Pemerintah dorong pemanfaatan biogas sebagai substitusi elpiji
Elshinta
Jumat, 09 Juli 2021 - 16:56 WIB |
Pemerintah dorong pemanfaatan biogas sebagai substitusi elpiji
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong program pengembangan biogas menjadi gas alam terkompresi biometana atau bio-CNG sebagai substitusi pengganti energi primer elpiji.

"Bio-CNG ini merupakan pemurnian biogas dengan memisahkan komponen karbondioksida (CO2) dan karbontetraoksida (CO4) serta menghilangkan komponen gas imperitis lainnya untuk menghasilkan metana dengan kadar di atas 95 persen," kata Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Andriah Feby Misna dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/7).

Sebelum dimurnikan, biogas mengandung sekitar 60 persen metana yang merupakan bahan bakar. Sedangkan sisanya 40 persen adalah senyawa-senyawa berupa karbon dioksida, uap air, dan hidrogen sulfida.

Pemurnian melalui bio-CNG dapat memaksimalkan kadar metana menjadi 95 persen dan menurunkan kandungan karbondioksida.

Pengembangan biometana dengan skala komersil dapat digunakan sebagai bahan bakar non-listrik untuk sektor transportasi dan energi pengganti elpiji yang bisa digunakan untuk industri.

"Manfaatnya cukup signifikan karena saat ini Indonesia masih mengimpor elpiji dalam jumlah besar. Sumber bahan baku untuk memproduksi bio-CNG cukup beragam," kata Feby.

Limbah perkebunan kelapa sawit, pertanian, hingga peternakan bisa menjadi bahan baku untuk biogas maupun biometana.

Kementerian ESDM saat ini telah melakukan kajian pemanfaatan biometana yang didukung berbagai lembaga donor internasional, di antaranya Global Growth Institute yang telah melakukan studi pasar di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BUMN diminta optimalkan lahan produktif untuk ekonomi rakyat
Minggu, 19 September 2021 - 15:56 WIB
Arus Baru Indonesia (ARBI) meminta BUMN seperti Pertamina dan Perhutani untuk mengoptimalkan lahan-l...
 Profesionalitas dan ketaatan pajak krusial dalam menjalankan usaha ekspor
Sabtu, 18 September 2021 - 21:45 WIB
Profesionalitas dan ketaatan hukum, termasuk dalam hal perpajakan, sangat krusial dalam menjalankan ...
 Jufry Lumintang: UMKM bangkit lebih cepat dengan dua syarat ini!
Sabtu, 18 September 2021 - 19:10 WIB
Dalam acara deklarasi, Ketua Umum Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU), Jufri Lumintang menga...
Wamendes Budi Arie: Masa depan Indonesia ada di desa
Sabtu, 18 September 2021 - 17:47 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi menyambangi BUM...
Satu setengah tahun berjalan, Program Kartu Prakerja jangkau 10,6 juta penerima manfaat
Sabtu, 18 September 2021 - 16:36 WIB
Dalam usianya yang baru 1,5 tahun, Program Kartu Prakerja telah memberikan dampak signifikan di teng...
 BAZNAS sukses pertahankan sertifikasi manajemen anti penyuapan
Sabtu, 18 September 2021 - 15:14 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menerima Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO ...
Bupati Sukoharjo bujuk keluarga terlantar pindah rusunawa
Sabtu, 18 September 2021 - 15:07 WIB
Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah Etik Suryani membujuk satu keluarga terlantar di Kartasura menempati ...
Ubi Jalar Jabar berhasil tembus pasar Singapura
Sabtu, 18 September 2021 - 00:01 WIB
Ubi jalar asal Jabar berhasil menembus pasar ekspor Singapura untuk pertama kali.
BP Batam siapkan aplikasi IBOSS untuk permudah perizinan
Jumat, 17 September 2021 - 22:45 WIB
Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam melakukan penyempurnaan p...
 Musim kemarau, 2800 hektar sawah di Undaan Kudus ditanami kacang hijau
Jumat, 17 September 2021 - 21:57 WIB
Pada musim kemarau kali ini ada kabar yang mengembirakan bagi para petani di Kecamatan Undaan, Kabup...
Live Streaming Radio Network