Korsel perketat pembatasan COVID-19 di Seoul ke level tertinggi
Elshinta
Jumat, 09 Juli 2021 - 17:28 WIB |
Korsel perketat pembatasan COVID-19 di Seoul ke level tertinggi
Sejumlah warga berfoto saat menikmati musim gugur di tengah pandemi COVID-19 di Seoul, Korea Selatan, 3 November 2020. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Elshinta.com - Korea Selatan akan memperketat pembatasan kegiatan masyarakat di Seoul dan sekitarnya ke level tertinggi selama dua pekan mulai Senin, kata Perdana Menteri Kim Boo-kyum, Jumat (8/7).

Pengetatan pembatasan itu dilakukan setelah kasus baru COVID-19 meningkat dan menjadi rekor harian selama dua hari berturut-turut.

Korsel melaporkan 1.316 kasus baru COVID-19 pada Kamis tengah malam, naik dari rekor 1.275 kasus yang tercatat pada Rabu.

Seorang pejabat tinggi kesehatan Korsel pada Kamis memperingatkan, jumlah kasus harian COVID-19 mungkin akan meningkat hampir dua kali lipat pada akhir Juli.

Di bawah pembatasan baru yang lebih ketat, warga disarankan untuk tinggal di rumah selama mungkin. Sekolah ditutup, pertemuan publik dibatasi dua orang setelah pukul 18:00, dan aksi unjuk rasa atau kegiatan lain yang melibatkan banyak orang dilarang.

Klub malam dan bar juga akan ditutup, sementara restoran dan kafe diizinkan dengan tempat duduk terbatas dan hanya melayani pesanan untuk dibawa pulang setelah pukul 22:00.

"Seoul mencatat 500 kasus terkonfirmasi untuk hari ketiga. Empat dari lima kasus infeksi itu berasal dari wilayah metropolitan Seoul," kata Kim dalam pertemuan pemerintah yang disiarkan televisi.

Selain memberlakukan pembatasan tertinggi "Level 4" pada Senin (12/7) nanti, Kim juga meminta masyarakat Korsel untuk menahan diri dari pertemuan pribadi mulai Jumat.

Dia mengatakan selama dua minggu penguncian sebagian (semi-lockdown), pemerintah akan menangguhkan program di awal 2021 yang membolehkan warga berkumpul di ruangan terbuka tanpa masker jika telah divaksin COVID-19, minimal satu dosis.

Jumlah penduduk Korsel yang telah divaksin dua kali baru 10 persen dari total populasinya yang mencapai 51 juta jiwa, sementara mereka yang telah disuntik dosis pertama mencapai 30 persen, sebagian besar berusia di atas 60 tahun.

Korsel menargetkan kekebalan komunal terjadi sebelum November 2021 dengan menyuntikkan setidaknya satu dosis vaksin kepada 70 persen penduduk pada September.

Total kasus COVID-19 di negara itu saat ini mencapai 165.344, dengan 2.036 kematian.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China perintahkan spa, bioskop, dan mahyong tutup sementara
Selasa, 21 September 2021 - 15:12 WIB
Otoritas China memerintahkan tempat-tempat spa, mahyong, dan bioskop di Kota Harbin ditutup sementar...
Menlu Indonesia-Turki bahas isu Afghanistan, Myanmar
Selasa, 21 September 2021 - 10:30 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu membahas isu Afghanistan dan M...
Merayu pemilih, pemerintah Swedia janjikan peningkatan anggaran 2022
Senin, 20 September 2021 - 17:40 WIB
Pemerintah minoritas Swedia menjanjikan peningkatan 74 miliar crown (Rp122 triliun) untuk ekonomi da...
RI dalami potensi kerja sama ekonomi dengan Amerika Latin, Karibia
Senin, 20 September 2021 - 17:28 WIB
Indonesia terus mendalami potensi kerja sama ekonomi dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia melalu...
Peneliti kelelawar Kamboja lacak asal COVID-19
Senin, 20 September 2021 - 15:55 WIB
Peneliti mengumpulkan sampel dari kelelawar di wilayah Kamboja Utara guna memahami pandemi COVID-19 ...
Kecelakaan kapal tewaskan sembilan penumpang saat liburan musim gugur
Senin, 20 September 2021 - 13:47 WIB
Kecelakaan kapal yang menewaskan sembilan penumpang di Provinsi Guizhou, China, mewarnai liburan mus...
Sekjen PBB kecam keras eksekusi mati oleh Houthi Yaman
Senin, 20 September 2021 - 13:12 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Minggu (19/9), mengecam keras eksekusi mati sembilan orang...
Parpol Rusia pro Putin menang setelah aksi penumpasan
Senin, 20 September 2021 - 12:08 WIB
Partai Rusia Bersatu yang berkuasa, yang mendukung Presiden Vladimir Putin, mempertahankan kursi may...
Mahasiswa Universitas Keio Jepang antusias belajar degung dan Tari Jaipong 
Senin, 20 September 2021 - 11:24 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyelenggarakan kegiatan promosi budaya dan pariwisa...
Enam tahanan Palestina di Israel lanjutkan mogok makan
Senin, 20 September 2021 - 10:39 WIB
Enam tahanan Palestina di Israel melanjutkan mogok makan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pe...
Live Streaming Radio Network