Mayoritas perjalanan dengan transportasi umum Jakarta dari penyangga
Elshinta
Rabu, 28 Juli 2021 - 21:53 WIB |
Mayoritas perjalanan dengan transportasi umum Jakarta dari penyangga
Penumpang membawa sepeda biasa atau non lipat di dalam kereta MRT Jakarta melalui Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Kamis (25/3/2021). (ANTARA/Dewa Wiguna)

Elshinta.com - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengungkapkan mayoritas perjalanan masyarakat dengan menggunakan kendaraan umum di Jakarta berasal dari wilayah penyangga atau dengan jarak di atas 20 kilometer (km).

Hal ini, kata Ketua DTKJ Haris Muhammadun,
berdasarkan survei yang dilakukan DTKJ  bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Jaklingko terhadap 1.523 responden pengguna transportasi di Jabodetabek. Hasilnya sebanyak 31,7 persen responden melakukan perjalanan menggunakan kendaraan umum dengan jarak di atas 20 kilometer.

"Dari sisi jarak tempuh rata-rata perjalanan yang paling banyak adalah di atas 20 kilometer atau dari daerah penyangga," kata Haris dalam "Forum Group Discussion" (FGD) 3 Pilar Integrasi dengan tema "Masa Depan Transportasi Jakarta", Rabu.

Hal ini, menurut dia, bisa dimaklumi karena rata-rata pengguna KRL dan kendaraan umum dari wilayah penyangga ke Jakarta rata-rata di atas 20 km.

Sementara yang lainnya, sekitar 29,4 persen responden adalah pelaju berjarak 10-20 km. sebanyak 27,3 persen merupakan pelaju berjarak 5-10 km dan 11,6 persen merupakan pelaku perjalanan transportasi umum di bawah 5 kilometer.

Hal ini sejalan dengan survei total waktu yang dihabiskan dalam satu kali perjalanan menggunakan transportasi umum yang terbesar yakni 30-60 menit sebanyak 44,2 persen. Kemudian disusul durasi 1-2 jam sebanyak 35,6 persen.

Lalu durasi di bawah 30 menit sebanyak 13,2 persen, durasi 2-3 jam sebanyak 5,6 persen dan di atas 3 jam sebesar 1,4 persen.

Dalam durasi waktu satu kali perjalanan itu, Haris mengatakan  waktu yang dibutuhkan untuk perpindahan antarmoda paling banyak berkisar 5-10 menit (46,6 persen), disusul mereka yang menghabiskan waktu 10-15 menit (21,2 persen). Lalu yang di bawah 5 menit (21 persen), kemudian 15-30 menit (8,5 persen); serta 30-45 menit (1,7 persen).

Artinya 87,6 persennya mengalami perpindahan antarmoda di bawah 10 menit. Waktu ini penting karena untuk melihat ada ruang yang seharusnya bisa diperbaiki untuk waktu tempuh satu moda maksimal 1-2 jam saja. Perpindahan antarmoda juga diharapkan bisa turun di bawah 5 menit.

Hal tersebut, kata Hari, bisa tercapai dengan adanya integrasi antar moda transportasi secara sistem dan infrastruktur.

Namun demikian, integrasi mengenai tarifnya juga dibutuhkan demi menciptakan sistem transportasi yang baik dan modern seperti di kota-kota negara maju yang persentase pengeluaran untuk transportasi umumnya kecil dibanding pendapatan per bulan.

Biaya yang dibutuhkan untuk satu kali perjalanan transportasi umum di Jakarta berdasarkan survei itu sebanyak 36,6 persen membutuhkan biaya Rp5.000-10.000. Lalu sebanyak 20,5 persen butuh biaya Rp2.000-Rp5.000.

Kemudian 18,9 persen butuh Rp10.000-15.000 dan 12,5 persen butuh Rp15.000-Rp20.000 serta yang di atas Rp20.000 sebanyak 11,5 persen.

Dalam survei tersebut, terungkap bahwa sebanyak 62,6 persen masyarakat mengeluarkan biaya Rp500 ribu per bulan untuk transportasi umum. Kemudian sekitar 25,7 persen mengeluarkan Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

Lalu 7,2 persen pengeluarannya sebesar Rp1 juta-Rp2 juta serta sebanyak 4,9 persen mengeluarkan sebanyak Rp2 juta.

Sementara untuk pengeluaran transportasi pribadi termasuk kendaraan pribadi, ojek daring atau ojek pangkalan dan taksi daring yang biasanya digunakan warga sebelum naik ke transportasi umum, tercatat sebanyak 45,6 persen warga mengeluarkan biaya sebesar Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

Kemudian, sebanyak 34,3 persen warga mengeluarkan kurang dari Rp500 ribu. Lalu sebanyak 14,8 persen mengeluarkan biaya Rp1 juta hingga Rp2 juta serta yang mengeluarkan lebih dari Rp2 juta ada sebanyak 5,2 persen.

"Mudah-mudahan simulasi ini memberi gambaran untuk tarif integrasi yang lebih murah dari biaya saat ini. Tentu ini akan menjadi hal yang menggembirakan dan menarik untuk dilakukan," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
APBD Perubahan TA 2021 Kota Depok dirancang sekira Rp3,3 triliun
Jumat, 24 September 2021 - 18:15 WIB
Pemerintahan Kota Depok laksanakan Rapat Paripurna  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang An...
 Tiga tahun diburu, Ade Ohoiwutun narapidana korupsi Rp3 miliar Kota Tual ditangkap
Jumat, 24 September 2021 - 15:57 WIB
Usai sudah rasa bebas Ade Ohoiwutun (51) dalam pelariannya. Mantan Bendahara Pengeluaran pada Sekret...
Operasi Patuh Maung 2021 pantau lokasi rawan kecelakaan dan arena balap liar
Jumat, 24 September 2021 - 14:07 WIB
Operasi Patuh Maung 2021 sudah berlangsung selama 3 hari. Dan monitoring wilayah rawan kecelakaan se...
Polda Metro siapkan 14 Samsat Keliling di Jadetabek
Jumat, 24 September 2021 - 10:41 WIB
Polda Metro Jaya menyiapkan 14 layanan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di wilayah Jak...
Polda Metro siapkan lima gerai SIM Keliling pada Jumat
Jumat, 24 September 2021 - 07:23 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan lima gerai layanan SIM Keliling bagi masyar...
Pemprov DKI siagakan pompa di 180 lokasi untuk antisipasi banjir
Jumat, 24 September 2021 - 06:15 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiagakan ratusan unit pompa air yang ditempatkan di 180 lok...
BMKG: Waspadai potensi hujan petir di sebagian wilayah Jakarta
Jumat, 24 September 2021 - 06:01 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) minta warga untuk mewaspadai potensi hujan petir ...
DKI kirim surat ke Kemdikbud-Ristek terkait klaster COVID-19 sekolah
Kamis, 23 September 2021 - 23:20 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengirimkan surat kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, ...
Jaktour diharapkan berpartisipasi atasi pengangguran di Jakarta
Kamis, 23 September 2021 - 21:53 WIB
Badan Usaha Milik Daerah PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) setelah statusnya ditingkatkan menjadi peru...
Wagub DKI: Usahakan anak usia di bawah 12 tahun tetap di rumah
Kamis, 23 September 2021 - 21:05 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau kepada masyarakat untuk mengusahakan agar ana...
Live Streaming Radio Network