Anies geram pada perusahaan non esensial saat sidak PPKM Darurat
Elshinta
Selasa, 06 Juli 2021 - 15:56 WIB |
Anies geram pada perusahaan non esensial saat sidak PPKM Darurat
Tangkapan layar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat melalukan inspeksi mendadak pelaksanaan PPKM Darurat, di Sahid Sudirman Centre, Jakarta Pusat, Selasa (6/7/2021). ANTARA/Instagram/@aniesbaswedan/Edy Sujatmiko

Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan kegeramannya pada dua perusahaan non esensial dan non kritikal saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait aturan 100 persen kerja dari rumah (work from home/WFH) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Selasa.

Dua perusahaan itu adalah PT Ray White dan PT Equity Life. Keduanya masih mewajibkan karyawannya ke kantor. Sidak yang dilakukan Anies di Sahid Sudirman Centre, Jakarta Pusat tersebut diunggah dalam "Instastory" Anies di akun Instagram, @aniesbaswedan.

"Mana HRD-nya," tanya Anies pada karyawan PT Ray White di bagian awal video.

Kemudian, tampak seorang ibu sudah berdiri di hadapan Anies, lalu, orang nomor satu di DKI ini berujar : "Ibu Diana dan perusahaan ibu tidak bertanggung jawab. Ini bukan soal untung rugi. Ini soal nyawa"

"Kita ini mau menyelamatkan nyawa orang dan orang-orang seperti ibu ini yang egois. Ini pekerja-pekerja ikut aja," ujar Anies dengan nada cukup tinggi saat memarahi seorang ibu dari bagian HRD PT Ray White.



Perempuan yang dibentak Anies itu tampak hanya terdiam saat Anies menegurnya dengan keras yang disusul kemudian Anies meminta pekerja di PT Ray White untuk menutup kantor dan karyawan untuk pulang ke rumah.

Kemudian, dalam rekaman video status Instagram berikutnya, Anies terlihat melakukan sidak ke PT Equity Life dan dibuat geram karena masih ada karyawan yang bekerja dari kantor selama PPKM Darurat di tengah kewajiban WFH 100 persen pada perusahaan macam itu.

Anies makin makin dibuat geram ketika mengetahui bahwa salah satu karyawan yang datang ke kantor adalah seorang ibu hamil.

"Setiap hari kita nguburin orang pak. Bapak ambil tanggung jawab. Semua buntung pak, enggak ada yang untung. Apalagi ada ibu hamil masuk," tutur Anies.

Anies pun menambahkan bahwa "Ibu hamil kalau kena covid mau melahirkan paling susah. Pagi ini saya terima laporan, satu ibu hamil meninggal. Kenapa? Melahirkan, Covid" 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
APBD Perubahan TA 2021 Kota Depok dirancang sekira Rp3,3 triliun
Jumat, 24 September 2021 - 18:15 WIB
Pemerintahan Kota Depok laksanakan Rapat Paripurna  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang An...
 Tiga tahun diburu, Ade Ohoiwutun narapidana korupsi Rp3 miliar Kota Tual ditangkap
Jumat, 24 September 2021 - 15:57 WIB
Usai sudah rasa bebas Ade Ohoiwutun (51) dalam pelariannya. Mantan Bendahara Pengeluaran pada Sekret...
Operasi Patuh Maung 2021 pantau lokasi rawan kecelakaan dan arena balap liar
Jumat, 24 September 2021 - 14:07 WIB
Operasi Patuh Maung 2021 sudah berlangsung selama 3 hari. Dan monitoring wilayah rawan kecelakaan se...
Polda Metro siapkan 14 Samsat Keliling di Jadetabek
Jumat, 24 September 2021 - 10:41 WIB
Polda Metro Jaya menyiapkan 14 layanan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di wilayah Jak...
Polda Metro siapkan lima gerai SIM Keliling pada Jumat
Jumat, 24 September 2021 - 07:23 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan lima gerai layanan SIM Keliling bagi masyar...
Pemprov DKI siagakan pompa di 180 lokasi untuk antisipasi banjir
Jumat, 24 September 2021 - 06:15 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiagakan ratusan unit pompa air yang ditempatkan di 180 lok...
BMKG: Waspadai potensi hujan petir di sebagian wilayah Jakarta
Jumat, 24 September 2021 - 06:01 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) minta warga untuk mewaspadai potensi hujan petir ...
DKI kirim surat ke Kemdikbud-Ristek terkait klaster COVID-19 sekolah
Kamis, 23 September 2021 - 23:20 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengirimkan surat kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, ...
Jaktour diharapkan berpartisipasi atasi pengangguran di Jakarta
Kamis, 23 September 2021 - 21:53 WIB
Badan Usaha Milik Daerah PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) setelah statusnya ditingkatkan menjadi peru...
Wagub DKI: Usahakan anak usia di bawah 12 tahun tetap di rumah
Kamis, 23 September 2021 - 21:05 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau kepada masyarakat untuk mengusahakan agar ana...
Live Streaming Radio Network