Gibran: Ada pelonggaran pembatasan bukan berarti euforia
Elshinta
Senin, 26 Juli 2021 - 20:44 WIB |
Gibran: Ada pelonggaran pembatasan bukan berarti euforia
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan adanya pelonggaran atas sejumlah pembatasan yang sempat diterapkan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bukan berarti harus disambut dengan euforia masyarakat.

"Angkanya (kasus COVID-19, red.) ini belum turun. Makanya, nanti sewaktu ada pelonggaran untuk protokol kesehatan terus dijaga," katanya di Solo, Senin (26/7).

Ia mengatakan pelonggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta akan sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat.

"Sesuai dengan inmen (Instruksi Menteri Dalam Negeri, red.) pokoknya, tidak ada yang saya ubah," katanya.

Sebelumnya, pada Instruksi Mendagri terkait perpanjangan PPKM level 4 dan 3 itu terbit dengan Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 dan Level 3 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Terkait dengan jumlah kasus COVID-19 di Kota Solo hingga hari ini secara kumulatif mencapai angka 22.246 kasus. Angka ini bertambah sebanyak 235 kasus dibandingkan dengan hari sebelumnya yang mencapai 21.911 kasus.

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Surakarta mencatat untuk angka sembuh per hari ini sebanyak 575 orang, namun ada 10 pasien COVID-19 yang meninggal dunia.

Mengenai pertambahan kasus tersebut, Gibran mengakui masih banyak kendala yang dihadapi di lapangan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hutan Desa Bukit Bamba berpotensial sebagai hutan penelitian
Senin, 27 September 2021 - 16:59 WIB
Tim Survei Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) mengatakan hutan Desa Bukit Bamba di Kabupaten Pulang...
Alat pertanian berbasis panel Surya dari Tabanan raih juara 1 nasional
Senin, 27 September 2021 - 16:47 WIB
Alat pertanian multi fungsi berbasis panel Surya, yang merupakan karya dari I Gusti Ngurah Agung Put...
Erick Thohir berharap enam peserta #GirlsTakeover masuk beasiswa BUMN
Senin, 27 September 2021 - 15:38 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir berharap enam millenial peserta program #GirlsTakeover dapat dimasukkan ke...
DPRD: Gubernur Kepri uji coba hapus antigen sebagai syarat perjalanan
Senin, 27 September 2021 - 15:16 WIB
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin mendorong Gubernur Ansar Ahmad melakukan...
Pengamat: PON jadi momentum tepat dongkrak pariwisata Papua
Senin, 27 September 2021 - 13:55 WIB
Pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Chusmeru mengatakan penyelenggaraan Peka...
Tiga kecamatan di Ogan Komering Ulu menghadapi risiko tanah longsor
Senin, 27 September 2021 - 11:49 WIB
Bencana tanah longsor berisiko terjadi di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Pr...
Pengelola Eco Wisata Mangrove Mimika perketat prokes bagi pelancong
Senin, 27 September 2021 - 10:30 WIB
Pengelola Eco Wisata Mangrove di Kabupaten Mimika, Papua, memperketat protokol kesehatan bagi para p...
Kampung bermain permainan tradisi di Banjarmasin terus bertambah
Senin, 27 September 2021 - 06:23 WIB
Kampung bermain permainan tradisi atau tradisional seperti balogo, egrang atau jangkungan, daku, as...
Dinas Perikanan Karawang optimistis capai target produksi olahan ikan
Senin, 27 September 2021 - 00:01 WIB
Dinas Perikanan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, optimistis mampu mencapai target produksi pengolahan...
Bintan potensial sebagai penghasil sorgum
Minggu, 26 September 2021 - 21:01 WIB
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau berpendapat Kabupaten ...
Live Streaming Radio Network