BMKG: Gempa tektoknik Kepulauan Talaud tidak berpotensi tsunami
Elshinta
Sabtu, 10 Juli 2021 - 10:06 WIB |
BMKG: Gempa tektoknik Kepulauan Talaud tidak berpotensi tsunami
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Gempa tektoknik dengan magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu pukul 07.43.55 WIB dengan pusat gempa terletak pada koordinat 2,99° LU : 126,64° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah darat daya Kota Melonguane pada kedalaman 23 km tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Dalam keterangan tertulis di Jakata, Sabtu, BMKG menyebutkan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi atau penyesaran pada Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi itu memiliki mekanisme pergerakan sesar naik.

Guncangan gempa bumi dirasakan di daerah Sangihe III-IV MMI ( bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Tomohon, Bitung, Boltim II MMI ( getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 08.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya delapan aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ) dengan magnitudo terbesar 5,8 dan terkecil 3,5.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunung Merapi luncurkan 18 kali guguran lava pijar ke barat daya
Selasa, 21 September 2021 - 10:08 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan 18 kali guguran ...
 Belum ada kepastian soal bantuan korban gempa di Lumajang
Jumat, 17 September 2021 - 18:56 WIB
Dampak bencana gempa bumi berkekuatan 6, 7 magnetudo yang di alami warga Kabupaten Lumajang Jawa Tim...
Gunung Merapi 11 kali luncurkan guguran lava pijar ke barat daya
Jumat, 17 September 2021 - 13:30 WIB
Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Jawa Tengah pada Jumat puk...
Kota Prabumulih tergenang banjir bandang 1,5 meter
Kamis, 16 September 2021 - 19:03 WIB
Kota Prabumulih, Sumatera Selatan tergenang banjir bandang setinggi 1,5 meter setelah daerah itu sem...
Belasan rumah di Cibeber-Cianjur rusak akibat bencana alam
Kamis, 16 September 2021 - 16:52 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mencatat dua kejadian bencana alam p...
BPBD Kabupaten Cilacap siapkan antisipasi bencana hidrometeorologi
Kamis, 16 September 2021 - 13:43 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyiapkan sejumlah antis...
Mensos tinjau wilayah terdampak banjir di Palangka Raya
Kamis, 16 September 2021 - 10:35 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meninjau daerah terdampak banjir di kawasan Mendawai di Kota...
Gunung Merapi luncurkan guguran lava pijar 10 kali hingga 1.500 meter
Rabu, 15 September 2021 - 12:10 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi...
Kota Ternate dilanda banjir
Rabu, 15 September 2021 - 11:37 WIB
Kota Ternate dan sejumlah daerah lainnya di Maluku Utara (Malut) dilanda banjir akibat luapan air da...
Gempa 5,2M Bolaemo akibat subduksi Lempeng Laut Sulawesi
Rabu, 15 September 2021 - 11:00 WIB
Gempa bermagnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada Rabu pukul 07.49 ...
Live Streaming Radio Network