak
Rabu, 15 September 2021 - 16:15 WIB
Hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SMP Negeri 9 Salatiga, Jawa Tengah menyediakan tempat cuc...
Guru wajib ingatkan siswa patuh prokes
Selasa, 14 September 2021 - 21:14 WIB
Pelaksanaan pemberlajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendapatkan pengawasa...
Live Streaming Radio Network