KlikDokter dan ATIC sediakan layanan isoman pasien COVID
Elshinta
Senin, 19 Juli 2021 - 11:47 WIB |
KlikDokter dan ATIC sediakan layanan isoman pasien COVID
Layanan isolasi mandiri Griya Anabatic. (ANTARA/elshinta.com)

Elshinta.com - Platform kesehatan digital KlikDokter bersama PT Anabatic Technologies (ATIC) Tbk meluncurkan layanan isolasi mandiri bagi pasien COVID-19 tanpa gejala dan gejala ringan sebagai respons atas meningkatnya penularan klaster keluarga dan terbatasnya akses kesehatan secara umum.

KlikDokter dan ATIC menyediakan 192 kamar isolasi mandiri di Griya Anabatic yang terletak di Bojong Nangka, Kelapa Dua, Tangerang, Banten.

Pasien COVID-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan dan konsultasi kesehatan dari KlikDokter. Mereka juga akan mendapatkan paket vitamin, oxymeter, termometer, dan perawat yang siaga 24 jam.

Griya Anabatic yang memiliki kapasitas 192 kamar juga dilengkapi jaringan WiFi yang mendukung pasien COVID-19 tanpa gejala untuk tetap dapat menjalankan aktivitasnya. Layanan ini diluncurkan secara virtual dan dihadiri Presiden Komisaris dan Komisaris Independen ATIC Ignasius Jonan, CEO KlikDokter Dino Bramanto, Presiden Direktur ATIC Harry Surjanto, Direktur E-Health PT Kalbe Farma Tbk, Michael Bujung Nugroho, dan perwakilan Pemda Tangerang.

Ignasius Jonan mengatakan layanan isolasi mandiri di Griya Anabatic sangat tepat diluncurkan saat ini karena terjadinya peningkatan kasus harian pasien yang terpapar virus Covid-19 semakin mengkhawatirkan.

"Kita semua juga memahami, faktor kultur di sebagian masyarakat Indonesia di mana di dalam satu rumah tinggal bersama tidak hanya keluarga inti dan seringkali jumlahnya lebih banyak dari jumlah kamar yang ada. Ini berbeda dengan kebiasaan di banyak negara lain setiap anggota keluarga memiliki kamar tersendiri," kata Jonan dalam pernyataan pers, dikutip Senin.

Oleh karena itu, katanya, ketika ada salah satu anggota keluarga yang terpapar COVID-19, potensi penularannya kepada anggota keluarga lain sangat besar karena tidak memiliki tempat memadai untuk melakukan isolasi mandiri.

"Saya berharap dengan adanya layanan isolasi mandiri dari KlikDokter di Griya Anabatic ini dapat membantu mengurangi potensi peningkatan klaster keluarga dan pasien COVID-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan, dapat lebih terbantu dan sehat kembali," tambah Jonan.

Presiden Direktur ATIC Harry Surjanto mengungkapkan, peningkatan kasus COVID-19 akhir-akhir ini memang sangat mengkhawatirkan. Hal inilah yang membuat ATIC memutuskan untuk turut berkontribusi dengan membuka kembali Griya Anabatic sebagai tempat untuk melakukan isolasi mandiri bagi pasiedengan gejala ringan atau tanpa gejala seperti yang dilakukan tahun lalu.

"Kali ini kami berkolaborasi dengan KlikDokter menghadirkan bagi masyarakat yang membutuhkan fasilitas layanan isolasi mandiri dan didukung layanan kesehatan lainnya secara lengkap untuk memudahkan para pasien dan keluarganya memantau kondisi kesehatan pasien bergejala ringan dan tanpa gejala sesuai standar kesehatan yang berlaku," katanya.

"Di tengah pandemi ini selayaknya kita berkolaborasi demi bisa mencukupi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman dan cepat. Karena Griya Anabatic bukan fasilitas kesehatan, maka hanya pasien COVID-19 tanpa gejala atau gejala ringan yang dapat melakukan isoman di fasilitas ini," kata CEO KlikDokter Dino Bramanto.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hal yang bisa dilakukan untuk menolong penderita henti jantung
Sabtu, 25 September 2021 - 14:36 WIB
Tak perlu panik jika melihat orang yang tiba-tiba tak sadarkan diri akibat henti jantung, karena ora...
Gigi berlubang pengaruhi kesehatan jantung
Kamis, 23 September 2021 - 23:05 WIB
Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Dr. dr. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (k)., MM mengatak...
Periksa sperma tindakan pertama untuk kasus gangguan kesuburan
Kamis, 23 September 2021 - 21:53 WIB
Pemeriksaan sperma merupakan tindakan pertama yang perlu dilakukan sebelum pengecekan pada perempuan...
Mendengarkan musik bisa jaga kesehatan otak
Kamis, 23 September 2021 - 21:29 WIB
Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi di Universitas Airlangga, Dr. dr. Rita Vivera Pan...
Akupuntur bermanfaat dalam program bayi tabung
Kamis, 23 September 2021 - 17:05 WIB
Akupuntur terbukti menurunkan stres pasangan yang sedang ikut bayi tabung, ungkap Guru Besar Fakulta...
BPOM tak anjurkan SKM diseduh sebagai minuman susu
Kamis, 23 September 2021 - 15:57 WIB
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui situs resminya mengumumkan bahwa susu kental manis (S...
Kemenkes: Kematian bayi di Indonesia 84 persen akibat lahir prematur
Kamis, 23 September 2021 - 15:35 WIB
Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) Erna Mulati mengatakan sebesar 84 pe...
Empat mitos tentang madu asli
Rabu, 22 September 2021 - 09:05 WIB
Produk perlebahan termasuk madu menjadi salah satu yang banyak dicari selama pandemi seiring dengan ...
RSUD Balaraja tambah fasilitas kateterisasi jantung
Selasa, 21 September 2021 - 19:12 WIB
Dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya Kabupaten Tangerang RSUD Balaraja menambah ...
Pakar sarankan untuk gunakan jenis vaksin yang sama sebagai booster
Selasa, 21 September 2021 - 15:37 WIB
Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Anda...
Live Streaming Radio Network