Kawasan Asia Tenggara ciptakan ekosistem yang untungkan pengembang aplikasi
Elshinta
Selasa, 22 Juni 2021 - 14:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Kawasan Asia Tenggara ciptakan ekosistem yang untungkan pengembang aplikasi
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Monopoli Google dan Apple dalam ekosistem aplikasi tidak memberi banyak ruang kepada pengembang aplikasi untuk mendapatkan penawaran yang lebih baik. Jumlah aplikasi di Google Play Store mencapai  lebih dari 3 juta aplikasi, sementara Apple App Store memiliki lebih dari 2 juta aplikasi. Walaupun ini menguntungkan pengguna Android dan iOS, namun monopoli app store dapat menimbulkan masalah bagi para pengembang.

Menurut CEO dan Co-Founder AVOW, perusahaan inventaris app store alternatif, Robert Wildner, apabila terjadi monopoli, tindakan yang dilakukan oleh satu pemain akan berpengaruh ke semua pihak. Ia mencontohkan saat Epic Games meluncurkan versi terbaru Fortnite yang menawarkan opsi pembayaran lain selain Apple Store dan Google Play, Epic Games kemudian harus menghadapi gugatan di pengadilan dan Apple dengan cepat menghapus Fortnite dari App Store.

“Google dan Facebook memberi tahu salah satu game paling populer, dengan 350 juta orang pemain di seluruh dunia, bahwa perusahaan game tidak diperbolehkan menawarkan aplikasi tanpa melibatkan pembayaran melalui perantara. Ini adalah risiko dari monopoli,” tutur Robert  dalam rilis tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Selasa (22/6). 

Menurutnya, kawasan seperti Asia Tenggara menunjukkan ekosistem yang lebih seimbang dan menguntungkan para pengembang aplikasi. Kontroversi yang terjadi antara PayTM dan Google Play contohnya, di mana aplikasi tersebut dihapus dari app store untuk sementara waktu, membuat perusahaan-perusahaan teknologi India mencari app store alternatif. Para pengusaha terkemuka di India bekerja sama untuk membuat app store sendiri agar dapat mengurangi dominasi Google dan Apple.

“Pemasaran aplikasi menjadi semakin sulit dan peluang untuk meningkatkan popularitas melalui channel media tradisional semakin terbatas.  Saat channel media tradisional seperti Google, Apple, dan Facebook semakin jenuh, pengiklan mulai beralih ke Original Equipment Manufacturer atau OEM seperti Vivo agar dapat terhubung dengan pasar yang sebelumnya tidak dapat dijangkau.”

Robert mengatakan bahwa kerjasama kemitraan AVOW dengan brand smartphone terkemuka, Vivo, bisa membantu pengembang aplikasi untuk mengakses lebih dari 400 juta pengguna aktif Vivo di seluruh dunia.

“Kami memiliki rencana untuk berkolaborasi dengan lebih banyak OEM tahun ini. Dalam 6 bulan terakhir, AVOW telah bermitra dengan Oppo, realme, Xiaomi dan Vivo dan kami ingin membangun hubungan yang lebih kuat dengan OEM lainnya seperti Huawei yang memiliki 470 juta pengguna aktif harian, dan Samsung. Pengembang aplikasi dapat memperluas jangkauan mereka dan menciptakan sumber pendapatan baru dengan kemitraan dengan OEM yang mencakup 42% pasar Android global.”

Pada bulan Februari 2021, sekitar 88.500 aplikasi seluler diluncurkan melalui Google Play Store. Pengembang aplikasi semakin sulit meningkatkan visibilitas dan popularitas, dan sebagai alternatif bisa menggunakan pemasaran berbasis OEM sebagai pengganti Apple, Google, dan Facebook.

Saat ditanyakan mengenai industri yang paling banyak menggunakan pemasaran berbasis OEM, Robert mengatakan semua jenis kategori aplikasi termasuk m-commerce, aplikasi kesehatan dan kebugaran, game seluler, dan aplikasi cryptocurrency menggunakannya.

“Salah satu contohnya adalah perusahaan crypto. Banyak perusahaan crypto tidak memiliki akses ke inventaris seluler terbesar seperti Apple, Facebook dan Google. Namun mereka dapat memanfaatkan demand side platform, pemasaran afiliasi, dan app store alternatif.”

Popularitas Vivo, yang berkantor pusat di Dongguan, Tiongkok, dengan cepat meningkat di industri smartphone Tiongkok sehingga dapat menjadi brand smartphone terkemuka di negara tersebut dari segi pangsa pasar. Perusahaan ini adalah perusahaan smartphone terbesar kelima di dunia, dan sudah sangat berkembang di India dan Asia Tenggara, dengan pangsa pasar sebesar 18% dan 17%.

“Sebagai pemain utama di industri OEM, kami sangat senang mendapatkan mitra tepercaya seperti AVOW. Dan kami menantikan untuk bekerja sama guna mendorong pertumbuhan baru dalam ekosistem seluler,” tutur Bob Xu, Senior Business Development Director Vivo.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
`Spanduk`, inovasi Pemkab Langkat untuk melayani masyarakat
Sabtu, 25 September 2021 - 12:48 WIB
Jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat melakukan inovasi `Spanduk` guna memaksimalkan pelayanan bagi m...
 Pemkab Langkat siapkan aplikasi bagi para pencari kerja
Sabtu, 25 September 2021 - 10:36 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Indra Salahudin menghadiri Launching `Buk Sisi`...
Aplikasi PeduliLindungi jadi bagian dari proteksi diri
Kamis, 09 September 2021 - 11:11 WIB
Sejak tanggal 13 April 2020 lalu, pascatemuan virus corona tipe SARS-CoV-2 masuk Indonesia, pemerin...
ID-IGF beri rekomendasi penyempurnaan aplikasi PeduliLindungi
Kamis, 09 September 2021 - 10:59 WIB
Forum Tata Kelola Internet Indonesia (Indonesia Internet Governance Forum/ID-IGF) memberikan sejumla...
Twitter uji coba fitur Komunitas mirip Grup Facebook
Kamis, 09 September 2021 - 09:27 WIB
Twitter menguji coba fitur komunitas secara global yang mirip dengan Grup Facebook, di mana pengguna...
Kebocoran data pribadi gegara peladen aplikasi lama tak di-`takedown`
Kamis, 02 September 2021 - 11:14 WIB
Kebocoran data pribadi masyarakat kembali menjadi perbincangan publik di Tanah Air. Kabar kali ini a...
Twitter uji coba mode keamanan, konten kasar akan diblokir
Kamis, 02 September 2021 - 10:57 WIB
Twitter pada Rabu waktu setempat (1/9) selama tujuh hari ini tengah menguji coba fitur mode keamanan...
Instagram akan wajibkan konfirmasi tanggal ulang tahun demi keamanan
Selasa, 31 Agustus 2021 - 10:37 WIB
Instagram akan mewajibkan pengguna untuk mengonfirmasi tanggal ulang tahun mereka sebagai bagian dar...
WhatsApp punya chatbot resmi Olimpiade Tokyo
Senin, 26 Juli 2021 - 13:26 WIB
WhatsApp merilis chatbot resmi Olimpiade Tokyo untuk mengecek jadwal pertandingan sampai kuis seputa...
Peluncuran aplikasi tertunda, Hyppe terus matangkan fitur
Selasa, 13 Juli 2021 - 10:30 WIB
Peluncuran aplikasi media sosial Hyppe tertunda karena pandemi COVID-19 dan pembatasan yang diterapk...
Live Streaming Radio Network