KPPU masih temukan kelangkaan obat terapi COVID-19 di berbagai daerah
Elshinta
Jumat, 30 Juli 2021 - 15:00 WIB |
KPPU masih temukan kelangkaan obat terapi COVID-19 di berbagai daerah
Tim Satuan Reskrim Polres Madiun Kota mengecek ketersediaan obat untuk terapi pasien COVID-19 di sejumlah apotek di Kota Madiun guna mengantisipasi aksi pembelian berlebihan, Rabu (14/7/2021). ANTARA/Louis Rika.

Elshinta.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) masih menemukan kelangkaan obat terapi COVID-19, oksigen serta tabung oksigen di sejumlah daerah di Indonesia.

"Kami menemukan barang-barang tersebut langka di pasaran sehingga harganya melambung. Namun, sepanjang perjalanan, kami terus melakukan monitoring ternyata masih ditemukan hal-hal seperti di awal, masih langka, harga mahal," kata Komisioner KPPU Ukay Karyadi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat.

KPPU telah meminta keterangan sejumlah pihak termasuk regulator, produsen obat, produsen gas (terkait oksigen), distributor, rumah sakit dan apotek untuk memantau harga dan pasokan obat terapi COVID-19 sejak pemberlakuan PPKM Darurat awal Juli lalu.

Berdasarkan hasil pemantauan, ditemukan bahwa masih terdapat obat yang dijual di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), kelangkaan pasokan obat dan oksigen terutama di wilayah Sumatera Bagian Selatan, Jawa dan Bali hingga ke sejumlah wilayah Indonesia Timur.

Direktur Ekonomi KPPU Zulfirmansyah dalam kesempatan yang sama, menjelaskan kelangkaan obat terapi COVID-19 di wilayah Kalimantan, Sulawesi serta kawasan Indonesia timur disebabkan akibat distribusi yang terhambat atau karena jauhnya dari sentra produksi gas (oksigen).

Ia juga mencatat ada ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan (supply dan demand) terutama di daerah dengan kasus aktif yang tinggi seperti wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Kelangkaan obat di apotek juga diduga diakibatkan Pedagang Besar Farmasi (PBF) lebih mengutamakan pasokan ke rumah sakit karena rumah sakit banyak menangani gejala berat. Tapi ini membuat yang isoman tidak bisa mengakses rumah sakit dan klinik yang juga butuh obat," katanya.

Di sisi lain, Zulfirmansyah juga menilai tingginya ketergantungan Indonesia pada bahan baku impor membuat produksi obat dalam negeri terhambat.

"Ada obat yang diproduksi lokal tapi bahan pokoknya impor, lebih dari 90 persen. Bahkan ada jenis obat yang impor. Adanya larangan atau penghentian ekspor dari negara asal semakin memperlambat akselerasi pembuatan obat di dalam negeri atau importasi obat jadi," pungkas Zulfirmansyah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rupiah Selasa pagi melemah 10 poin
Selasa, 21 September 2021 - 09:47 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah 10 poin
IHSG Selasa dibuka melemah 26,52 poin
Selasa, 21 September 2021 - 09:36 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka melemah 26,52 poin
Geliat bisnis payung promosi sambut musim hujan
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Saat ini banyak perusahaan yang semakin peduli  mempersiapkan strategi bisnisnya dengan berpromosi ...
Indonesia perkuat interaksi bisnis dengan Eropa Tengah, Eropa Timur
Senin, 20 September 2021 - 23:30 WIB
Pemerintah Indonesia berupaya memperkuat interaksi bisnis dengan kawasan Eropa Tengah dan Eropa Timu...
Presiden: Fasum Rusun Pasar Rumput permudah aktivitas ekonomi
Senin, 20 September 2021 - 15:08 WIB
Presiden RI Joko Widodo menyebut keberadaan fasilitas sosial dan fasilitas umum di Rumah Susun (Rusu...
Pemkot Bandung kembali gelar Pasar Kreatif Bandung 2021
Senin, 20 September 2021 - 14:35 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat kembali menggelar Pasar Kreatif Bandung 2021 hingga Nov...
Pertamina Patra Niaga: Informasi harga solar industri resmi dapat dicek melalui PCC 135
Senin, 20 September 2021 - 12:55 WIB
Terkait adanya website yang mencantumkan daftar harga produk Solar Industri Pertamina, PT Pertamina ...
Rupiah Senin pagi melemah 35 poin
Senin, 20 September 2021 - 10:13 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi...
IHSG Senin dibuka melemah 1,21 poin
Senin, 20 September 2021 - 10:02 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin, dibuka melemah 1,21 poin
BUMN diminta optimalkan lahan produktif untuk ekonomi rakyat
Minggu, 19 September 2021 - 15:56 WIB
Arus Baru Indonesia (ARBI) meminta BUMN seperti Pertamina dan Perhutani untuk mengoptimalkan lahan-l...
Live Streaming Radio Network