Tujuh terduga pelaku pungli di Pasar Inpres Lhokseumawe berkedok organisasi tertentu
Elshinta
Sabtu, 19 Juni 2021 - 16:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Tujuh terduga pelaku pungli di Pasar Inpres Lhokseumawe berkedok organisasi tertentu
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com

Elshinta.com - Tujuh terduga pelaku pungli di Pasar Inpres Lhokseumawe berkedok organisasi diamankan petugas kepolisian, Kamis (17/6).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, M. H melalui Waka Polres Kompol Raja Gunawan dalam siaran persnya dengan sejumlah awak media menerangkan, ketujuh orang yang diamankan tersebut diduga melakukan praktik premanisme dalam bentuk pungli bongkar muat truck di Pasar Inpres, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Kata kapolres, ada tujuh yang diamankan, yaitu tersangka berinisial  FD (41), SF (25), MH (35), RB (41), RA (39), MHS (57), dan SR (56). "Penangkapan itu juga salah satu bentuk kita terhadap pemberantasan premanisme," kata Raja seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Sabtu (19/6),

Selain terduga pelaku, personel Polres Lhokseumawe juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan praktik premanisme di pasar Inpres.

Barang bukti tersebut,, berupa uang, kwitansi berbagai persatuan/ organisasi, stempel, polpen, Hp, buku ekspedisi, dan administrasi lainnya yang berkaitan.

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Lhokseume dan akan dilakukan pengembangan lebih lanjut. "Atas perbuatan para tersangka akan dikenakan Pasal 368 Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” tandasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabu dilempar ke dalam Lapas Purwakarta berhasil diamankan petugas
Rabu, 28 Juli 2021 - 16:46 WIB
Sabu seberat 5 gram di dalam botol parfum ditemukan petugas Lapas Purwakarta, Jawa Barat, yang sebel...
 Sempat viral, pelaku pemalak pengangkut bawang ditangkap
Selasa, 27 Juli 2021 - 16:14 WIB
Pria yang viral di media sosial (Medsos) karena memalak supir pengakut bawang, akhirnya ditangkap Un...
Jual surat swab palsu, oknum petugas bandara dan sopir jadi tersangka
Senin, 26 Juli 2021 - 14:27 WIB
Jajaran Satreskrim Polres Tarakan, Kalimantan Utara berhasil mengamankan pelaku sindikat pemalsuan ...
Rampas HP dan motor, PPSU Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja diamankan petugas
Sabtu, 24 Juli 2021 - 10:27 WIB
DP (25) dan IG (24) membawa kabur barang-barang genggam (hand phone) berikut sepeda motor matik ke...
Polres Aceh Utara gagalkan peredaran sabu seberat 7 kilogram
Kamis, 22 Juli 2021 - 14:26 WIB
Kepolisian Resor Aceh Utara menggagalkan peredaran Narkoba jenis sabu seberat 7kg dan mengamankan ti...
Dit Reskrimsus Polda Jabar bongkat sindikat penimbun obat Covid-19
Kamis, 22 Juli 2021 - 13:37 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar berhasil membongkar sindikat penimbunan obat Covid-19...
Polres Cianjur tangkap bandar obat terlarang daftar G
Selasa, 20 Juli 2021 - 19:35 WIB
Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap seorang bandar obat terlarang Anwar (30) saat hendak mengambil...
 Tiga tersangka kasus jual beli vaksin dikirim Poldasu ke jaksa
Jumat, 16 Juli 2021 - 11:13 WIB
Penyidik Dit Reskrimsus Polda Sumut menyerahkan tiga tersangka kasus jual beli vaksin Covid-19 ke Ke...
Seorang anak 11 tahun di Sentani nyaris jadi korban penculikan 
Jumat, 16 Juli 2021 - 10:14 WIB
Seorang anak perempuan dibawa umur berinisial  GY (11) nyaris jadi korban penculikan seorang pemuda...
Polisi tangkap dua penjual surat positif COVID-19 palsu
Selasa, 13 Juli 2021 - 21:45 WIB
Polda Metro Jaya dua orang diduga sebagai penjual surat palsu hasil tes usap antigen dan `polymerase...
Live Streaming Radio Network