Korsel campur vaksin AstraZeneca dan Pfizer untuk 760.000 penduduk
Elshinta
Jumat, 18 Juni 2021 - 16:59 WIB |
Korsel campur vaksin AstraZeneca dan Pfizer untuk 760.000 penduduk
Seorang perempuan lanjut usia Korea Selatan tiba untuk menerima dosis pertama vaksin penyakit virus korona (COVID-19) Pfizer-BioNTech di pusat vaksinasi di Seoul, Korea Selatan, Kamis (1/4/2021). Chung Sung-Jun/Pool via REUTERS

Elshinta.com - Sekitar 760.000 warga Korea Selatan (Korsel) yang telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 AstraZeneca Plc akan ditawari vaksin Pfizer Inc sebagai suntikan kedua karena penundaan pengiriman oleh skema pembagian vaksin global COVAX, kata pemerintah.

Beberapa negara, termasuk Kanada dan Spanyol, telah menyetujui pencampuran dosis tersebut terutama karena kekhawatiran tentang pembekuan darah yang jarang dan berpotensi fatal terkait dengan vaksin AstraZeneca. Sebuah penelitian di Spanyol menemukan bahwa memberikan dosis suntikan Pfizer kepada orang yang telah menerima vaksin AstraZeneca sangat aman dan efektif, menurut hasil awal.

Sekitar 835.000 dosis vaksin AstraZeneca dari COVAX dijadwalkan tiba pada akhir Juni, yang direncanakan Korsel akan digunakan terutama sebagai suntikan kedua untuk sekitar 760.000 pekerja kesehatan dan garis depan yang telah menerima dosis pertama mereka pada April.

Pengiriman ditunda hingga Juli atau lebih lambat, sementara negara tersebut telah menggunakan cadangan AstraZeneca yang tersedia untuk memenuhi partisipasi yang lebih kuat dari yang diharapkan dalam kampanye vaksinasi yang membantu negara tersebut memenuhi target inokulasi paruh pertama lebih cepat dari jadwal.

Lebih dari 27 persen dari 52 juta populasi Korsel telah diinokulasi dengan sedikitnya satu dosis vaksin virus corona hingga Kamis (17/6), dan negara itu berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target vaksinasi 70 persen populasi pada September dan mencapai kekebalan kelompok sebelum November.

Pemerintah mengharapkan untuk menerima 80 juta dosis vaksin COVID-19 pada kuartal ketiga termasuk 10 juta dosis pada Juli. Vaksin tersebut berasal dari AstraZeneca, Pfizer, Johnson & Johnson, dan Moderna.

Korsel bulan lalu mengatakan akan melakukan uji klinis untuk mencampur dosis COVID-19 dari AstraZeneca dengan vaksin dari Pfizer, dan lainnya.

Sejauh ini uji coba telah dilakukan terhadap 100 petugas kesehatan untuk memeriksa pembentukan antibodi dan efek kekebalan lainnya, kata Direktur Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) Jeong Eun-kyeong pada Kamis.

Korsel melaporkan 507 infeksi baru pada tengah malam pada Kamis, dengan hitungan 150.238 kasus, kata KDCA, dengan 1.996 kematian sejak pandemi dimulai.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS sebut China intimidasi wartawan asing peliput banjir
Jumat, 30 Juli 2021 - 14:37 WIB
Amerika Serikat (AS) disebut sangat prihatin dengan meningkatnya pengawasan, pelecehan, dan intimida...
Jepang usulkan penambahan empat wilayah ke status darurat COVID
Jumat, 30 Juli 2021 - 13:24 WIB
Pemerintah Jepang pada Jumat mengusulkan penerapan keadaan darurat hingga 31 Agustus di tiga prefekt...
Takut dicurangi, Bolsonaro minta pemilu 2022 pakai kertas
Jumat, 30 Juli 2021 - 12:34 WIB
Presiden Jair Bolsonaro pada Kamis (29/7) meminta agar sistem pemungutan suara elektronik di Brazil ...
Kasus COVID melonjak, Sydney masuki lockdown baru yang ketat
Jumat, 30 Juli 2021 - 11:45 WIB
Jutaan orang di Sydney pada Jumat mulai menjalani penguncian (lockdown) terberat mereka selama pande...
Arab Saudi izinkan wisatawan asing mulai 1 Agustus
Jumat, 30 Juli 2021 - 11:20 WIB
Kementerian Pariwisata Arab Saudi akan kembali menerima warga asing pemegang visa turis per 1 Agustu...
Inggris peringatkan separuh warga Myanmar dapat terinfeksi COVID
Jumat, 30 Juli 2021 - 10:57 WIB
Duta Besar Inggris untuk PBB pada Kamis (29/7) memperingatkan bahwa separuh dari 54 juta penduduk My...
LinkedIn izinkan karyawan untuk bekerja penuh waktu secara `remote`
Jumat, 30 Juli 2021 - 09:35 WIB
Perusahaan teknologi di bidang bisnis dan pekerjaan LinkedIn akan mengizinkan karyawan untuk bekerja...
Kamboja akan `lockdown` area perbatasan dengan Thailand
Kamis, 29 Juli 2021 - 13:52 WIB
Kamboja akan memberlakukan penguncian (lockdown) di delapan provinsi yang berbatasan dengan Thailand...
PM: vaksinasi saja tidak akan akhiri penguncian COVID di Sydney
Kamis, 29 Juli 2021 - 11:35 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison menegaskan bawa vaksinasi saja tidak akan mengakhiri pengun...
Pasukan Israel tembak mati anak Palestina 12 tahun
Kamis, 29 Juli 2021 - 10:20 WIB
Pasukan Israel menembak dan membunuh seorang anak Palestina berusia 12 tahun saat berada dalam mobil...
Live Streaming Radio Network