Pelaku pelanggar PPKM Darurat bakal disidang tipiring
Elshinta
Jumat, 09 Juli 2021 - 17:05 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pelaku pelanggar PPKM Darurat bakal disidang tipiring
Sumber foto: Dudy Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan membawa para pelanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ke Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) on the street.

Hal itu sesuai aturan PPKM Darurat, Perwal Kota Bandung dan Perda Provinsi Jawa Barat nomor 5 tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perda Jabar nomor 13 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan, Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Maayarakat.

Sidang Tipiring ini melibatkan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri. Setiap pelanggar akan langsung di sidang di lokasi pelanggaran. Tujuannya untuk menimbulkan efek jera.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, inti pelaksanaan PPKM Darurat adalah mengurangi mobilitas warga sehingga harus dilaksanakan penegakan hukum lewat Tipiring on the street.

Berdasarkan indikator dan metode pengukuran yang dilakukan Pemkot Bandung melalui metode Facebook mobility, Google Traffic, dan Night Light NASA, baru terjadi pengurangan minus 15 persen mobilitas warga.

"Kelihatannya dengan sisa waktu sampai tanggal 20 Juli, dan tren peningkatan penyebaran Covid-19 masih tinggi, ini upaya kita bagaimana menekan penyebaran lewat pengurangan mobilitas warga," katanya usai Apel Persiapan Sidang on the street di Metro Indah Mall, Kota Bandung, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudi Supriyadi, Jumat (9/7).

Yana berharap, sidang Tipiring on the street ini akan terus bergerak. Tujuannya menekan penyebaran mobilitas.

"Mudah-mudahan ujungnya adalah mengurangi mobilitas warga dan mengurangi penyebaran virus Covid-19. Ini kita uji coba, dengan hakim secara virtual. Insyaallah kita akan terus melakukan sidang on the street ini," ucapnya.

"Agar ini betul-betul mengurangi bentuk mobilitas dan kegiatan warga berdasarkan regulasi Perwal mau pun PPKM Darurat, sehingga bidang-bidang non critical dan esensial memang harus ditutup," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Iwa Suwia Pribawa mengatakan pada pelaksanaan Sidang Tipiring on the street ini penyidikannya dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP dari Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung.

"Kalau nanti dianggap kurang, Satpol PP akan berkoordinasi dengan penyidik Polri untuk ikut melakukan penyidikan terhadap Perda yang akan diterapkan tersebut, itu prosesnya," katanya.

"Kemudian nanti PPNS akan mengajukan berkas perkara kepada hakim yang menyidangkan. Kami hanya eksekutor, pelaksana putusan hakim," lanjutnya.

Terkait Hakim yang hadir secara virtual, Iwa menjelaskan karena saat pandemi Covid-19 serba online, sebelumnya Sidang pengadilan terhadap tindak pidana umum pun telah menerapkan secara online.

"Tapi dalam hal-hal tertentu sidang akan digelar di ruang sidang. Untuk barang bukti (dalam persidangan), kalau tindak pidana ringan ini biasanya KTP, kemudian Surat Izin Usaha bagi pengusaha yang tidak mematuhi PPKM Darurat dalam Perda 5 tahun 2021," katanya.

"Nanti akan dievaluasi (jika diputuskan mencabut izin usaha), yang punya wewenang nanti Pemda, Satpol PP. Kami hanya melaksanakan apa yang terjadi sekarang, apa yang ditemukan pelanggaran sekarang," ucap Iwa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Satgas TNI patroli simpatik bagikan pakaian untuk warga perbatasan
Rabu, 15 September 2021 - 08:27 WIB
Personel TNI Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Pos Yetti melaksanakan patroli simpatik dengan melaksanakan...
 Kastaf Subkogartab 0618/Kota Bandung bagikan 250 paket sembako
Selasa, 14 September 2021 - 15:36 WIB
Dalam rangka menyambut HUT Ke-76 TNI, Komando Garnisun  Tetap (Kogartap) II/Bandung menggelar kegi...
 RDP dengan DPR RI, Bakamla beberkan roadmap penguatan
Selasa, 14 September 2021 - 11:36 WIB
Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksda TNI S. Irawan, menghadiri Rapat Dengar Pend...
Didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih, Menkopolhukam cek kesiapan PON XX
Minggu, 12 September 2021 - 17:27 WIB
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono mendampingi kunjungan kerja Menko...
Peduli sesama, Kodam XVII/Cenderawasih terus gencarkan Serbuan Vaksinasi
Minggu, 12 September 2021 - 17:05 WIB
Kodam XVII/Cenderawasih gelar serbuan Vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah.
 Penyekatan di perbatasan untuk sisir warga yang belum vaksin
Minggu, 12 September 2021 - 16:37 WIB
Penyekatan di Tugu Ireng Kecamatan Salam Kperbatasan Magelang Jateng yang berbatasan dengan Sleman D...
Peringati HUT ke 76, TNI AL ingin terus berbuat untuk negara
Minggu, 12 September 2021 - 15:45 WIB
TNI Angkatan Laut (AL) memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-76, yang dilaksanakan di Pangkalan Ang...
TNI bagikan bantuan bahan pangan ke warga perbatasan RI-Timor Leste
Minggu, 12 September 2021 - 13:25 WIB
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste membagikan bantu...
Penangkapan Abu Rusydan bisa memicu aksi balasan JI
Minggu, 12 September 2021 - 12:38 WIB
Densus 88 Polri menangkap Thoriqudin alias Abu Rusydan di Bekasi, Jumat (10/9) lalu. Abu Rusydan ada...
Satgas TNI bagikan pakaian untuk warga di perbatasan RI-PNG
Minggu, 12 September 2021 - 07:49 WIB
Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista berkunjung dan membagikan pakaian lay...
Live Streaming Radio Network