88 persen masyarakat Jayapura gunakan BBM ramah lingkungan 
Elshinta
Minggu, 04 Juli 2021 - 22:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
88 persen masyarakat Jayapura gunakan BBM ramah lingkungan 
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/3dDE4Vc/elshinta.com.

Elshinta.com - Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Papua Maluku , Edi Mangun menyatakan, setalah tiga bulan diberlakukannya Program Langit Biru (PLB) Tahap I di Kota Jayapura, masyarakat merspon positif, dari tren konsumsi BBM Ramah Lingkungan mengalami peningkatan.

Tercatat, dalam tiga bulan terakhir konsumsi BBM Ramah Lingkungan (Pertalite dan Pertamax ) di Kota Jayapura telah berada pada proporsi 88,8 persen  dibandingkan total BBM jenis Gasoline (bensin) yang dikonsumsi oleh pengguna kendaraan.

Sedangkan, proporsi konsumsi Premium di Kota Jayapura mengalami penurunan. Dimana proporsi konsumsi Premium di Kota Jayapura berada diangka 11,2 persen dari sebelum diberlakukan PLB sekitar 21,9 persen.

Edi Mangun mengatakan, konsumsi BBM Ramah Lingkungan tertinggi saat ini yang dikonsumsi oleh masyarakat Jayapura adalah BBM Jenis Pertalite RON 90. Di Kota Jayapura, angka proporsi konsumsi Pertalite mencapai 83,5 persen.

“Respon Masyarakat terhadap Program Langit Biru (PLB) sangat luar biasa, sebelum dilaksanakan PLB, konsumsi BBM berkualitas dan ramah lingkungan di Kota Jayapura memang sudah tinggi. Sekarang proporsi penggunaan BBM Ramah Lingkungan di kota Jayapura terus meningkat. Inilah yang sangat kami harapkan dari PLB, Pertamina mengedukasi manfaat BBM berkualitas dengan membuat masyarakat merasakan sendiri manfaatnya,” terang Edi Mangun seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Minggu (4/7). 

Seperti diketahui, BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi. Bahkan, pabrikan kendaraan sudah mensyaratkan mobil-mobil keluaran 2000-an keatas menggunakan BBM minimal sekelas Pertalite. 

“Kami mengimbau agar masyarakat  peduli terhadap kendaraan yang dimiliki dengan mengenali apa yang menjadi standart BBM yang harus digunakan terutama terkait dengan batas minimum RON yang direkomendasikan oleh Pabrik dimana kendaraan anda di produksi. Rekomendasi BBM yang digunakan sesuai kompresi untuk motor biasanya tertulis pada tanki bensin, sedangkan untuk mobil biasanya tertulis pada kaca belakang. Rata-rata kendaraan keluaran 2003 ke atas sudah memiliki kompresi mesin dengan standard BBM minimal oktan 90,” tuturnya.

Sebagai bentuk komitmen Pertamina dalam melihat kualitas lingkungan yang sehat dan bersih, Program Langit Biru (PLB) ini masih tetap dilanjutkan memasuki fase ke 2. Dimana masyarakat masih dapat merasakan BBM berkualitas dengan harga khusus hemat Rp 1.000,- per Liter. Sehingga masyarakat masih dapat merasakan sensasi berkendara menggunakan BBM berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Mesin kendaraan menjadi responsif dan mesin kendaraan akan selalu terjaga dalam kondisi yang prima.

Edi pun mengharapkan pada saat promo PLB ini masih berlangsung, masyarakat tetap dapat menggunakan Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan. “Sehingga kualitas udara yang bersih dan sehat akan tetap terjaga dikota Jayapura. Tentunya kami harapkan masyarakat tetap menggunakan bahan bakar minimal Pertalite,” tambahnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Jufry Lumintang: UMKM bangkit lebih cepat dengan dua syarat ini!
Sabtu, 18 September 2021 - 19:10 WIB
Dalam acara deklarasi, Ketua Umum Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU), Jufri Lumintang menga...
Wamendes Budi Arie: Masa depan Indonesia ada di desa
Sabtu, 18 September 2021 - 17:47 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi menyambangi BUM...
Satu setengah tahun berjalan, Program Kartu Prakerja jangkau 10,6 juta penerima manfaat
Sabtu, 18 September 2021 - 16:36 WIB
Dalam usianya yang baru 1,5 tahun, Program Kartu Prakerja telah memberikan dampak signifikan di teng...
 BAZNAS sukses pertahankan sertifikasi manajemen anti penyuapan
Sabtu, 18 September 2021 - 15:14 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menerima Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO ...
Bupati Sukoharjo bujuk keluarga terlantar pindah rusunawa
Sabtu, 18 September 2021 - 15:07 WIB
Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah Etik Suryani membujuk satu keluarga terlantar di Kartasura menempati ...
Ubi Jalar Jabar berhasil tembus pasar Singapura
Sabtu, 18 September 2021 - 00:01 WIB
Ubi jalar asal Jabar berhasil menembus pasar ekspor Singapura untuk pertama kali.
BP Batam siapkan aplikasi IBOSS untuk permudah perizinan
Jumat, 17 September 2021 - 22:45 WIB
Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam melakukan penyempurnaan p...
 Musim kemarau, 2800 hektar sawah di Undaan Kudus ditanami kacang hijau
Jumat, 17 September 2021 - 21:57 WIB
Pada musim kemarau kali ini ada kabar yang mengembirakan bagi para petani di Kecamatan Undaan, Kabup...
Menteri: Saat ini momentum terbaik bangun baterai kendaraan listrik
Jumat, 17 September 2021 - 19:28 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut saat ini ...
 Wali Kota Magelang harap warga kreatif gunakan bantuan sosial tunai
Jumat, 17 September 2021 - 16:55 WIB
Sebanyak 67 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Magelang menerima bantuan sosial tunai (BST) dar...
Live Streaming Radio Network