Pelajar Papua curhat kesulitan pelajaran Bahasa Jawa
Elshinta
Rabu, 14 Juli 2021 - 17:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Pelajar Papua curhat kesulitan pelajaran Bahasa Jawa
Ganjar Pranowo mengunjungi Asrama Pelajar Papua di Semarang, Selasa (13/7). (Sumber foto: Humas Pemprov Jateng/Elshinta.com)

Elshinta.com - Suasana Asrama Pelajar Papua Amor di Semarang, Selasa (13/7) siang itu menjadi ramai. Maklum saja, para pelajar tersebut kedatangan tamu istimewa, Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar yang dikenal sangat akrab dengan anak-anak hingga remaja dan mahasiswa itu bertamu layaknya mengunjungi teman lama. Ia sengaja datang untuk memastikan para pelajar tersebut tetap sehat di masa pandemi, dan yang penting lagi tidak kekurangan makanan maupun vitamin.

Ganjar tiba di Asrama Amor yang berada di kawasan Mangunharjo, Semarang pada pukul 14.30.  Penghuni asrama itu adalah pelajar SMP dan SMA.

"Kalian jadi nggak pulang ya? Sekolahnya gimana? Masih online kan?" tanya Ganjar. 
.
"Masih Pak. Belajarnya online," sahut para pelajar bersahutan.

Ganjar lalu bertanya terkait kegiatan mereka selain sekolah daring. Beberapa tampak malu-malu dan sungkan menjawab. Ganjar pun mendekat dan agar mendengar jawaban dari para pelajar.

"Main bola,  Pak," ujar salah seorang pelajar Papua yang sekolah di  SMA Sint Louis, Semarang.

Ganjar pun menggoda para pelajar dengan bertanya ke mana lagi mereka pergi selain belajar dan main bola. Pertanyaan ini pun memicu gelak tawa para pelajar dan para pembinanya.

"Hayo ngaku aja mainnya di mana? Nggak apa-apa asal mematuhi protokol kesehatan,"  kata Ganjar seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto.

Para pelajar kemudian ditanya apakah mereka mengalami kesulitan selama menjalani pembelajaran daring. Mereka pun menjawab kesulitan di beberapa mata pelajaran. 

"Saya sulit belajar Bahasa Jawa, Pak," tutur seorang pelajar dengan dialek khas Papua.

Ganjar pun terkejut, kemudian tersenyum.

 "Lho diajari Bahasa Jawa juga? Coba, bagaimana bahasa Jawanya "Aku mau mandi"?" Ganjar mencoba mengetes kemampuan pelajar itu.

Pernyataan Gubernur Jateng itu pun sontak membuat para pelajar Papua itu tertawa riuh, namun kebingungan menjawab dengan cepat.

Suasana akrab pun terjalin cepat. Lalu para pelajar itu tanpa sungkan meminta bola voli hingga bola basket untuk sarana olahraga mereka.  Ganjar mengabulkan permintaan dan berjanji segera mengirimkannya.  

Sebelum pamit, Ganjar menerima pemberian dari pelajar Papua yakni tas tradisional masyarakat Papua atau noken.

Ganjar menjelaskan, kunjungannya ke asarama itu karena ia  mendapat laporan tidak semua pelajar Papua di Semarang pulang saat PPKM Darurat. Kedatangannya ini untuk memastikan bahwa pelajar yang tak pulang ke Papua tetap dapat belajar dengan baik.

"Ya untuk memastikan saja mereka yang ada di sini belajarnya baik. Mereka ternyata rajin. Saya ikut senang," kata Ganjar.

Ia berharap agar para pelajar itu bisa saling berbagi saling mengingatkan, agar mereka di sini bisa belajar dengan baik dan mudah-mudahan menjadi anak-anak yang hebat. 

"Selesai belajar di sini, pulang kampung dan  membangun Papua," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rektor USU ajak dosen sinergi dengan praktisi 
Jumat, 24 September 2021 - 19:26 WIB
Rektor Universitas Sumatera Utara Dr.Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengajak seluruh dosen untuk berjej...
Pemkab Pamekasan luncurkan sekolah tangguh COVID-19
Kamis, 23 September 2021 - 23:51 WIB
Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur meluncurkan sekolah tangguh COVID-19, sebagai upaya untu...
SDN Panggang Gunung Kidul hentikan PTM karena siswa positif COVID-19
Kamis, 23 September 2021 - 22:05 WIB
Sekolah Dasar Negeri (SDN) I Panggang di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) me...
SDN di pedalaman Barut dibuka kembali setelah tiga tahun disegel
Kamis, 23 September 2021 - 20:17 WIB
SDN 1 Batu Raya I Kecamatan Gunung Timang yang berada di pedalaman Kabupaten Barito Utara, Kalimant...
Disdikbud Lampung: Sekolah tutup 3 hari bila siswa terpapar COVID-19
Kamis, 23 September 2021 - 19:17 WIB
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyatakan bahwa sekolah akan ditutup s...
Yogyakarta perketat prokes di luar kelas antisipasi klaster PTM
Kamis, 23 September 2021 - 18:05 WIB
Kota Yogyakarta memastikan sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka tidak hanya menerapkan ...
Pekanbaru hentikan belajar satu sekolah karena guru positif COVID-19
Kamis, 23 September 2021 - 00:01 WIB
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan  setempat telah menghentikan  sementara...
Mobil PJJ untuk mahasiswa daerah 3T dilengkapi dengan tablet Dikti Edu
Selasa, 21 September 2021 - 22:30 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melengkapi mobil pendidikan jarak jauh (PJJ...
DPRD Ambon: Gangguan internet hambat aktivitas belajar
Selasa, 21 September 2021 - 10:42 WIB
DPRD Kota Ambon, Maluku, meminta TelkomGroup segera mengatasi gangguan internet karena banyak aktiv...
Kemendikbudristek dorong satuan pendidikan vokasi lakukan kolaborasi
Senin, 20 September 2021 - 21:01 WIB
Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) mendorong satuan pend...
Live Streaming Radio Network