Tim gabungan padamkan karhutla di hutan lindung Giam Siak Kecil
Elshinta
Jumat, 23 Juli 2021 - 07:15 WIB |
Tim gabungan padamkan karhutla di hutan lindung Giam Siak Kecil
Tim gabungan masih melakukan pendinginan di lokasi karhutla di kawasan hutan lindung GSK (Giam Siak Kecil) di Desa Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis yang terbakar sejak Rabu ( 21/07). ANTARA/HO-Humas PT Arara Abadi

Elshinta.com - Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan lindung Giam Siak Kecil di Desa Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis yang terbakar sejak Rabu ( 21/07)

"Tim gabungan itu melibatkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK)PT Arara Abadi-APP Sinar Masoleh Tim Manggala Agni Daops, TNI/POLRI dan Masyarakat Peduli Api (MPA) binaan PT Arara Abadi," kata FM (Fire Marshal) PT Arara Abadi Distrik Duri 1 Melibur, Sidik Effendi, kepada media di Pekanbaru, Kamis.

Dia mengatakan, api mulai terdeteksi di luar batas konsesi perusahaan sekitar 1,6 kilometer oleh tim patroli perusahaan melalui Menara (Tower) Api, sekitar pukul 15.00 WIB pada Rabu ( 21/07),  dengan perkiraan vegetasinya adalah semak belukar.

Dengan gerak cepat, katanya RPK diturunkan 1 Regu dan juga 1 Regu MPA serta dibantu 2 warga setempat menuju lokasi kebakaran. Tim patroli juga melaporkan karhutla tersebut kepada pihak terkait, yakni aparat pemerintah daerah setempat dan kawan-kawan dari Manggala Agni dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau yang mempunyai tanggung jawab terhadap wilayah tersebut.

"Sampai tengah malam tim RPK kita bekerja memadamkan karhutla di Kawasan Suaka Margasatwa GSK tersebut sampai bantuan dari tim lainnya tiba. Dan pada Kamis (22/7) tim RPK kita bersama-sama kawan-kawan Manggala Agni, Tim BBKSDA, Bapak-Bapak dari TNI/POLRI, BPBD dan MPA serta masyarakat bahu membahu melanjutkan pemadaman," katanya.

Ia menjelaskan, api sudah terkendali dan saat ini menunggu masa pendinginan agar bagian bawah tidak kembali terbakar.  "Mudah-mudahan sampai malam ini RPK PT Arara Abadi beserta tim tetap bekerja dan bisa keluar dari lokasi," katanya.

Tim BBKSDA Riau menyampaikan terima kasih kepada RPK dan tim lainnya yang bisa bersnergi mengatasi karhutla.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim RPK Distrik I Melibur, TNI/POLRI, Manggala Agni, MPA Tasik Tebing Serai dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam memadamkan karhutla di Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil," kata Herman Arwan Ketua Tim BBKSDA Riau.

Sementara itu Kalaksa (Kepala Pelaksana) BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Riau, M. Edy Afrizal mengapresiasi langsung langkah pemadaman oleh tim gabungan.
 
"Kami menghimbau, kita tingkatkan patroli rutin dalam rangka mendeteksi secara dini kejadian karhutla dengan tetap melibatkan masyarakat," katanya.

Ia meminta sinergitas antar pihak-pihak terkait bisa terus dipertahankan karena saat ini Provinsi Riau sudah berada pada puncak musim panas.

"Yang terpenting sosialisasi pencegahan karhutla ke masyarakat perlu terus dilakukan. Kami imbau tetap jaga kesehatan dan keselamatan dalam bertugas, padamkan api tersebut selagi masih kecil jangan tunggu api membesar,” demikian Edy Afrizal.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Merapi luncurkan 18 kali guguran lava pijar ke barat daya
Selasa, 21 September 2021 - 10:08 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan 18 kali guguran ...
 Belum ada kepastian soal bantuan korban gempa di Lumajang
Jumat, 17 September 2021 - 18:56 WIB
Dampak bencana gempa bumi berkekuatan 6, 7 magnetudo yang di alami warga Kabupaten Lumajang Jawa Tim...
Gunung Merapi 11 kali luncurkan guguran lava pijar ke barat daya
Jumat, 17 September 2021 - 13:30 WIB
Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Jawa Tengah pada Jumat puk...
Kota Prabumulih tergenang banjir bandang 1,5 meter
Kamis, 16 September 2021 - 19:03 WIB
Kota Prabumulih, Sumatera Selatan tergenang banjir bandang setinggi 1,5 meter setelah daerah itu sem...
Belasan rumah di Cibeber-Cianjur rusak akibat bencana alam
Kamis, 16 September 2021 - 16:52 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mencatat dua kejadian bencana alam p...
BPBD Kabupaten Cilacap siapkan antisipasi bencana hidrometeorologi
Kamis, 16 September 2021 - 13:43 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyiapkan sejumlah antis...
Mensos tinjau wilayah terdampak banjir di Palangka Raya
Kamis, 16 September 2021 - 10:35 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meninjau daerah terdampak banjir di kawasan Mendawai di Kota...
Gunung Merapi luncurkan guguran lava pijar 10 kali hingga 1.500 meter
Rabu, 15 September 2021 - 12:10 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi...
Kota Ternate dilanda banjir
Rabu, 15 September 2021 - 11:37 WIB
Kota Ternate dan sejumlah daerah lainnya di Maluku Utara (Malut) dilanda banjir akibat luapan air da...
Gempa 5,2M Bolaemo akibat subduksi Lempeng Laut Sulawesi
Rabu, 15 September 2021 - 11:00 WIB
Gempa bermagnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada Rabu pukul 07.49 ...
Live Streaming Radio Network