Tokyo bersiap hadapi badai yang ganggu jadwal Olimpiade
Elshinta
Minggu, 25 Juli 2021 - 23:04 WIB |
Tokyo bersiap hadapi badai yang ganggu jadwal Olimpiade
Peselancar Indonesia Rio Waida beraksi di putaran kedua cabang olahraga selancar Olimpiade Tokyo di Pantai Tsurigasaki, Tokyo, Jepang, Minggu (25/7/2021). Rio lolos ke babak 16 besar cabor selancar Olimpiade Tokyo. ANTARA FOTO/REUTERS/Lisi Niesner/rwa.

Elshinta.com - Tokyo, tuan rumah Olimpiade Musim Panas, bersiap menghadapi badai yang mulai mengganggu jadwal kompetisi pekan ini, meskipun para peselancar telah mengantisipasi cuaca yang lebih buruk dengan tenang.

Pola cuaca musim panas Jepang yang panas, basah dan tidak stabil telah menjadi perhatian jelang Olimpiade, yang diadakan di bawah keadaan darurat COVID-19 setahun setelah ditunda karena pandemi.

Sejauh ini, dikutip dari Reuters, Minggu, badai tropis Nepartak tampaknya tidak akan membahayakan ibu kota -- bahkan diperkirakan akan melemah pada saat badai tersebut melanda Tokyo diperkirakan pada Selasa.

Namun, kemungkinan hujan dan angin akan mengikuti panas yang hebat, yang menyebabkan seorang pemanah Olimpiade jatuh pingsan dan para pemain skateboard mengeluhkan kondisi yang tak tertahankan pada pukul 9 pagi.

Panas terik di bulan Juli di Tokyo - suhu tinggi sekitar 35 derajat celcius yang berpadu dengan suhu lembab -- mendorong penyelenggara untuk memindahkan acara maraton ke utara Jepang ke Hokaido.

Badai menuju pantai timur Jepang berisiko meningkatkan tingkat limbah untuk olahraga air di Teluk Tokyo - jika membanjiri sistem drainase yang berusia seabad.

Tingkat berbahaya E.coli memaksa pembatalan para-triathlon dua tahun lalu di perairan tersebut saat menjadi tuan rumah acara renang triathlon dan maraton.

Event dayung, Selasa, menjadi terganggu, dengan pertandingan dijadwalkan ulang. Acara dayung Senin telah dipindahkan ke Minggu untuk mengantisipasi badai.

"Akan ada beberapa olahraga yang terkena dampak cuaca," kata Direktur Olahraga Tokyo Games Mikako Kotani.

"Kami sedang berdiskusi dengan federasi internasional - jika mereka mengusulkan untuk mengubah jadwal, kami akan mempertimbangkan opsi itu."

Direktur Olahraga Komite Olimpiade Internasional (IOC), Kit McConnell, mengatakan angin akan menjadi masalah umum yang dibawa badai tersebut.

"Terkadang angin tidak cukup untuk berlayar dan mengganggu untuk mendayung," katanya. "Ini adalah bagian normal dari setiap Olimpiade."

Sementara itu, peselancar tidak terganggu dengan adanya badai.

"Akan ada ombak yang bagus, ada topan kuat di sini di lepas pantai Jepang dan kita tahu bahwa ombaknya semakin besar," kata Presiden Asosiasi Selancar Internasional Fernando Aguerre.

Beberapa pertandingan di Piala Dunia Rugbi 2019, yang digelar pada musim topan Jepang, dibatalkan karena badai.

Nepartak, badai tropis yang saat ini ada di Pasifik, menuju barat laut ke Iwaki, sekitar 200 km dari Tokyo.

Badan Meteorologi Jepang memperkirakan 80 persen kemungkinan hujan pada hari Selasa, dengan angin yang agak kencang, menurunkan suhu tinggi hingga 27 derajat celcius, yang tadinya diperkirakan 32 derajat celcius.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cabor eksibisi esports PON XX Papua 2021 mulai digelar 
Selasa, 21 September 2021 - 17:56 WIB
Tonggak sejarah baru ditorehkan esports nasional melalui penyelenggaraan Eksibisi Esports PON XX Pap...
Tim paralayang Jabar andalkan Milawati Sirin curi emas PON Papua
Senin, 20 September 2021 - 22:45 WIB
Tim Paralayang Jawa Barat mengandalkan atlet senior putri Milawati Sirin untuk dapat mencuri satu me...
Atlet PON XX asal Sumut mulai diberangkatkan, dikawal puluhan personel Brimob
Senin, 20 September 2021 - 10:48 WIB
Kontingen Pekan Olahraga Nasional 2020, Sumatera Utara mulai hari Senin ini (20/9) diberangkatkan m...
DIY berangkatkan kontingen terbesar pertama ke Papua
Minggu, 19 September 2021 - 22:01 WIB
Kontingen terbesar pertama dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang akan berlaga di PON Papua dibe...
Ragam akses masyarakat dapatkan informasi PON dan Peparnas Papua
Minggu, 19 September 2021 - 17:16 WIB
Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) serta Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua semakin ...
Kontingen resmi pertama PON Papua mendapat sambutan spesial
Minggu, 19 September 2021 - 11:48 WIB
Rombongan pertama kontingen resmi Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tiba di Bandara Sentani, Mingg...
Pemerintah akan bangun pemusatan latihan untuk atlet disabilitas
Minggu, 19 September 2021 - 10:58 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah men...
 Atlet PON Kalsel diminta tetap jaga nama.baik daerah
Sabtu, 18 September 2021 - 14:36 WIB
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor  melepas kontingen atlet yang mengikuti Pekan Olahraga ...
Kelompok mahasiswa dilibatkan dalam persiapan pelaksanaan PON
Sabtu, 18 September 2021 - 12:39 WIB
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua melibatkan 25 kelompok mahasiswa dalam pelak...
Indonesia imbangi Barbados pada hari pertama Davis Cup 2021
Sabtu, 18 September 2021 - 11:39 WIB
Indonesia meraih hasil imbang saat berhadapan dengan Barbados pada dua laga pembuka babak pertama Gr...
Live Streaming Radio Network