Dolberg yang mempesona akhiri riwayat Wales di kandang lama
Elshinta
Minggu, 27 Juni 2021 - 08:00 WIB |
Dolberg yang mempesona akhiri riwayat Wales di kandang lama
Pemain Denmark Martin Braithwaite merayakan gol keempat timnya saat mengalahkan Wales dalam pertandingan 16 Besar di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, Belanda, 26 Juni 2021. (ANTARA/Pool via REUTERS/Koen Van Weel)

Elshinta.com - Sudah sepatutnya Kasper Dolberg kembali ke tempat lamanya di Amsterdam yang menjadi tempat karir profesionalnya terbentuk, guna membawa Denmark ke perempat final Euro 2020 dengan menang 4-0 atas Wales.

Striker energik berusia 23 tahun dari Silkeborg itu mengawali posisi bermainnya di sayap kiri sebelum menemukan pijakannya di Ajax Amsterdam di bawah pengawasan asisten pelatih Ajax saat itu Dennis Bergkamp pada 2015.

Sementara gayanya sering dibandingkan dengan legenda Belanda lainnya, Marco van Basten, kemampuan Dolberg dalam menemukan ruang kosong di lini depan menggarisbawahi adanya pengaruh Bergkamp yang merupakan standar emas untuk para playmaker Belanda modern.

Kemampuannya dalam merancang permainan sekali lagi menjadi yang terdepan di Johan Cruijff Arena saat dia bermain satu dua antar lini yang rapi dengan Mikkel Damsgaard sebelum menggunakan dua pemain bertahan Wales sebagai perisai untuk melengkungkan bola ke sudut jauh.

Dolberg hampir menggandakan keunggulan dengan tendangan tumit tepat waktu yang dijinakkan oleh kiper Wales Danny Ward, namun kemudian menebus kesalahannya saat memanfaatkan kesalahan bek Wales Neco Williams untuk mencetak gol dari jarak dekat.

Turun sebagai starter pertamanya dalam turnamen ini setelah Yussuf Poulsen absen karena cedera, Dolberg seketika berubah menjadi titik fokus serangan Denmark yang membuat pelatih Kasper Hjulmand pusing menyeleksi pemain untuk perempat final nanti.

Ketika timnya sudah di atas angin melawan The Dragons, Dolberg diganti pada menit ke-69 dan mendapatkan tepuk tangan nan riuh dari ribuan penggemar Denmark yang menempuh perjalanan tandang pertamanya dalam turnamen itu setelah tiga pertandingan dilangsungkan di Copenhagen.

"Saya sebenarnya tidak tahu bagaimana perasaan saya. Ini sungguh gila," kata Dolberg yang merengkuh satu gelar liga bersama Ajax sebelum bergabung dengan Nice pada 2019.

"Di sinilah semuanya berawal untuk saya, dan bermain di sini lagi dalam suasana ini adalah amatlah gila," kata dia kepada stasiun televisi Denmark DR.

Denmark tuntas dengan kemenangan meyakinkan nan layak setelah membendung badai serangan Wales pada 20 menit pertama pertandingan tersebut.

Mereka awalnya kesulitan mengendalikan laga dan dipaksa beralih dari sistem 3-4-3 andalan Hjulmand menjadi sistem empat bek sehingga mendorong bek Andreas Christensen sebagai gelandang bertahan guna mendukung duet Pierre-Emile Hojbjerg dan Thomas Delaney.

Christensen masuk dengan mudah di lini tengah saat Denmark meningkatkan tempo dalam merangsek ke depan, ketika sang bek juga cepat kembali ke belakang untuk menyelamatkan lini pertahanan Denmark dalam situasi bola mati.

"Kami mampu fleksibel. Segalanya berjalan tak sempurna selama pertandingan itu tetapi kami bertambah bagus dan itu hal yang sudah beberapa kali kami lakukan," kata Hjulmand seperti dikutip Reuters.

Bek sayap Joakim Maehle yang menjadi penerima manfaat lain dari sistem baru yang cair ini, mengubah kedudukan menjadi 3-0 pada saat-saat terakhir sebelum Braithwaite mencetak gol ketika Denmark membukukan tempat perempat final untuk pertama kalinya sejak 2004.

"Kepercayaan diri dan keberanian yang kami bawa adalah hal yang harus kami bawa lebih jauh," kata Maehle kepada TV3. "Kami tidak mengkhawatirkan siapa yang akan kami hadapi. Kami fokus kepada diri sendiri dan kualitas kami."
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Solskjaer tak mau putuskan siapa kiper nomor 1 Man United
Selasa, 21 September 2021 - 06:45 WIB
Ole Gunnar Solskjaer tak mau menyatakan David De Gea kiper Manchester United nomor satu sekalipun di...
Barcelona raih satu poin usai ditahan imbang Granada 1-1
Selasa, 21 September 2021 - 06:30 WIB
Barcelona harus rela berbagi satu poin saat bermain imbang 1-1 lawan Granada dalam lanjutan pekan ke...
Juventus pasca Ronaldo masih dihantui mimpi buruk
Selasa, 21 September 2021 - 06:15 WIB
`Life goes on` adalah pesan pelatih Massimiliano Allegri setelah mengetahui keinginan Cristiano Rona...
Napoli lanjutkan awal sempurna setelah bantai Udinese 4-0
Selasa, 21 September 2021 - 06:01 WIB
Napoli mempertahankan awal sempurnanya dalam Serie A Italia musim ini setelah menang besar 4-0 atas ...
Thiago dipastikan absen di dua laga Liverpool berikutnya karena cedera
Selasa, 21 September 2021 - 00:01 WIB
Thiago Alcantara dipastikan akan melewatkan dua pertandingan berikutnya Liverpool setelah mengalami ...
Angelo akui Persija kesulitan hadapi permainan cepat Persipura
Senin, 20 September 2021 - 06:30 WIB
Pelatih Persija Jakarta Angelo Alessio mengakui timnya kesulitan menghadapi permainan cepat dari Per...
PSSI dan Kompeten buka kursus pelatih sepak bola lisensi D Nasional
Minggu, 19 September 2021 - 14:48 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) membentuk kursus pelatih...
Hwang Ui-jo antar Bordeaux petik kemenangan pertama
Minggu, 19 September 2021 - 07:01 WIB
Striker Korea Selatan Hwang Ui-jo mencetak dua gol yang membuat Bordeaux mengemas kemenangan pertama...
Gol tendangan bebas Martin Odegaard jadi pembeda Arsenal atas Burnley
Minggu, 19 September 2021 - 06:15 WIB
Gol tendangan bebas Martin Odegaard jadi pembeda saat Arsenal menang 1-0 atas Burnley dalam laga pek...
Imran: PSIS belum terkalahkan di Liga 1 berkat kerja keras tim
Sabtu, 18 September 2021 - 23:45 WIB
Pelatih PSIS Imran Nahumarury menegaskan bahwa pencapaian skuadnya saat ini, yang belum pernah kalah...
Live Streaming Radio Network