Gempa M6,5 Sulteng, warga pesisir Bolaang-Bunta diminta jauhi pantai
Elshinta
Senin, 26 Juli 2021 - 23:23 WIB |
Gempa M6,5 Sulteng, warga pesisir Bolaang-Bunta diminta jauhi pantai
Tangkapan layar sejumlah warga berlarian ke jalan untuk menyelamatkan diri usai gempa magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Tojo Una-Una pada Senin malam (26/7) pukul 20.09 WITA. ANTARA/Muhammad Arsyandi

Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika meminta masyarakat pesisir Bolaang dan Bunta menjauhi pantai sehubungan kejadian gempa bermagnitudo 6,5 di wilayah Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Senin pukul 19.09 WIB

"Kepada masyarakat di pesisir Bolaang dan Bunta agar menjauhi pantai dan diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangannya di Jakarta.

Bambang juga meminta masyarakat memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Gempa tersebut dirasakan kuat oleh warga di wilayah Ampana, dengan skala V-VI MMI. Getaran tersebut dirasakan oleh semua penduduk, di mana kasusnya kebanyakan orang terkejut dan berlarian keluar.

Selain di wilayah tersebut, Bambang mengatakan gempa juga dirasakan warga Luwuk,Poso, Morowali dengan skala V MMI, getaran yang dirasakan hampir semua penduduk dan orang banyak terbangun.

Kemudian di wilayah Bolmong Selatan, Bolmong Timur, Kotamobagu, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Buol, Bone Bolango, Pohuwato dengan skala III-IV MMI, di mana bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Selanjutnya di Tomohon, Manado, Ratahan, Bobong, Konawe Utara, Kolaka Utara, Masamba dengan skala II-III MMI, yang mana getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu. Lalu di Mamuju Tengah, Polewali II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,77° LS; 121,95° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 58 km arah Timur Laut Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km. Hingga saat ini, kata Bambang, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi karena Sesar Lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan normal ( Normal Fault ), kata Bambang.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami," kata Bambang.

Hingga hari Senin, 26 Juli 2021 pukul 19.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ) M3,4.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Merapi luncurkan 18 kali guguran lava pijar ke barat daya
Selasa, 21 September 2021 - 10:08 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan 18 kali guguran ...
 Belum ada kepastian soal bantuan korban gempa di Lumajang
Jumat, 17 September 2021 - 18:56 WIB
Dampak bencana gempa bumi berkekuatan 6, 7 magnetudo yang di alami warga Kabupaten Lumajang Jawa Tim...
Gunung Merapi 11 kali luncurkan guguran lava pijar ke barat daya
Jumat, 17 September 2021 - 13:30 WIB
Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Jawa Tengah pada Jumat puk...
Kota Prabumulih tergenang banjir bandang 1,5 meter
Kamis, 16 September 2021 - 19:03 WIB
Kota Prabumulih, Sumatera Selatan tergenang banjir bandang setinggi 1,5 meter setelah daerah itu sem...
Belasan rumah di Cibeber-Cianjur rusak akibat bencana alam
Kamis, 16 September 2021 - 16:52 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mencatat dua kejadian bencana alam p...
BPBD Kabupaten Cilacap siapkan antisipasi bencana hidrometeorologi
Kamis, 16 September 2021 - 13:43 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyiapkan sejumlah antis...
Mensos tinjau wilayah terdampak banjir di Palangka Raya
Kamis, 16 September 2021 - 10:35 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meninjau daerah terdampak banjir di kawasan Mendawai di Kota...
Gunung Merapi luncurkan guguran lava pijar 10 kali hingga 1.500 meter
Rabu, 15 September 2021 - 12:10 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi...
Kota Ternate dilanda banjir
Rabu, 15 September 2021 - 11:37 WIB
Kota Ternate dan sejumlah daerah lainnya di Maluku Utara (Malut) dilanda banjir akibat luapan air da...
Gempa 5,2M Bolaemo akibat subduksi Lempeng Laut Sulawesi
Rabu, 15 September 2021 - 11:00 WIB
Gempa bermagnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada Rabu pukul 07.49 ...
Live Streaming Radio Network