Inggris peringatkan separuh warga Myanmar dapat terinfeksi COVID
Elshinta
Jumat, 30 Juli 2021 - 10:57 WIB |
Inggris peringatkan separuh warga Myanmar dapat terinfeksi COVID
Arsip foto - Warga pengguna transportasi umum berdesakan di tengah ancaman wabah virus COVID-19 di Yangon, Myanmar, (7/12/2020). REUTERS/Shwe Paw Mya Tin

Elshinta.com - Duta Besar Inggris untuk PBB pada Kamis (29/7) memperingatkan bahwa separuh dari 54 juta penduduk Myanmar dapat terinfeksi COVID-19 dalam dua pekan ke depan.

Peringatan itu ia nyatakan ketika utusan Myanmar meminta pemantau PBB memastikan pengiriman vaksin yang ampuh.

Myanmar didera kerusuhan sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi pada 1 Februari. Serangkaian protes dan pertempuran berlangsung antara militer dan milisi yang baru terbentuk.

Amerika Serikat, Inggris, dan sejumlah negara lainnya memberlakukan sanksi terhadap penguasa militer atas kudeta dan penindasan terhadap protes pro demokrasi yang menewaskan ratusan orang.

"Kudeta mengakibatkan kerusakan total sistem layanan kesehatan, dan petugas kesehatan diserang dan ditangkap," kata Duta Besar Inggris untuk PBB Barbara Woodward saat diskusi informal Dewan Keamanan tentang Myanmar.

"Virus menginfeksi penduduk, bahkan sangat cepat. Berdasarkan perkiraan, dalam dua pekan ke depan separuh dari populasi Myanmar berpotensi terinfeksi COVID-19," katanya.

Media pemerintah Myanmar pada Rabu melaporkan bahwa penguasa militer sedang mengupayakan kerja sama yang lebih besar dengan negara lain untuk membendung virus corona.

Infeksi COVID di negara Asia Tenggara itu melonjak sejak Juni. Sebanyak 4.980 kasus dan 365 kematian dilaporkan pada Rabu (28/7), menurut data kementerian kesehatan yang dikutip media.

Layanan medis dan pemakaman menyebutkan bahwa jumlah korban jauh lebih tinggi.

"Supaya vaksinasi COVID dan pemberian bantuan kemanusiaan berjalan lancar dan efektif, pemantauan ketat dari komunitas internasional sangatlah penting," tutur Duta Besar Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun, yang berbicara untuk pemerintah sipil terpilih, ketika diskusi Dewan Keamanan.

"Dengan demikian, kami akan meminta PBB terutama Dewan Keamanan untuk segera membentuk mekanisme pemantau pimpinan PBB untuk vaksinasi COVID yang efektif dan kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan," lanjutnya.

Myanmar baru saja menerima dua juta dosis tambahan vaksin China, namun pasokan itu diyakini hanya dapat memvaksinasi sekitar 3,2 persen dari populasinya, menurut pelacakan Reuters.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Usai berlibur warga Korsel diminta jalani tes COVID
Kamis, 23 September 2021 - 14:49 WIB
Otoritas Korea Selatan meminta warganya yang baru saja pulang dari liburan untuk menjalani tes COVID...
Emirates sudah angkut 7 juta dosis vaksin COVID-19 ke Indonesia
Kamis, 23 September 2021 - 14:26 WIB
Maskapai penerbangan Emirates mengatakan hingga saat ini Emirates SkyCargo telah mengirimkan lebih d...
Anggota DPR: Jangan cari solusi dengan kekerasan terkait LCS
Kamis, 23 September 2021 - 14:13 WIB
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menilai semua pihak jangan mencari solusi dengan menggunakan ke...
Indonesia menyeru G20 bantu atasi krisis kemanusiaan di Afghanistan
Kamis, 23 September 2021 - 13:02 WIB
Indonesia menyeru negara-negara G20 agar berkontribusi dalam upaya mengatasi krisis kemanusiaan yang...
China temukan lagi kasus flu burung H5N6 pada manusia
Kamis, 23 September 2021 - 12:39 WIB
China mendapati lagi satu kasus flu burung varian H5N6 pada seorang warga di Kota Dongguan, Provinsi...
Jepang gandakan sumbangan vaksin COVID untuk negara lain
Kamis, 23 September 2021 - 12:28 WIB
Pemerintah Jepang berencana memberikan 60 juta dosis vaksin COVID-19 kepada sejumlah negara lain, ka...
Presiden Joko Widodo akan hadiri Global COVID-19 Summit
Kamis, 23 September 2021 - 12:17 WIB
Presiden RI Joko Widodo akan menghadiri Global COVID-19 Summit yang akan membahas komitmen pimpinan ...
Presiden Brazil jalani isolasi COVID usai hadiri Majelis Umum PBB
Kamis, 23 September 2021 - 12:06 WIB
Presiden Brazil Jair Bolsonaro, yang baru saja menghadiri sidang PBB, menjalani isolasi mandiri di k...
Imigran dipulangkan oleh AS, bandara Haiti ricuh
Rabu, 22 September 2021 - 16:45 WIB
Kericuhan terjadi di bandara Port-au-Prince pada Selasa (21/9) ketika para warga Haiti yang dipulang...
Indonesia khawatir meningkatnya ketegangan karena AUKUS
Rabu, 22 September 2021 - 13:12 WIB
Indonesia mencermati dan mengkhawatirkan meningkatnya ketegangan di antara negara-negara besar di ka...
Live Streaming Radio Network